<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852</id><updated>2012-02-11T16:59:00.980+08:00</updated><category term='blackblog'/><title type='text'>inspirasi &amp; tv on line</title><subtitle type='html'>your inspirate to future ( tv on line di bawah artikel )</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>118</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1668136304540606712</id><published>2012-02-11T16:59:00.000+08:00</published><updated>2012-02-11T16:59:01.012+08:00</updated><title type='text'>Pertolongan Dari Gubug Yang Terbakar</title><content type='html'>&lt;a href="http://ts4.mm.bing.net/images/thumbnail.aspx?q=1624143173287&amp;amp;id=aa5a243cabea5ebf287b8017e573d63f"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 113px;" src="http://ts4.mm.bing.net/images/thumbnail.aspx?q=1624143173287&amp;amp;id=aa5a243cabea5ebf287b8017e573d63f" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Pada suatu hari, terjadi sebuah kecelakaan kapal laut. Seorang pria yang jatuh dari kapal terombang-ambing di lautan luas. Setelah dua hari mempertaruhkan hidup dengan berenang dan mengikuti arus ombak, pria itu terdampar di sebuah pulau yang kecil dan tidak berpenghuni. Hanya ada tumbuh-tumbuhan lebat dan tanaman liar. Pria itu memutuskan untuk bertahan hidup di pulau tersebut hingga bantuan datang. AKhirnya dia mencari tumbuh-tumbuhan yang bisa dimakan. Setelah beberapa hari, pria itu berhasil membangun sebuah gubuk kecil dari kayu dan atap dari pelepah daun kelapa. Tempat yang sederhana itu bisa dipakai untuk tidur pada malam hari dan berteduh saat siang hari. Hari berganti hari, belum ada bantuan yang datang menghampiri pria tersebut. Lalu pada suatu hari, saat udara sangat panas, pria itu meninggalkan gubugnya untuk mencari buah kelapa dan meminum airnya untuk menghilangkan dahaga. Tetapi saat dia kembali ke gubug, betapa terkejut pria itu karena gubugnya sudah habis terbakar. Kayu yang sangat kering dan bergesekan membakar gubug dan beberapa pohon di sekitarnya. Sang pria mulai putus asa dengan hidupnya. Dia sudah hampir tewas saat musibah tenggelamnya kapal laut, dan saat dia bertahan di sebuah pulau, gubug yang susah payah dibangun justru terbakar habis. Dia mulai mengutuk hidupnya hingga beberapa saat kemudian sebuah kapal pencari ikan menepi di pulau itu. Sang pria tentu sangat bahagia, dia bisa menumpang dan kembali pada keluarganya. Dan tahukah, sang nahkoda kapal mengatakan bahwa dia datang ke pulau itu karena mengira bahwa asap dari gubug yang membumbung tinggi merupakan sinyal meminta pertolongan. Sang pria akhirnya meninggalkan pulau itu dan bersyukur bahwa gubugnya terbakar. Kerabat Imelda, seringkali kita menganggap beberapa musibah datang sebagai cobaan hidup. Padahal tak semua musibah menjadi sesuatu yang harus disesali dan ditangisi. Kadang Tuhan mengulurkan bantuan melalui hal-hal yang dianggap musibah, tetapi di sanalah sebuah pertolongan sering tersembunyi. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.vemale.com/inspiring/lentera/10790-pertolongan-dari-gubug-yang-terbakar.html" style="text-decoration: none; color: rgb(136, 136, 136); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;SUMBER: kapanlagi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1668136304540606712?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1668136304540606712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/02/pertolongan-dari-gubug-yang-terbakar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1668136304540606712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1668136304540606712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/02/pertolongan-dari-gubug-yang-terbakar.html' title='Pertolongan Dari Gubug Yang Terbakar'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2167839719068018277</id><published>2012-02-08T16:56:00.002+08:00</published><updated>2012-02-08T16:58:42.211+08:00</updated><title type='text'>Tiga Kalimat Terlarang</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.dbc-channel.com/dbcn/lp-banner/banner-impian-125x125.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 125px;" src="http://www.dbc-channel.com/dbcn/lp-banner/banner-impian-125x125.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;"Saya ingin selesaikan kuliah dalam 3 tahun." "Target penjualan tahun ini harus 20x lebih besar dari tahun sebelumnya." "Saya ingin menjadi penulis skenario Indonesia pertama yang dikenal dunia." Itulah sedikit contoh target dan impian yang sering kita canangkan untuk diri kita sendiri. Seringnya kita memulai perjuangan menuju mimpi besar itu dengan semangat '45, semangat yang berkobar-kobar. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya aral yang kita temui, kobaran itu perlahan meredup. Karena merasa lelah harus setiap saat menghadapi "batu penghadang", biasanya mulai muncul kalimat-kalimat pamungkas yang sebenarnya bersifat sangat terlarang. Inilah 3 kalimat terlarang yang harus kita singkirkan sejauh mungkin. 1. "Saya Tidak Bisa" Begitu kalimat ini sudah kita lontarkan, otomatis pintu pikiran kita akan tertutup untuk mencari jalan dan mencoba. Ucapan itu akan mengirimkan sinyal langsung ke dalam otak dan memblokir bagian kreatif otak kita. Akibatnya, kita cenderung menyerah begitu saja dan bersikap pasrah. Sebaliknya, apabila yang kita ucapkan pada diri sendiri adalah "Saya Bisa", otak kita akan bekerja secara otomatis untuk menemukan solusi atas masalah dan sebab kegagalan kita. 2. "Tidak Mungkin" Dengan mengambil sikap seperti itu dan selalu mengatakan "Tidak mungkin" pada setiap peluang karena sudah mengalami begitu banyak kekalahan, kita akan sulit meraih sesuatu yang hebat. Karena sebenarnya hampir segala sesuatu yang kita nikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil di hari kemarin. 3. "Saya Sudah Tahu" Salah satu kunci orang sukses adalah tidak pernah berhenti belajar. Kapan dan di mana pun kita harus mau belajar dari apa dan siapa pun. Jika kita mengucapkan "Saya Sudah Tahu", sebenarnya kita sedang menutup pintu pembelajaran. Kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru. "You Are What You Think You Are". Jika isi pikiran kita dipenuhi dengan ketiga kalimat di atas, sudah bisa dipastikan kita akan menjadi seperti yang kita pikirkan. Kita akan terus terpuruk di dalam kubangan kegagalan, tidak berani bangkit dan melangkah maju. Kita juga akan berjalan di tempat karena tidak ada sesuatu hal baru yang kita ketahui. Kita tidak bisa bergerak maju ke depan karena pengetahuan yang kita miliki yang kita pikir sudah cukup banyak itu tidak bisa membuat kita melangkahkan kaki ke depan. Mari, buang jauh-jauh 3 kalimat terlarang tadi dan segera penuhi pikiran kita dengan 3 kalimat yang merupakan kebalikannya. "Saya Bisa"; "Itu Sangat Mungkin"; dan "Saya Masih Perlu Belajar Lagi". &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/aw_artikel/4594/Tiga_Kalimat_Terlarang/" style="text-decoration: none; color: rgb(136, 136, 136); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;SUMBER: Tim Andrie Wongso &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2167839719068018277?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2167839719068018277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/02/tiga-kalimat-terlarang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2167839719068018277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2167839719068018277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/02/tiga-kalimat-terlarang.html' title='Tiga Kalimat Terlarang'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1991161223117460168</id><published>2012-01-29T11:48:00.003+08:00</published><updated>2012-01-29T11:50:57.625+08:00</updated><title type='text'>Legenda Penuh Inspirasi dari Jepang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Ini kisah legendaris dari Jepang. Yagyu Matajuro adalah putra seorang ahli pedang yang terkenal. Keluarganya mendorong Matajuro untuk belajar seni bela diri. Namun karena dipandang tidak mampu mengembangkan potensi terbaiknya, Matajuro diusir ayahnya. Merasa tersinggung dan marah, Matajuro pergi mencari seorang ahli pedang yang bersedia melatihnya hingga jadi ahli pedang terbaik. Ia ingin membuktikan pada ayahnya bahwa keputusannya itu salah besar. Maka, pergilah ia ke Gunung Fuhra dan di sana berjumpa dengan ahli pedang terkenal bernama Banzo. Tapi ternyata, Banzo malah membenarkan pendapat ayah Matajuro. "Kau ingin belajar ilmu pedang padaku?" tanya Banzo. "Kau tak mungkin bisa." "Tapi kalau saya bekerja keras, berapa lama saya bisa menguasainya?" desak Matajuro. "Seumur hidupmu," jawab Banzo. "Lama sekali," kata Matajuro. "Saya bersedia menjalani semua penderitaan asalkan Guru mau melatih saya. Jika saya menjadi pelayan setia Guru, berapa lama saya bisa menguasainya?" "Mungkin sepuluh tahun," kata Banzo. Matajuro melanjutkan, "Bagaimana kalau saya bekerja dengan sangat giat?" Banzo menjawab, "Oh, mungkin 30 tahun." "Saya sungguh tak mengerti, pertama Guru berkata 10 dan sekarang 30 tahun. Saya akan menjalani semua rintangan untuk menguasai ilmu pedang dalam waktu sesingkat mungkin!" "Kalau begitu, kau harus tinggal bersamaku selama 70 tahun. Orang yang terlalu terburu-buru tidak akan pernah berhasil. Jika kau ingin hasil yang instan, kau tidak akan belajar dengan maksimal," kata Banzo. "Baiklah," jawab Matajuro, yang paham dirinya sedang ditegur karena ketidaksabarannya, "saya setuju." Mulai saat itulah, Matajuro berguru pada Banzo. Namun, yang dikerjakan Matajuro bukannya berlatih ilmu pedang. Bahkan, ia dilarang memegang pedang. Kegiatan sehari-harinya justru membuatkan makanan untuk sang guru, membersihkan piring kotor, merapikan kasurnya, membersihkan halaman, merawat kebun, dan semua pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan pedang. Tiga tahun pun berlalu. Matajuro masih saja melakukan pekerjaan yang sama. Ia merasa sedih dan pasrah. Keinginannya untuk menjadi ahli pedang sepertinya harus ditinggalkan. Namun, suatu hari Banzo menyelinap di belakang Matajuro dan memberinya pukulan keras dengan sebilah pedang kayu. Pada hari berikutnya, ketika Matajuro sedang menanak nasi, sekali lagi Banzo menyerangnya secara tiba-tiba. Sejak saat itu, siang dan malam, Matajuro harus selalu waspada untuk melindungi dirinya dari serangan tiba-tiba sang guru. Matajuro belajar sangat cepat, sehingga sang guru merasa puas. Meskipun tidak pernah menerima pelajaran resmi atau bahkan memegang senjata, Matajuro telah berhasil mencapai tingkat tertinggi dari ilmu seno bela diri. Sejak saat itu, Matajuro menjadi ahli pedang nomor satu. Jika kita menyimak baik-baik kisah Matajuro ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa ternyata semua pekerjaan kasar yang dilakukan Matajuro selama tiga tahun itu bertujuan untuk mempersiapkan dirinya guna menerima pelajaran sesungguhnya dari sang guru. Andaikan Matajuro tidak tabah dan sabar dalam menjalani proses, mungkin saat ini ia tidak akan dikenang sebagai ahli pedang nomor satu. Begitu pun dengan kita. Mencapai impian pasti membutuhkan sebuah proses yang terkadang sulit dan menyakitkan. Tapi di balik itu semua, kita sesungguhnya sedang dilatih untuk menjadi orang yang kuat dan tegar. Proses itulah yang sebenarnya membuat kita berkembang dan menjadi sosok yang lebih hebat dari sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/aw_corner/4639/Legenda_Penuh_Inspirasi_dari_Jepang/" style="text-decoration: none; color: rgb(136, 136, 136); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;SUMBER: Tim Andrie Wongso - andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1991161223117460168?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1991161223117460168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/legenda-penuh-inspirasi-dari-jepang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1991161223117460168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1991161223117460168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/legenda-penuh-inspirasi-dari-jepang.html' title='Legenda Penuh Inspirasi dari Jepang'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5961933520449144048</id><published>2012-01-20T15:41:00.000+08:00</published><updated>2012-01-20T15:44:10.113+08:00</updated><title type='text'>reaksi saat sultan jogja HB IX ditilang</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kisah ini sudah pernah ditampilkan pada berbagai situs website, tapi karena ceritanya sungguh menarik, sayang jika tidak di-share ke lebih banyak orang. Semoga menggugah hati banyak orang. (Demi kenyamanan membaca, tulisan yang aslinya sangat panjang ini kami persingkat dengan tak mengurangi maknanya). &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Suatu pagi di pertengahan tahun 1960-an pada pukul setengah enam pagi, polisi muda Royadin yang berpangkat brigadir polisi, sudah berdiri dengan gagah di tepi posnya di kawasan Soko. Dari arah yang berlawanan dengan arus kendaraan lainnya, tampak sebuah sedan hitam berplat AB. Brigadir Royadin memandang di kejauhan, sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju ke arahnya. Dengan sigap, ia menyeberang jalan di tepi posnya. Tangannya diayunkan ke depan untuk menghentikan laju sedan hitam itu. Sedan tahun 50-an itu berhenti di hadapannya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Saat mobil menepi, Brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat. "Selamat pagi! Boleh ditunjukkan rebuwes!" Pada masa itu, surat mobil masih diistilahkan rebuwes. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Perlahan, pria di dalam sedan menurunkan kaca samping secara penuh. "Ada apa, pak polisi?" tanya pria itu. Brigadir Royadin tersentak kaget. Ia mengenali siapa pria itu. "Ya Allah... Sinuwun!" kejutnya dalam hati. Gugup bukan main, tapi itu hanya berlangsung sedetik. Naluri polisinya tetap menopang tubuh gagahnya dalam sikap sempurna. "Bapak melanggar verboden, tidak boleh lewat sini, ini satu arah!" Ia memandangi pria itu yang tak lain adalah Sultan Yogya, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Setelah melihat rebuwes, Brigadir Royadin mempersilakan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan, namun Sri Sultan menolak. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Ya... saya salah. Kamu benar, saya pasti salah!" Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggenggam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa. "Jadi...?" Sinuwun bertanya. Pertanyaan singkat, namun sulit bagi Brigadir Royadin untuk menjawabnya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Em... emm... Bapak saya tilang, mohon maaf!" Brigadir Royadin heran, Sinuwun tak juga memakai kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya. Jangankan begitu, mengenalkan dirinya sebagai pejabat negara dan raja pun, beliau tidak melakukannya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Baik... Brigadir, kamu buatkan surat itu, nanti saya ikuti aturannya. Saya harus segera ke Tegal!" Sinuwun meminta Brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(Ilustrasi Cerita) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Dengan tangan bergetar, Brigadir Royadin membuatkan surat tilang. Ingin rasanya tidak memberikan surat itu, tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tak boleh membeda-bedakan pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang membuatnya sedikit tenang adalah tak sepatah kata pun keluar dari mulut Sinuwun yang menyebutkan bahwa dia berhak mendapat dispensasi. "Sungguh orang besar...!" begitu gumamnya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Surat tilang pun berpindah tangan. Brigadir Royadin menghormat pada Sinuwun sebelum Sinuwun kembali memacu sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal. Setelah Sinuwun pergi, Brigadir Royadin menyadari kebodohan dan kekakuannya. Tapi, nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapa pun berhasil menghibur dirinya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; ***  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Esok paginya saat apel, suara amarah meledak di markas polisi Pekalongan. Nama Royadin diteriakkan dari ruang komisaris. Brigadir Royadin diminta menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor. "Royadin, apa yang kamu lakukan.... Sa'enake dewe. Ora mikir... Iki sing mbok tangkep sopo heh... ngawur... ngawur!" Komisaris mengumpat dalam bahasa Jawa. Di tangannya, rebuwes milik Sinuwun berpindah bolak-balik dari telapak kanan ke kiri. "Sekarang aku mau tanya, kenapa kamu tidak lepas saja Sinuwun. Biarkan lewat, wong kamu tahu siapa dia. Ngerti nggak kowe sopo sinuwun?" &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Siap Pak, beliau tidak bilang beliau itu siapa. Beliau ngaku salah... dan memang salah!" Brigadir Royadin menjawab tegas. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Ya, tapi kan kamu mestinya ngerti siapa dia. Ojo kaku kaku, kok malah mbok tilang... Ngawur... jan ngawur.... Ini bisa panjang, bisa sampai Menteri!" Saat itu kepala polisi dijabat oleh Menteri Kepolisian Negara. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Brigadir Royadin pasrah, apa pun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi, yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja. Usai mendapat marah, Brigadir Royadin bertugas seperti biasa. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; ***  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Suatu sore saat bertugas, Royadin diminta menghadap komisaris di kantor. Setibanya di kantor, komisaris berkata, "Royadin.... Minggu depan kamu diminta pindah!" Mendengar berita itu, tubuh Royadin menjadi lemas. Ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak di pinggir kota Pekalongan setiap hari, karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya di persimpangan Soko. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Siap, Pak !" Royadin menjawab datar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Bersama keluargamu semua, dibawa!" Pernyataan komisaris mengejutkan, untuk apa bawa keluarga ke tepi Pekalongan selatan, ini hanya merepotkan diri saja. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang!" Brigadir Royadin menawar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Ngawur... Kamu sanggup bersepeda Pekalongan-Yogya? Pindahmu itu ke Yogya bukan di sini. Sinuwun yang minta kamu pindah tugas ke sana. Pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat!" cetus pak komisaris. Disodorkan surat yang ada digenggamannya kepada Brigadir Royadin. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Surat itu ditulis tangan yang inti isinya: "Mohon dipindahkan Brigadir Royadin ke Yogya, sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Yogyakarta akan menempatkannya di wilayah Yogyakarta bersama keluarganya dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat." Surat itu ditandatangani Sri Sultan Hamengkubuwono IX. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; Tangan Brigadir Royadin bergetar, namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sanggup menolak permintaan orang besar seperti Sultan HB IX, namun ia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota Pekalongan. Ia cinta Pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; "Mohon Bapak sampaikan ke Sinuwun, saya berterima kasih, tapi saya tidak bisa pindah dari Pekalongan. Ini tanah kelahiran saya, rumah saya. Sampaikan hormat saya pada beliau, dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya!" Brigadir Royadin bergetar, ia tak memahami betapa luasnya hati Sinuwun Sultan HB IX. Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris, namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya. Luar biasa!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5961933520449144048?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5961933520449144048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/reaksi-saat-sultan-jogja-hb-ix-ditilang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5961933520449144048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5961933520449144048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/reaksi-saat-sultan-jogja-hb-ix-ditilang.html' title='reaksi saat sultan jogja HB IX ditilang'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5583156257443420413</id><published>2012-01-03T14:53:00.001+08:00</published><updated>2012-01-03T14:54:56.145+08:00</updated><title type='text'>Pebisnis Perlu Nyali dan dukungan keluarga</title><content type='html'>&lt;a href="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/08/18/1612362p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 204px;" src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/08/18/1612362p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Ada hal yang menarik disimak dari bisnis Trihatma Kusuma Haliman. Pemimpin Grup Agung Podomoro ini tidak sekadar bergerak agresif mendirikan mal, pusat perkantoran, sentra hunian apartemen dan perumahan, tetapi ada sesuatu yang khas dari langgam Trihatma dalam berbisnis. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Kekhasan itu tidak sekadar ditunjukkan dengan produk yang bermutu dan selalu laris manis di pasaran, tetapi karena grup usaha ini memiliki hal tipikal yang membuatnya masyhur, yakni nyali, elan, dan moral.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Para penyuka mal tentu masih ingat bahwa pada era 1990-an sampai era 2000-an Plaza Senayan menjadi salah satu plaza atau mal terbaik di Indonesia. Di dekat Plaza Senayan, dalam hitungan ”sepelemparan batu”, tegak tiga pusat belanja yang bukan kelas ”kalengan”. Namun, Plaza Senayan sulit disaingi. Ia tetap berada di panggung elite Indonesia. Pengunjung rela antre berbelanja, makan, ngupi-ngupi, dan bahkan cukur rambut.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Dengan latar belakang seperti ini, mengapa Anda membangun Senayan City? Tidak takut tergulung?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Saya justru melihat peluang sangat terbuka di situ. Bayangkan, di Plaza Senayan, pengusaha yang hendak membuka gerai baru mesti antre panjang, entah kapan mendapat giliran masuk plaza tersebut. Sejumlah penghasil produk premium membuka gerai di plaza papan atas tidak sekadar karena ingin komoditasnya laku, tetapi juga untuk menunjukkan mereka berada di panggung prestisius.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Kami tidak giris dengan kondisi itu. Kami membangun Senayan City dan dibuka Juni 2006. Letaknya persis di seberang Plaza Senayan. Luas area malnya tidak tanggung-tanggung, 78.000 meter persegi (total area bangunan 238.000 meter persegi).&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Banyak kalangan mempertanyakan ”hitungan bisnis” Anda. Magnet apa yang hendak digunakan untuk menarik pengunjung? Areal mal yang luas tidak mudah diisi para pebisnis.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;(Tertawa). Saya selalu berpikir optimistis. Menurut survei sederhana yang dilakukan tim kami, ada fakta bahwa warga Jabodetabek dan warga Indonesia di provinsi lain yang datang ke Jakarta masih membutuhkan mal bermutu. Saya merasa terajak masuk ke panggung kompetisi bisnis mal. Saya percaya kepada rahmat Tuhan, pun percaya bahwa dengan strategi bisnis yang baik, langkas bekerja, kerja tim yang harmonis, keinginan meraih mal yang baik akan terwujud.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Ada yang Anda tekankan?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Saya menggarisbawahi aspek nyali. Bagi saya, konsep bisa bagus, tim bisa kuat, jaringan bisa luas, tetapi tanpa nyali, tanpa elan, semua aspek besar itu tidak akan berarti apa-apa.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Jangan pernah abaikan aspek nyali. Senayan City kini bersinar terang dan ramai. Antrean untuk membuka gerai usaha cukup panjang. Dalam pertemuan properti di Singapura dan Shanghai baru-baru ini, Senayan City menjadi salah satu mal yang ramai dipercakapkan karena dipandang memberi nuansa baru.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Senayan City menjadi tonggak baru bagi Agung Podomoro Group?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Bisa juga disebut begitu, sebab begitu Senayan City sukses, kami membangun Mall of Indonesia (MOI). Mal ini dibangun juga dengan nyali, sebab di sekitarnya terdapat setidaknya dua mal besar, yakni Mal Kelapa Gading dan Mal Artha Gading. Yang kemudian terjadi, MOI juga meraih pangsa besar dalam kancah mal di area regional. Dengan MOI, kami ingin membawa keriangan dalam mal. Kami pun seolah ingin memberi tahu publik bahwa di samping panggung belanja, makan, dan bisnis, ada sisi lain dari mal, yakni arena bermain untuk anak-anak, remaja, dan bahkan kalangan dewasa. Ajakan inilah yang membuat MOI ramai.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Setelah MOI?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Kami tidak bisa berhenti, tidak ingin momen emas itu lesap. Kami membangun mal baru, Central Park. Pembangunan mal ini menimbulkan tanda tanya sebab dibangun di antara dua mal yang ramai, yakni Mal Taman Anggrek dan Mal Ciputra.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Seperti dugaan kami, Central Park yang dibuka pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2009 ini segera merebut hati publik Indonesia. Publik suka dengan mal yang tegak di areal seluas 125.000 meter persegi itu. Mereka merasa tersihir oleh area hijau seluas 1,5 hektar. Dan hal yang menggetarkan, Central Park menjadi primadona properti Asia dalam bersaing dengan mal-mal yang ada di belahan dunia lain, di Shanghai beberapa bulan lalu.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Saya tidak ngecap lho. Tetapi lihatlah sendiri, taman Central Park menggenggam pesona. Ratusan pohon elok hidup berdampingan dengan air mancur spektakuler. Adapun enam kolam ikan koi bagai telaga kecil yang siap menyedot keresahan manusia. Di beberapa titik, terdapat arena bermain yang menyenangkan. Ada pula belasan barisan tempat duduk panjang yang memungkinkan warga Jakarta belajar atau bekerja dengan laptop atau iPad-nya di situ. Kalau letih belajar, sesekali pandanglah pohon stopedia dan trembesi yang sungguh rindang. Damai terasa menyelusup ke pedalaman sukma.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Anda terkesan gencar membangun apartemen. Mengapa?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Benar. Kami sudah membangun 220 menara apartemen, 8 mal, 36 gedung perkantoran. Mimpi kami adalah membangun ”kota dalam kota” dalam skala besar. Maka kami membangun sejumlah superblok yang spektakuler. Superblok di Central Park misalnya, yang menggunakan nama Podomoro City. Di ”kota” dengan luas 9,7 hektar itu terdapat pusat bisnis menengah sampai raksasa. Ada mal, sentra perkantoran. apartemen. Ada pula sekolah, pusat olahraga, kesehatan, rehabilitasi medik, pusat belanja, sentra restoran, rumah makan sederhana, kantor-kantor pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Dengan segenap fasilitas itu, kami ingin warga mengurangi jumlah bepergian, memotong perjalanan. Untuk merengkuh semua lokasi, cukup dengan berjalan kaki atau bersepeda.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Formula ”kota dalam kota” saya yakini akan sangat mengatasi kemacetan. Pun hemat energi, irit bahan bakar, tidak menambah polusi dan tidak menimbun stres. Saya lega sudah membangun setidaknya tujuh ”kota dalam kota”. Dalam satu kota, bisa terdapat hunian puluhan ribu warga, tergantung besaran ”kota dalam kota tersebut”.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Dari formula ini lalu muncul pertanyaan, apakah dengan demikian warga yang bekerja di Jakarta sebaiknya tinggal di Jakarta. Warga yang bekerja di Bogor sebaiknya tinggal di Bogor?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Untuk berdomisili di Bogor, tetapi lebih suka bekerja di Jakarta adalah hak warga. Begitu pula berdomisili di Depok, Bekasi, bahkan Cianjur, tetapi memilih bekerja di Jakarta juga menjadi hak setiap warga. Bagi saya, megasuperblok atau ”kota dalam kota” itu hanya sebuah tawaran atau sebutlah gugahan untuk hidup dan bekerja lebih efisien. Konsep itu bisa juga berupa ajakan, sebab alangkah indahnya kalau waktu tiga sampai empat jam yang biasa dihabiskan untuk perjalanan ke kantor atau pulang kantor digunakan sebaik-baiknya untuk bekerja, berolahraga, atau bahkan mendengar musik atau mendengar kicau burung lebih lama.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Bicara tentang Anda, kapan mulai meniti karier di Agung Podomoro?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Ketika pulang dari sekolah arsitektur di Kaiserslautern, Jerman, 1973, saya langsung terjun ke lapangan. Saya ikut menyekop campuran semen, menyusun batu, memasang atap, makan bersama dengan para tukang.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Anda menyukai detail pekerjaan. Mengapa?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Iya, saya menganggap itu aspek yang amat penting. Kita kan terbiasa bicara besar, tetapi lupa pada detail-detailnya. Maka, setiap hari saya menyempatkan diri datang langsung ke lapangan dan menyapa para staf. Saya tidak mau hanya menyuruh, tetapi menanyakan kebutuhan mereka. Mesti ada upaya lebih menyejahterakan karyawan. Dialog dengan karyawan juga asyik. Bisa dapat banyak masukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Anda menyukai percakapan yang menyentuh masalah moral dan hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Ada peristiwa yang berkesan?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Sebetulnya tidak juga. Saya acap bicara moral semata karena ingin menekankan moral tinggi dan etik dalam bekerja. Saya pun mengajak para staf untuk menghargai pertemanan. Mau mendengar teman berkeluh-kesah, bersimpati kepada kaum papa. Kalau perlu bangun rumah untuk mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Saya kerap menggamit staf untuk melihat rumah-rumah penduduk seluas dua kali dua meter atau kawasan marjinal di tepi sungai. Kita harus membantu mereka agar suatu saat mereka memiliki rumah layak huni. Bukankah kita sama dengan mereka, yang bisa sakit, menangis, terbahak-bahak.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;Ada yang hendak Anda sampaikan?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Oh, ya, saya hendak menekankan pentingnya harmoni keluarga. Bagi saya, kalau staf hidup harmonis, pekerjaannya akan keren. Sebaliknya kalau staf suka ribut di dalam keluarga, pekerjaannya pasti tidak beres. Dalam soal begini, saya tidak main-main. Saya bisa memberhentikan seorang eksekutif tingkat tinggi yang ketahuan menelantarkan istri.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Marilah kita jujur, kalau kita pening, kepada siapa kita ajak bicara. Tentu kepada orang terdekat kita, yakni istri dan anak-anak. Kita stres dengan pekerjaan, ada istri yang datang menyapa kita dengan senyumannya yang menyejukkan. Di bola mata istri, kita melihat telaga yang melegakan, di situlah kita berlabuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial; font-size: 14px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;kompas.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5583156257443420413?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5583156257443420413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/pebisnis-perlu-nyali-dan-dukungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5583156257443420413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5583156257443420413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2012/01/pebisnis-perlu-nyali-dan-dukungan.html' title='Pebisnis Perlu Nyali dan dukungan keluarga'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8582074792218101851</id><published>2011-12-30T13:48:00.000+08:00</published><updated>2011-12-30T13:48:00.951+08:00</updated><title type='text'>Cinta Lewat Sepotong Cokelat</title><content type='html'>Terbangun dengan kepala berat usai tangis semalam membuatku tak ingin  melakukan apapun hari itu. Segera kupungut ponsel yang tampaknya jatuh  dari tempat tidur. Kutekan tombol nomor yang kuhafal di luar kepala.  "Aku sakit, dan aku tak bisa masuk," kataku kepada sahabat sekaligus  atasanku. Dia pun berkata, "Ok, aku mengerti. You need two days off,  darling," katanya memutuskan. Ah... leganya hatiku, setidaknya aku masih  dapat melanjutkan tidur tak lelapku.  Samar-samar kusadari, bahwa cermin yang kupukul hingga retak semalam  masih jauh lebih beruntung ketimbang hatiku. Serpihan. Begitulah aku  menerjemahkan perasaanku hari itu.  Baiklah, aku tak bisa kembali tidur dan menghisap kembali kesedihan di  atas tempat tidurku itu. Kurapikan dan mengganti sprei dengan harapan  pedihku dapat kubuang. Agak konyol memang, tetapi entah mengapa  perasaanku selalu lebih baik setelah merapikannya. Beberapa menit  kemudian, kusadari diriku berada di bawah guyuran shower air dingin.  Diam beberapa saat, kemudian menghela nafas panjang. Aku tak bisa  seperti ini terus. Semua sudah usai dalam semalam, ya... semalam. Dan  aku harus segera move on, melanjutkan hidup seperti nasehat orang-orang  terhadap makhluk yang patah hati sepertiku.  PING!!!  Kuraih ponselku dan sebuah nama yang kukenal menyapa. Dia bertanya,  mengapa tak melihatku pagi ini. Tanpa menutupi apapun kuceritakan  kejadian semalam padanya. Aku sudah biasa menceritakan beberapa hal  pribadi tentangku padanya, demikian pula ia. Katakan saja memang  beberapa waktu ini ia menjadi salah satu sahabat yang mendukungku. He is  cute anyway! Astaga, apa yang sedang kupikirkan. Mendadak pedihku  hilang dan diganti perasaan hangat dan nyaman. Segera kuakhiri  perbincangan dengannya, aku tahu aku sedang rapuh dan bisa jadi aku  melampiaskan kekecewaanku padanya. Dan, aku tak mau itu...  Sepotong cokelat...  Diam-diam sudah sebulan aku menyandang status single. Ternyata tak jauh  berbeda juga rasanya. Nyatanya aku terlalu berlebihan menilai perasaanku  yang kupikir tinggal serpihan itu. I am more than OK!  Sekotak cokelat disodorkan di mejaku. "Buatmu..." katanya. Ia kemudian  duduk di atas mejaku dengan santai. "Hei, kamu nggak sopan!" hardikku.  Ia pun tertawa renyah. Katanya ia suka saat melihatku marah, ia memang  sangat suka menggodaku sampai aku berteriak atau mencubitnya. Dan  begitulah, sebulan ini ia menemani hari-hariku. Sekedar berbincang  tentang lagu atau isu di televisi. Namun, ada yang spesial. Cokelat!  Hari itu ia sedang membuka luka lama demi menghiburku. Diceritakannya  bagaimana ia patah hati dan terluka karena seseorang yang pernah  dicintainya. Hingga saat ini sebenarnya ia tak berani mengaku kalau  sudah move on. Nyatanya, ia tak juga menyandang status in relationship  dengan seseorang. Sudah 2 tahun lebih katanya. Wah, aku termasuk  beruntung. Saat putus tak pernah lama menjomblo dan menunggu. Aku selalu  mendapatkan seseorang yang baru setelah aku kecewa. Sayangnya, hingga  saat ini hatiku belum menetap pada seseorang. Rasanya seperti setelah  terluka, diobati, terluka lagi, dilempar, diobati, dan seterusnya...  Dalam perbincangan itu, ia bercerita banyak tentang cokelat, hmm...  salah satu makanan kegemaranku. Kekasihnya yang dulu pandai membuat  makanan, kalau tak salah mengingat, mantan kekasihnya memang sengaja  mendalami bidang kuliner. Ia tahu benar bagaimana membuat praline cantik  dengan isi yang unik. Yang membuat cokelat itu berbeda dengan cokelat  lainnya. Bahkan, ia memadukan minuman beralkohol, yang aku tahu caranya  tak semudah yang dibayangkan. Kami pun bercanda, bercerita, menikmati  setiap potongan cokelat sembari menyisipkan cerita kebahagiaan dan  pedihnya kami. Sejak hari itu, aku jadi lebih sering berbincang  dengannya, eumm... kupikir lagi ternyata hampir 24 jam kami selalu  berkomunikasi.  Sejak hari itu pula, kedekatan kami tak hanya sekedar bercerita tentang  kisah patah hati. Kami saling mengobati, merawat, memperhatikan, dan  mencintai...  Oya, hatiku saat ini telah berlabuh. Aku tak ingin berpindah ke lain  hati lagi. Aku nyaman di sini dengan segala kelebihan dan kekurangan  yang dimilikinya. Karena ia telah membuatku tetap percaya, bahwa cinta  itu ada, di dalam kekecewaan maupun kebahagiaan. Jangan takut untuk  mencintai...  &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/10175-cinta-lewat-sepotong-cokelat.html"&gt;SUMBER:Agatha Yunita  &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8582074792218101851?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8582074792218101851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/cinta-lewat-sepotong-cokelat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8582074792218101851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8582074792218101851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/cinta-lewat-sepotong-cokelat.html' title='Cinta Lewat Sepotong Cokelat'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8102454555117139933</id><published>2011-12-25T13:45:00.000+08:00</published><updated>2011-12-25T13:45:00.469+08:00</updated><title type='text'>Gadis dan Rumah Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSV53YEjgjZHphB9Y1NjHTMcWQwxIZTU1uzVTf1CuwW8TS9WaAJ4A"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 194px; height: 260px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSV53YEjgjZHphB9Y1NjHTMcWQwxIZTU1uzVTf1CuwW8TS9WaAJ4A" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang gadis kecil tinggal di sebuah rumah kecil yang sangat  sederhana, miskin yang berada di kaki bukit dan saat ia tumbuh besar ia  pun bermain di kebun yang kecil dan saat itu ia melihat melewati pagar  kebun nya dan melintasi lembah melihat pada rumah indah yang tinggi  diatas bukit. Rumah ini memiliki jendela emas.  Meskipun ia sangat sayang pada kedua orang tuanya akan tetapi dia sangat  ingin tinggal di rumah emas yang berada di atas bukit tersebut.  Ketika dia beranjak dewasa dan sudah memiliki akal dan keterampilan  seperti layaknya anak remaja saat itu maka dia meminta ijin pada Ibunya  untuk bersepeda keluar dari kebun tersebut.  Setelah memohon berkali kali kepada ibunya akhirnya sang ibu pun luluh  hatinya dan mengizinkan anak nya itu untuk bersepeda asalkan tidak  terlalu jauh dari kebun nya dan tetap di perkarangan rumah nya.  Akhirnya gadis itu pun pergi ke arah tempat di mana rumah berjendela  emas tersebut. Setelah melewati lembah dan naik ke atas bukit, dia  bertemu dengan seorang kakek tua yang menyadarkan nya.  Kakek tersebut berkata ” Materi di atas dunia ini tidak berarti apa-apa  dibandingkan dengan kasih sayang keluarga”  Gadis itu pun langsung memutar arah dan berbalik menuju ke arah  rumahnya, meninggalkan rumah emas yang dia sangat dambakannya.  Saat menuruni bukit dia melihat dari kejauhan, ada rumah kecil yang  atapnya, jendelanya, pintunya, semuanya terbuat dari emas, dan di  perkarangan rumah tersebut ada dua orang yang terlihat sedang menunggu.  Gadis itu pun kaget, ternyata dua orang tersebut adalah kedua orang  tuanya yang khawatir akan keselematan anak gadisnya. Dan ternyata rumah  yang dia tinggali adalah rumah yang kesemuanya terbuat dari emas.  Kerabat Imelda...Materi bukanlah segalanya, kasih sayang adalah yang  paling berharga dalam hidup kita.  &lt;a href="http://gemintang.com/kisah-sukses-motivasi-inspirasi/gadis-dan-rumah-emas/"&gt;SUMBER:gemintang.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8102454555117139933?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8102454555117139933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/gadis-dan-rumah-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8102454555117139933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8102454555117139933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/gadis-dan-rumah-emas.html' title='Gadis dan Rumah Emas'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2256938153029318184</id><published>2011-12-21T13:44:00.000+08:00</published><updated>2011-12-21T13:44:01.439+08:00</updated><title type='text'>Nilai Sepuluh Bagi Tina</title><content type='html'>Tina, cewek berusia 17 tahun, Ia ramah, dan selalu menebar senyum  ceriahnya. Tapi, Tina adalah seorang penderita “cerebral palsy”, sejenis  kelainan tubuh, dimana beberapa bagian otot-otot tubuhnya kaku dan  lumpuh. Karena kelainan ini pula, ia mengalami kesulitan untuk  berbicara. Ia harus menggunakan alat bantu untuk menerobos hiruk-pikunya lorong sekolah.  Orang-orang agak enggan berbicara dengannya, mengapa ? Entahlah, mungkin  karena ia kelihatan ‘berbeda’ dan siswa-siswa tidak tahu atau canggung  untuk mendekatinya. Tetapi Tina adalah orang yang ramah. Ia tidak pernah  bosan berkata “Hai” dengan orang-orang yang ditemuinya di lorong.  Tugas hari ini ialah menghafal puisi yang berjudul “Jangan Putus Asa”.  Bobot nilai tugas ini hanya 10, berbeda dengan tugas-tugas lain seperti  Quis- yang biasanya aku beri bobot 100 di kurikulum sekolah. Aku jadi  ingat sewaktu sekolah dulu, jika ada guru yang memberi tugas dengan  bobot nilai 10, pasti aku menganggapnya remeh ..yah karena itu tidak begitu penting, dan tidak berpengaruh banyak pada nilai indeks akhir  semesterku.  Hari ini aku – seorang guru di sekolah ini – melihat Tina di kelasku  untuk mengikuti tugas yang aku berikan pada murid-muridku. Aku menemukan  ada yang lain pada dia.. ya ! dibalik senyum cerahnya itu ia seperti  menyimpan kekhawatiran.. “Tidak usah cemas Tina” Kataku pada diri  sendiri, “Bobot nilainya cuma 10.”  Aku mulai melaksanakan tugas yang aku berikan pada murid-muridku.  Satu-per-satu mereka maju ke depan kelas – untuk mengucapkan puisi tanpa  teks. Dan dapat kuduga, sebagian besar dari mereka ‘lupa’ atau hanya  bisa menghapal sepotong dua potong kata dari puisi tersebut. Yah..mereka  juga tahu bahwa bobot nilai tugas ini hanya sedikit, dan aku tahu, mereka tidak begitu serius mempelajarinya.  Aku mulai bergurau pada mereka, “Jika ada yang masih tidak hapal, Bapak  akan langsung suruh kalian push up 10 kali !”. Ya, ini hanya gurauan,  dan seisi kelas pun tertawa karena ‘kekesalanku’ ini.  Aku tidak sadar, ternyata yang mendapatkan giliran maju ke depan kelas  berikutnya adalah Tina.  Sepatah demi sepatah Tina mulai mengucapkan bait-bait puisi tersebut.  Dan belum sampai akhir bait kedua… Ia mulai lupa. Sebelum aku mulai  berkata, tiba-tiba Tina melempar alat bantu jalannya dan mulai mengambil  posisi push up. Aku terkejut setengah mati, dan spontan berkata, “Tina,  aku hanya bercanda !” Tina pun merangkak mengambil alat bantunya, kemudian – dengan bantuanku ia berdiri lagi, meneruskan puisinya.  Dan, Tina berhasil mengucapkan puisi itu secara sempurna ! tidak lupa  sama sekali. Dia adalah salah satu diantara 3 muridku yang bisa  mengucapkan puisi itu secara sempurna.  Ketika selesai berpuisi, salah satu murid bertanya padanya,  “Tina,mengapa engkau bersikeras melakukannya ? Bukankah bobot nilainya  cuma 10?” Tina memerlukan sedikit waktu sebelum menjawab, “Karena aku  ingin seperti kalian, normal !”  Keheningan mulai menyelimuti seluruh kelas. Semua tiba-tiba diam –  termasuk aku. Kesunyian ini pecah saat ketika seorang siswa berkata,  “Tina, sejujurnya kami juga tidak normal, kami hanya anak-anak  biasa,sering sekali berbuat kesalahan.”  “Aku tahu, ” Jawab Tina dengan senyum lebar menghias wajahnya.  Tina memperoleh nilai maksimal saat itu, Sepuluh ! dari bobot nilai yang  sebesar 10 juga. Ia juga mendapatkan rasa sayang dan hormat dari  teman-teman sekelasnya. Aku tahu betul, baginya, itu jauh lebih berharga  dibandingkan nilai yang cuma berbobot sepuluh itu.  &lt;a href="http://www.ceritainspirasi.net/nilai-sepuluh-bagi-tina/"&gt; SUMBER:ceritainspirasi.net&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2256938153029318184?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2256938153029318184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/nilai-sepuluh-bagi-tina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2256938153029318184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2256938153029318184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/nilai-sepuluh-bagi-tina.html' title='Nilai Sepuluh Bagi Tina'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4416943500423044020</id><published>2011-12-17T13:42:00.000+08:00</published><updated>2011-12-17T13:42:01.887+08:00</updated><title type='text'>Aku Tahu, Setidaknya Aku Pernah Mencoba...</title><content type='html'>Berapa kali Anda menyesal di dalam hidup? Satu kali? Dua kali? Atau  bahkan ada yang menjawabnya sering? Lantas apa yang menyebabkan Anda  seringkali menyesal?  Ah, jawabannya pasti karena gagal atau tak sesuai dengan harapan Anda,  bukan? Tetapi pikirkan kembali, lebih menyesal mana saat Anda mengalami  kegagalan atau Anda tak pernah mencobanya? Kami berani bertaruh,  penyesalan terdalam adalah saat Anda tak berani mencoba sesuatu...  Aku adalah siswi SMU yang menurutku biasa-biasa saja, tetapi aku tahu  benar bahwa sejak aku duduk di bangku SMU ini setiap hari selalu ada  pria yang berusaha mengambil hatiku, menyatakan bahwa ia mencintaiku.  Awalnya hal itu menyenangkan, sampai tiba di tahun ke-3 dan semua hal  itu berubah menjadi hal yang menjengkelkan dan membosankan.  Terlebih lagi ada seorang pria dari kelasku. Ia orang yang paling  membosankan menurutku. Sejak tahun pertama, kami selalu sekelas. Ia  memang murid terpandai, tetapi lihat saja penampilannya. Oh, sama sekali  tak rapi. Setidaknya aku masih bisa menikmati perlakukan pria-pria lain  yang manis dan selalu tampil keren. Tapi yang ini? He is like a  disaster to me!  Hingga suatu hari, menjelang perpisahan. Ia memberanikan diri naik ke  panggung di malam pensi. Hah, apa pula ini? Bila pria lain yang  melakukannya mungkin aku masih bisa tersenyum dan bangga, tetapi si kutu  buku ini yang melakukannya. Oh tidak, tamatlah riwayatku! Kataku dalam  hati.  Namun, hari itu juga, hidupku berubah!  Setelah dipermalukan di depan panggung dan ditertawakan seluruh isi  sekolah, aku menariknya turun dan membawanya ke sebuah ruang kelas yang  sepi. Aku memarahinya habis-habisan dan memprotes semua ulahnya. Rasanya  semua emosiku selama tiga tahun tumpah saat itu juga. Aku tahu  kata-kataku tak enak didengar olehnya, bahkan mungkin teman-teman tak  menduga bahwa aku bisa menjadi sosok yang kasar dan kejam seperti itu.  Ia hanya terdiam di depanku. Memandang dan mencermati setiap kata-kataku  hingga akupun canggung sendiri.  "Lihat apa kamu?"  "Apa sih sebenarnya maumu? Mengapa kamu melakukan hal yang kamu sudah  tahu bahwa kamu akan gagal?" tanyaku.  "Aku tahu, aku mungkin tak pantas untukmu. Tetapi setidaknya aku berani  mencoba..." katanya.  Aku terdiam. Terdiam cukup lama untuk menelan dan memahami setiap  kata-katanya. Sebenarnya memang ia yang paling konsisten untuk  menunjukkan rasa sukanya padaku. Tiga tahun. Bukan waktu yang singkat  untuk seseorang bertahan menyatakan perasaan pada orang yang disukainya.  Kebanyakan pria yang menyatakan cintanya padaku telah menemukan kekasih  setelah kutolak. Tak ada yang kekeuh mengejar sekian lama seperti si  kutu buku ini.  Kemudian aku tahu, bahwa ia akan lebih menyesal menyimpan perasaannya  seorang diri dan tak melakukan apapun untuk menyatakan perasaannya  padaku. Ia berpikir, lebih baik ia ditolak ketimbang harus diam saja.  Dan, sebenarnya diam-diam aku cukup kagum terhadapnya. Ia sudah kutolak  berkali-kali, namun ia tetap berusaha.  "Kupikir ini adalah kesempatan terakhirku. Aku memberikan diriku sebuah  tenggat waktu. Bila toh memang pada akhirnya kau tetap menolakku, aku  tak akan menyesal karena aku telah mencobanya..." katanya lagi.  Dan aku pun memeluknya. Memeluknya erat dan mengatakan "Yes, I do!"  Memang tak semua usaha selalu diakhiri dengan hal yang manis dan  membahagiakan. Seringkali bahkan diakhiri dengan kekecewaan dan  kepedihan. Tetapi, apalah arti sebuah kecewa dibanding penyesalan seumur  hidup, kawan?   &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/10177-aku-tahu-setidaknya-aku-pernah-mencoba.html"&gt;SUMBER: Agatha Yunita &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4416943500423044020?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4416943500423044020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/aku-tahu-setidaknya-aku-pernah-mencoba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4416943500423044020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4416943500423044020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/aku-tahu-setidaknya-aku-pernah-mencoba.html' title='Aku Tahu, Setidaknya Aku Pernah Mencoba...'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6348814415167911262</id><published>2011-12-14T13:41:00.001+08:00</published><updated>2011-12-14T13:42:22.188+08:00</updated><title type='text'>Iseng yang Positif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACMAIwDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAgIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAUGBwEDBAII/8QARBAAAQMDAAYECAsHBQEAAAAAAQACAwQFEQYSITFBcQcTUYEiMjQ1QmGxwRQkM1NydHWRsrPRFSMlUpKh4RY2Q0TwYv/EABkBAQADAQEAAAAAAAAAAAAAAAACAwQBBf/EACQRAAMAAgICAgMAAwAAAAAAAAABAgMRITEEEiJBEzIzFFGR/9oADAMBAAIRAxEAPwC8UIQgBCEIAQhYz60BleJJGRtLpHBrRxKSXbSamo9aOmxUS/8AyfBbzP6LmFRPPEySpfmQjJA2AclbOGny+CusqXCGVRdtVwEMeWjeXcV00lfBU+C12rJxY7f/AJUarKmGlhdNUysiibvc84AUJvumTyySO0gsIB+MPG3Pa0e8/ctC8ZUtIp/M0y58oXPQPc6ip3PJLjE0knicBbg9pcWhwJG8Z3LEaj0hCEAIQhACEIQAhCEALBK0VlbT0UXWVMrY28M7zyHFRK66UT1GtFQgwx/znxz+isjFVvghVqeySXO80ltaRM/WlxsiYcu/woddL7WXAlmt1MB/42HfzPFK3EucXOJLickk5JXFX3Onohh7taThG3f/AIW7F48zz2zNeV0MIGB8zG7gTxWy96Y0dEDDbg2qmGzWB/dt7+Pd96g9fdKmtJDndXF/I07O/tXHHG+WRscTHPe44a1oyT3K9wnyytHVcblWXObra2Z0h9Fu5reQ4LVTUNRXvMNJE6R5GDjc31k8FJLTohK/Vlujuqb8yw+EeZ4dylENPBRwiGmibFGODR/7KO0uENDSe9z/AASKnpx1WpG1rnZy44H9koZUzQTddFK5smc6wO08+1aK+tp6OMyVMrWN4Z3nkOKiVz0imqCWUgMMZ9L0j+irjFOtJEnTbLUselEdZXstlRq/C3NLmlh3gDJyOCkqpXozOdMKcuJJMUmSePgq0rrf6S35YHddP82w7uZ4LHnxayesI0Y7+O6HCEltWkVJX6sch6ic+g47DyKdZWepcvTRaqT6BCELh0FgrKEBQ9VpjML9cobtrSxxVs8TJW7SxjZHADHYAOCb/tKiFKKgVDHRHcWnOfVjeq+vvn+7/aFT+a9ZtgwyQ+tezKWkjFa5ZJLhfZp8spsxRnZrekf0Sgkkkk5O9ZYGl7WvkZGCca7zgDmpVb7PTUwbI/E0m8PO4cgp8IgLbFo9UXWYBzvg8OMl7hknkFPbbZ6G0sLaSEB5GHSu2vd3+4LnsvlL8n0Peua+aU0dBrRQfGagbNVh8Fp9Z9wVNe1PQQ2qZWRRufK9rGN2lzjgBRK76VsGtFbWh53da8bByHFR253WrucmvVy5aDlsbdjG93vK5oIZaiQRwRukedzWjKnONLsbM1E81TKZaiR0kh9JxytlHRVFa/Vp4y4De47GjvT236NhoElwcCfmmnYOZToMZGwMja1jW7g0YAUvb/QF9otv7Lk69kzzUapbrtOqADvAXcuesrYaVuZX+FwaNpKSVdznqSWtJji7G7zzK4ltnNjequUMHgNxLJ/KDsHNTro8rqmvs0slVIXlk5Y3Jzhuq04/uqmYFaPRh5jqPrJ/C1UeXKWMtwv5kxQhC8w2AhCwgPl+++f7v9oVP5r1m2+I/mi9+frv9oVP5r1m3+I/mvan6MdfZ6r/ACSTu9q1Wq91tqIbA/XhzthkyW93Z3LdX+Sv7vaEoK7XZGeiYVd8q6uMtY4wRPbtYw7SOwlLgNoAG3cAF5j+TbyC6rXpC2xV4dLRMqI3N2uGyRn0Sdnds5rrekR1sb2vRioqMS1xNPFvDfTd+nf9yktNR01DF1dLE2NvE8XczxRb7xQ3WnM1HUNeAMvadjmfSHBKLppJDCXR0WJpB6foD9VXt0BpUzxwRmSaQMYOJUerr66QllGCwfOOG08hwSioqZquXrKiQvdwzuHLsTjRrRiv0glzTgRUrTh9Q8eCPUO0qT9YW6CTb0hOXFzi57iXOO0k7SvYVqV2i1ssWit1dTRGSp+ByZqJdr/FO7sHJVYAuYcyyb0duHHDOiMbArP6MvMtR9ZP4Wqs42+COSs3o08zVP1k/haq/L/kSwfuS9CELyjaCwsoQHzBevPt2+0Kn816Lf4j+azevPt2+0Kn816KDxX8wvbkxV9nqu8mf3e1KnJrW+TO7valTkrsT0O4/k28gll1GZ2/Q95TOPxG8gll0+XZ9D3lK6Iz2a7b5Y3kQeSdAJNbfLGd6dtCR0drsa6MWd18vMFC1xawnXlcPRYN/uHMhXjFHS2q3BjGsgpaePua0BV70QQh1XdJjjLI4mN7y4n2BTrSanlqtH7hT07C+WWnexjRvJI3Lz/Kv2yev0i/DOo2VzpPpzUXeGWjt0fweikBa57xmSVp9Xogjv5KKNCmMmhJtmj9bcbpLmojhc6OCM+C13DJ47Tu9qiLQtuD8emoM+T238jojHghWV0a+Z6n6yfwtVcxjwQrH6N/M9V9ZP4WqPmfyO4P3JchCF5JuBCFhAfMd5H8du32hU/nPRQ+K/mF7vrHx366tkY5jvh9QcOGDgyuIPeNq8UXiv5+5e3PSMV/Z6rPJnd3tSs8U1q2l1NIWgkNxkgbto3pYRsXX2cnobs8RvIJbc/lm/R95TJniN5BLrp8s36PvKPoT2a7b5YzvT1jS5zWtBc47AAMkpHbB8cZ3qaaG/7otefnx7Co71LYrmtE+6MbLX2unrZ6+Ewip6vq2OPhYbrZJHDxh61NzsGStbJ4XzSQslY6WMAvYHAloOcZHDOD9yW6W5/0xdMH/qv9i8iqeS9v7NaXpPBGdPNKLdPbai00UvXzyaoe+PaxgDgSC7idmMDKr5jV4jaBgADC6ImE8l7GLEsU6RhyW7ezfGPBCsXo52Wmq+sn8LVXrG42Kw+jofwqp2bDUbP6WqrzP5E8H7ksQhC8k3AhCEBGdI9GLdfWOFbTgyDIZOzAkZyPZ6jsUKoujN8FdIKiv16IHLNRmJHDsPAc+PYFbDmZWl0IV0ZrlaTIVCZW2ndspbXoRVxUdOyJnWQ5wNrj1jdpPEqpTvX0NpXYRfbJUW4zGEyljhIG5wWuDhs7Nm1UjpFo3c9H5CK+H9yThtQw5jdndt4H1FbPHyJrW+SnJLR5j8RvIJfc/lm/R95Ty02usujxHRQl+rjWcdjWcyufTC0GzVtPA+USvfAHuIGADrOGB9y0ul19lUp72KLb5azvUhpZ5aaZk1PI6OVhy17Ttae0KP23y1nI+xPmhdlcHK7LD6Iy5095e9znPd1Jc5xyXHMm0nipjpUNbRu5gcaZ/sUP6JGlsl2zxbD7ZFM9JGOksNwYxpc50DwABtJwvMzcZ/8Ahpx84ymY4sDau6io56uURUsTpHn0W/8AtikFk0PnnxLcHGGPhG3xjz7FN7fbKehiEVNE2NnY0b+Z4rZl8qZ4XLKIwuuyM2bRBjNWS4ESP+bb4o5nipnRQMggEcbQ1o3NaMAL22MBbBsXnZMtZH8maohSuAQhCrJghCEAIwhCA1vYCFw1dKyWN8cjGvY4Yc1wyCPWEyXhzQV1PQEDaGGkgZBTQsiiYMNYxuAO5VP0rNxfaUdtIMf1uV3TQZ4JHerHSXSA09dTsmiPBw2j1g7weSvxZPWtsrqdrRQNsb8eZyPsUjY0BPajo2q6e5xS2uoZJTlxDmznDowfWB4Q/vzUyseiNHby2WUfCKgem8bGn1Bbv8iFOzO8VNnN0Z0tRSMrpp4XsZOIur1hjWxr5P8AcKauDpAdbd2LzTwhnBdAC83JfvTo0xPrOjwyIABbAFlCrJghCEAIQhACEIQAhCEAIQhAYIyvDogeAWxCA0CAZ4L22MBbEIDAGFlCEAIQhACEIQAhCEB//9k="&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 140px;" src="data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACMAIwDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAgIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAUGBwEDBAII/8QARBAAAQMDAAYECAsHBQEAAAAAAQACAwQFEQYSITFBcQcTUYEiMjQ1QmGxwRQkM1NydHWRsrPRFSMlUpKh4RY2Q0TwYv/EABkBAQADAQEAAAAAAAAAAAAAAAACAwQBBf/EACQRAAMAAgICAgMAAwAAAAAAAAABAgMRITEEEiJBEzIzFFGR/9oADAMBAAIRAxEAPwC8UIQgBCEIAQhYz60BleJJGRtLpHBrRxKSXbSamo9aOmxUS/8AyfBbzP6LmFRPPEySpfmQjJA2AclbOGny+CusqXCGVRdtVwEMeWjeXcV00lfBU+C12rJxY7f/AJUarKmGlhdNUysiibvc84AUJvumTyySO0gsIB+MPG3Pa0e8/ctC8ZUtIp/M0y58oXPQPc6ip3PJLjE0knicBbg9pcWhwJG8Z3LEaj0hCEAIQhACEIQAhCEALBK0VlbT0UXWVMrY28M7zyHFRK66UT1GtFQgwx/znxz+isjFVvghVqeySXO80ltaRM/WlxsiYcu/woddL7WXAlmt1MB/42HfzPFK3EucXOJLickk5JXFX3Onohh7taThG3f/AIW7F48zz2zNeV0MIGB8zG7gTxWy96Y0dEDDbg2qmGzWB/dt7+Pd96g9fdKmtJDndXF/I07O/tXHHG+WRscTHPe44a1oyT3K9wnyytHVcblWXObra2Z0h9Fu5reQ4LVTUNRXvMNJE6R5GDjc31k8FJLTohK/Vlujuqb8yw+EeZ4dylENPBRwiGmibFGODR/7KO0uENDSe9z/AASKnpx1WpG1rnZy44H9koZUzQTddFK5smc6wO08+1aK+tp6OMyVMrWN4Z3nkOKiVz0imqCWUgMMZ9L0j+irjFOtJEnTbLUselEdZXstlRq/C3NLmlh3gDJyOCkqpXozOdMKcuJJMUmSePgq0rrf6S35YHddP82w7uZ4LHnxayesI0Y7+O6HCEltWkVJX6sch6ic+g47DyKdZWepcvTRaqT6BCELh0FgrKEBQ9VpjML9cobtrSxxVs8TJW7SxjZHADHYAOCb/tKiFKKgVDHRHcWnOfVjeq+vvn+7/aFT+a9ZtgwyQ+tezKWkjFa5ZJLhfZp8spsxRnZrekf0Sgkkkk5O9ZYGl7WvkZGCca7zgDmpVb7PTUwbI/E0m8PO4cgp8IgLbFo9UXWYBzvg8OMl7hknkFPbbZ6G0sLaSEB5GHSu2vd3+4LnsvlL8n0Peua+aU0dBrRQfGagbNVh8Fp9Z9wVNe1PQQ2qZWRRufK9rGN2lzjgBRK76VsGtFbWh53da8bByHFR253WrucmvVy5aDlsbdjG93vK5oIZaiQRwRukedzWjKnONLsbM1E81TKZaiR0kh9JxytlHRVFa/Vp4y4De47GjvT236NhoElwcCfmmnYOZToMZGwMja1jW7g0YAUvb/QF9otv7Lk69kzzUapbrtOqADvAXcuesrYaVuZX+FwaNpKSVdznqSWtJji7G7zzK4ltnNjequUMHgNxLJ/KDsHNTro8rqmvs0slVIXlk5Y3Jzhuq04/uqmYFaPRh5jqPrJ/C1UeXKWMtwv5kxQhC8w2AhCwgPl+++f7v9oVP5r1m2+I/mi9+frv9oVP5r1m3+I/mvan6MdfZ6r/ACSTu9q1Wq91tqIbA/XhzthkyW93Z3LdX+Sv7vaEoK7XZGeiYVd8q6uMtY4wRPbtYw7SOwlLgNoAG3cAF5j+TbyC6rXpC2xV4dLRMqI3N2uGyRn0Sdnds5rrekR1sb2vRioqMS1xNPFvDfTd+nf9yktNR01DF1dLE2NvE8XczxRb7xQ3WnM1HUNeAMvadjmfSHBKLppJDCXR0WJpB6foD9VXt0BpUzxwRmSaQMYOJUerr66QllGCwfOOG08hwSioqZquXrKiQvdwzuHLsTjRrRiv0glzTgRUrTh9Q8eCPUO0qT9YW6CTb0hOXFzi57iXOO0k7SvYVqV2i1ssWit1dTRGSp+ByZqJdr/FO7sHJVYAuYcyyb0duHHDOiMbArP6MvMtR9ZP4Wqs42+COSs3o08zVP1k/haq/L/kSwfuS9CELyjaCwsoQHzBevPt2+0Kn816Lf4j+azevPt2+0Kn816KDxX8wvbkxV9nqu8mf3e1KnJrW+TO7valTkrsT0O4/k28gll1GZ2/Q95TOPxG8gll0+XZ9D3lK6Iz2a7b5Y3kQeSdAJNbfLGd6dtCR0drsa6MWd18vMFC1xawnXlcPRYN/uHMhXjFHS2q3BjGsgpaePua0BV70QQh1XdJjjLI4mN7y4n2BTrSanlqtH7hT07C+WWnexjRvJI3Lz/Kv2yev0i/DOo2VzpPpzUXeGWjt0fweikBa57xmSVp9Xogjv5KKNCmMmhJtmj9bcbpLmojhc6OCM+C13DJ47Tu9qiLQtuD8emoM+T238jojHghWV0a+Z6n6yfwtVcxjwQrH6N/M9V9ZP4WqPmfyO4P3JchCF5JuBCFhAfMd5H8du32hU/nPRQ+K/mF7vrHx366tkY5jvh9QcOGDgyuIPeNq8UXiv5+5e3PSMV/Z6rPJnd3tSs8U1q2l1NIWgkNxkgbto3pYRsXX2cnobs8RvIJbc/lm/R95TJniN5BLrp8s36PvKPoT2a7b5YzvT1jS5zWtBc47AAMkpHbB8cZ3qaaG/7otefnx7Co71LYrmtE+6MbLX2unrZ6+Ewip6vq2OPhYbrZJHDxh61NzsGStbJ4XzSQslY6WMAvYHAloOcZHDOD9yW6W5/0xdMH/qv9i8iqeS9v7NaXpPBGdPNKLdPbai00UvXzyaoe+PaxgDgSC7idmMDKr5jV4jaBgADC6ImE8l7GLEsU6RhyW7ezfGPBCsXo52Wmq+sn8LVXrG42Kw+jofwqp2bDUbP6WqrzP5E8H7ksQhC8k3AhCEBGdI9GLdfWOFbTgyDIZOzAkZyPZ6jsUKoujN8FdIKiv16IHLNRmJHDsPAc+PYFbDmZWl0IV0ZrlaTIVCZW2ndspbXoRVxUdOyJnWQ5wNrj1jdpPEqpTvX0NpXYRfbJUW4zGEyljhIG5wWuDhs7Nm1UjpFo3c9H5CK+H9yThtQw5jdndt4H1FbPHyJrW+SnJLR5j8RvIJfc/lm/R95Ty02usujxHRQl+rjWcdjWcyufTC0GzVtPA+USvfAHuIGADrOGB9y0ul19lUp72KLb5azvUhpZ5aaZk1PI6OVhy17Ttae0KP23y1nI+xPmhdlcHK7LD6Iy5095e9znPd1Jc5xyXHMm0nipjpUNbRu5gcaZ/sUP6JGlsl2zxbD7ZFM9JGOksNwYxpc50DwABtJwvMzcZ/8Ahpx84ymY4sDau6io56uURUsTpHn0W/8AtikFk0PnnxLcHGGPhG3xjz7FN7fbKehiEVNE2NnY0b+Z4rZl8qZ4XLKIwuuyM2bRBjNWS4ESP+bb4o5nipnRQMggEcbQ1o3NaMAL22MBbBsXnZMtZH8maohSuAQhCrJghCEAIwhCA1vYCFw1dKyWN8cjGvY4Yc1wyCPWEyXhzQV1PQEDaGGkgZBTQsiiYMNYxuAO5VP0rNxfaUdtIMf1uV3TQZ4JHerHSXSA09dTsmiPBw2j1g7weSvxZPWtsrqdrRQNsb8eZyPsUjY0BPajo2q6e5xS2uoZJTlxDmznDowfWB4Q/vzUyseiNHby2WUfCKgem8bGn1Bbv8iFOzO8VNnN0Z0tRSMrpp4XsZOIur1hjWxr5P8AcKauDpAdbd2LzTwhnBdAC83JfvTo0xPrOjwyIABbAFlCrJghCEAIQhACEIQAhCEAIQhAYIyvDogeAWxCA0CAZ4L22MBbEIDAGFlCEAIQhACEIQAhCEB//9k=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak karya besar diawali dari pekerjaan iseng yang tidak begitu  diharapkan hasilnya tetapi dilakukan dengan keterampilan sepenuhnya.  Istilahnya, jika berhasil disyukuri, seandainya gagal pun tidak  diratapi.   Mark Zuckerberg, tidak menyangka Facebook akan seperti sekarang.  Perbuatan isengnya memindahkan buku data mahasiswa Harvard University ke  bentuk online interaktif membuahkan hasil yang luar biasa.   Setelah beberapa lama ia kemudian mencium peluang bisnis di sana dan  kemudian memfokuskan segenap kemampuannya untuk mengembangkan Facebook  hingga menjadi satu fenomena internet seperti sekarang. Facebook pun  jadi perusahaan yang menguntungkan dan menjadikan Mark Zuckerberg  sebagai anak muda terkaya di dunia.    Kerabat Imelda..Siapa pun pernah melakukan pekerjaan iseng, baik iseng  yang positif maupun iseng yang negatif. Kita mencandai teman karena  iseng. Namun kerap kali perbuatan itu menyebabkan kecelakaan atau  pengaruh negatif yang tak terpikirkan. Ini tentu saja iseng negatif.   Saya membuat perumpamaan lain yang tadi pagi dibahas di program talkshow  rutin saya di Jaringan Radio Sonora dengan membawakan cerita klasik  "Kaca Mata Guru", suatu cermin iseng negatif yang fatal. Sekelompok  murid menyembunyikan kaca mata gurunya. Tak diduga, ketika pulang dengan  mengendarai sepedanya, sang guru mendapat kecelakaan akibat  penglihatannya yang kurang jelas karena tidak mengenakan kaca mata. Yang  mengenaskan guru itu kemudian meninggal. Murid-murid hanya bisa  menyesali perbuatan isengnya.   Karena itu, mari hindari perbuatan iseng negatif, dan coba perbuatan  iseng positif. Awali dengan melihat apa potensi yang kita miliki.  Misalnya, ketika menyadari ada bakat akting, kita iseng-iseng ikutan  audisi program televisi. Eh, ternyata diterima. Atau bisa juga,  iseng-iseng jualan barang, lama-lama jadi keterusan dan setelah beberapa  tahun kemudian sukses menjadi pedagang besar.   Jika sudah menemukan iseng positif yang tampak akan membuahkan hasil,  coba fokus, pelihara momentumnya, kembangkan, dan tekuni sebaik-baiknya.  Setelah itu sukses besar siap menyambut.   &lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/catatan_andrie_wongso/4201/Iseng_Positif/"&gt;SUMBER:andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6348814415167911262?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6348814415167911262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/iseng-yang-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6348814415167911262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6348814415167911262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/iseng-yang-positif.html' title='Iseng yang Positif'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4984554686958106136</id><published>2011-12-05T12:48:00.001+08:00</published><updated>2011-12-05T12:48:01.314+08:00</updated><title type='text'>Masak Iya Cicak Lebih Pintar?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRSdTHIYDvclQna2t-O9ggPkxXO6RDoQLSkMHjtvdZb9eyAS5UlnDGlUgtW0g"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 235px; height: 136px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRSdTHIYDvclQna2t-O9ggPkxXO6RDoQLSkMHjtvdZb9eyAS5UlnDGlUgtW0g" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cicak tidak bersekolah. Mereka juga tak pernah belajar ilmu bela diri,  namun seringkali saat menghadapi bahaya mereka terbukti jauh lebih  pandai daripada kita.   Saat bahaya menghadang, seekor cicak akan melepas ekornya untuk mengecoh  pihak pemangsa. Mungkin banyak dari kita yang sudah mengetahui  kenyataan ini. Namun, seringkali kita tak melakukan tindakan yang cerdik  saat diintai bahaya.  Apakah bahaya itu? Mungkin bukan predator seperti yang ditakuti oleh si  cicak, namun bahaya itu bisa saja berupa kebakaran rumah, status sebagai  selingkuhan, pacar yang tak lagi menunjukkan cintanya, dan lain  sebagainya.  Saat rumah dilanda api, banyak orang lebih menyayangkan 'ekor'nya  daripada melepasnya. Ekor itu bisa berarti uang, TV, kalung emas, HP,  panci baru beli, hingga surat-surat berharga. Bukannya tak penting, saya  percaya itu semua berharga. Namun saat keadaan sedemikian genting,  manakah yang lebih penting, nyawa atau harta?  Lain lagi dengan status sebagai selingkuhan. Sudah ketahuan pihak istri,  masih saja enggan putus dengan kekasih terlarang. Apa bukan nekat dan  cari perkara itu namanya.  Belum lagi dengan pacar yang sudah nyata-nyata tak memperlihatkan sikap  sayang, apakah masih ingin bertahan hanya karena "aku masih sayang dia"?  Capek deh! Kan masih banyak pria lain yang mau perhatian dan sayang,  ngapain bertahan dengan yang jelas-jelas sudah ogah.  Belajar dari beberapa contoh di atas, kita semua diajak untuk peka saat  'bahaya mengancam'. Haruskah kita melepas atau mempertahankan? Jika  melepas adalah hal terbaik yang memang harus dilakukan maka lepaskan  saja. Setuju?  &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/4346-masak-iya-cicak-lebih-pintar.html"&gt;SUMBER: Mega Aprilianti - KapanLagi.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4984554686958106136?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4984554686958106136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/masak-iya-cicak-lebih-pintar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4984554686958106136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4984554686958106136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/12/masak-iya-cicak-lebih-pintar.html' title='Masak Iya Cicak Lebih Pintar?'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5377466153227727397</id><published>2011-11-29T12:46:00.000+08:00</published><updated>2011-11-29T12:46:00.628+08:00</updated><title type='text'>7 Keajaiban Dunia (Yang Sesungguhnya)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AnwpZ8CDh4k/SgukEnNVAJI/AAAAAAAAAA0/Jz15BGPmylU/s320/7+keajaiban+dunia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 220px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AnwpZ8CDh4k/SgukEnNVAJI/AAAAAAAAAA0/Jz15BGPmylU/s320/7+keajaiban+dunia.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid sebuah sekolah mengah pertama di Chicago sedang belajar  tentang 7 Keajaiban Dunia. Di akhir pelajaran, para murid diminta untuk  membuat daftar apa saja yang mereka anggap sebagai 7 Keajaiban Dunia.  Meskipun ada beberapa pendapat yang berbeda, hasil yang paling banyak  menunjukkan bahwa 7 Keajaiban Dunia adalah:  1. Piramida terbesar di Mesir  2. Taj Mahal di India  3. Grand Canyon di Arizona  4. Terusan Panama  5. The Empire State di New York  6. Basilika Santo Petrus  7. Tembok besar China  Sambil mengumpulkan daftar tentang 7 Keajaiban Dunia tersebut, sang guru  memperhatikan seorang siswa, seorang gadis yang pendiam. Gadis ini  masih sibuk dengan daftarnya, jadi sang guru bertanya apakah dia  mempunyai masalah dengan tugasnya. Si gadis pendiam ini menjawab, "Iya,  ada sedikit masalah. Saya bingung menentukan 7 Keajaiban Dunia karena  ada begitu banyak keajaiban di dunia ini." Gurunya menjawab, "Baik,  katakan pada kita daftar yang kamu punya, dan mungkin kita dapat  membantu."  Si gadis sedikit ragu, lalu membaca daftar yang ia punya, "Saya rasa 7  Keajaiban Dunia adalah:  1. Bisa menyentuh  2. Bisa berbicara  3. Bisa melihat  4. Bisa mendengar (Dia kembali ragu, lalu kembali berbicara..)  5. Bisa merasa  6. Bisa tertawa  7. Dan bisa mencintai"  Ruang kelas itu sunyi seketika, bahkan semua orang bisa mendengar bila  ada koin yang terjatuh di ruangan tersebut.  Kisah ini sedikit mengingatkan kita bahwa kadang hal-hal kecil dan  terlihat biasa adalah hal terindah yang kita miliki. Kita lupa untuk  bersyukur akan apa yang kita punya, sedangkan di luar sana banyak orang  yang tidak dapat mendengar, buta, tidak dapat tertawa karena dirundung  duka, serta perang yang terjadi di mana-manapun menunjukkan kurangnya  kita mencintai sesama.  Bersyukur pada hal-hal kecil akan membuat kita menghargai apa yang kita  miliki. Membuat dunia terasa indah dengan cinta dan kedamaian adalah  keajaiban yang tidak pernah kita sadari. So, be thankful to God for  everything He has given for us!  &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/10198-7-keajaiban-dunia-yang-sesungguhnya.html"&gt;SUMBER:kapanlagi.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5377466153227727397?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5377466153227727397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/7-keajaiban-dunia-yang-sesungguhnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5377466153227727397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5377466153227727397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/7-keajaiban-dunia-yang-sesungguhnya.html' title='7 Keajaiban Dunia (Yang Sesungguhnya)'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AnwpZ8CDh4k/SgukEnNVAJI/AAAAAAAAAA0/Jz15BGPmylU/s72-c/7+keajaiban+dunia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-861096787410944737</id><published>2011-11-25T09:44:00.002+08:00</published><updated>2011-11-25T09:44:00.174+08:00</updated><title type='text'>Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i697.photobucket.com/albums/vv333/galih_galih/sdori4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 472px; height: 314px;" src="http://i697.photobucket.com/albums/vv333/galih_galih/sdori4.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;p&gt;Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Ayah, ayah” kata sang anak…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_213" class="wp-caption alignleft" style="width: 277px"&gt;&lt;a href="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/Ayah-yg-Shaleh.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;Ayah&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;“Ada apa?” tanya sang ayah…..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian   untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan   menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah,   sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku   capel, sangat capek …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak   menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk   menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap   kepada ku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti   mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah !   ..” sang anak mulai menangis…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil   berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu   kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka   menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur,   dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana  kita??  aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka  karena  tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun  susah krn  ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah  hanya diam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah,   airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan   pepohonan yang rindang…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang   ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang   beralaskan rerumputan hijau.&lt;br /&gt;“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.&lt;br /&gt;” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”&lt;br /&gt;” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”&lt;br /&gt;” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi,   padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar   dalam menyusuri jalan itu”&lt;br /&gt;” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”&lt;br /&gt;” Nah, akhirnya kau mengerti”&lt;br /&gt;” Mengerti apa? aku tidak mengerti”&lt;br /&gt;” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap   baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap   kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi…   bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar   saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau   pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya   terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak   sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh   karena itu bersabarlah anakku”&lt;br /&gt;” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”&lt;br /&gt;” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau   tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada   di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi…  ingatlah  anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat  kau jatuh,  suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka  jangan pernah kau  gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu  sendiri… seorang  pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan sabar  karena ia tahu  ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati  dirimu tetap berjalan  menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan  untuk berhenti dan pulang…  maka kau tau akhirnya kan?”&lt;br /&gt;” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah   dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan   tegar saat yang lain terlempar ”&lt;br /&gt;Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rahasiasukses&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-861096787410944737?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/861096787410944737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/setiap-kemenangan-butuh-kesabaran.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/861096787410944737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/861096787410944737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/setiap-kemenangan-butuh-kesabaran.html' title='Setiap Kemenangan Butuh Kesabaran'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1061551890580350853</id><published>2011-11-20T09:41:00.000+08:00</published><updated>2011-11-20T09:41:00.853+08:00</updated><title type='text'>Langkah Menuju Sikap Mental Positif</title><content type='html'>&lt;div class="entry-content"&gt;      &lt;p&gt;buku berjudul &lt;em&gt;Keys to Positive Thinking&lt;/em&gt; karangan Napoleon  Hill dan Michael J. Ritt, Jr. (versi Bahasa Indonesia). Menurut saya,  buku ini termasuk salah satu buku positif yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam postingan blog kali ini, saya akan mengisinya dengan rangkuman apa yang saya baca dalam buku hebat tersebut.&lt;br /&gt;Jika anda ingin &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/0452279054.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-149" title="0452279054" src="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/0452279054.jpg" alt="" height="254" width="169" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;membaca lebih lengkap, anda bisa mendapatkannya di toko buku Gramedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 1 : Kuasai Pikiran Anda Dengan Penuh Keyakinan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya ada satu jalan menuju sikap mental positif: Anda harus   mengendalikan pikiran anda dengan penuh keyakinan. Pikiran kita adalah   keajaiban terbesar di alam semesta.&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki harta karun yang menakjubkan yaitu otak dan saraf.   Semua orang normal pada prinsipnya mewarisi kekuatan untuk meraih   segala hal yang telah diraih oleh orang lain atau sedang berusaha diraih   orang lain. Kita memiliki kekuasaan untuk mengarahkan semangat, emosi,   naluri, kecendrungan, perasaan, suasana hati, sikap dan perilaku anda   menuju sebuah hasil akhir. Terserah anda bagaimana menggunakan semua   ini.&lt;br /&gt;Untuk menangkis segala hal negatif, afirmasikan selalu seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;em&gt;”Pikiran saya adalah milik saya, saya akan mengendalikannya!”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 2 :  Tetapkan Pikiran Anda pada Apa yang Anda Inginkan dan Singkirkan dari Apa yang Tidak Anda Inginkan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebanyakan cara kita berpikir akan digantikan oleh kata-kata, tetapi   pikiran motivasional yang terdalam biasanya berupa gambar, bukan   kata-kata. Jika sebuah gagasan muncul, biasanya berupa gambar, bukan   sebagai rangkaian kalimat yang berjalan di kepala kita. Gambar adalah   cara berpikir paling awal dan paling kuat.&lt;br /&gt;Oleh karenanya, kita harus belajar mendisiplinkan pikiran kita dan   memvisualisasikan hal-hal yang anda inginkan. Jangan biarkan lingkungan   atau orang lain mendiktekan bayangan negatif pada kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 3 :  Terapkan Hukum Utama&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlakukan orang lain seperti anda ingin diperlakukan. Sebaliknya   jangan memperlakukan orang lain dengan buruk jika kita tidak ingin   diperlakukan demikian.&lt;br /&gt;Carilah hal-hal baik pada setiap orang dan setiap situasi secara konsisten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 4 : Singkirkan Semua Pikiran Negatif Melalui Pemeriksaan Diri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa mereka sedang berpikir   negatif kecuali jika mereka secara sadar berusaha untuk memeriksa   pikiran, tindakan dan reaksi mereka sendiri. Cukup tanyakan pada diri   kita,&lt;em&gt;”apakah ini positif atau negatif?”&lt;/em&gt;. Ketika kita gagal menguasai pikiran kita, maka reaksi kita cenderung akan negatif.&lt;br /&gt;Semakin sering kita berlatih menggunakan sikap mental positif, semakin cepat kita menyadari munculnya pikiran negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 5 : Berbahagialah! Buatlah orang lain bahagia!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Supaya kita merasa bahagia, bertingkahlah seperti orang bahagia! Agar bersemangat, kita harus bertindak dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;Anda pada akhirnya akan mengalami rasa bahagia dan semangat yang akan   terlihat dengan sendirinya tanpa anda harus memusatkan perhatian   padanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 6 : Bentuklah Kebiasaan Bertolerensi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berpikirlah terbuka terhadap orang lain. Cobalah untuk menyukai dan   menerima orang lain apa adanya dan bukan menuntut atau berharap mereka   bisa seperti yang kita harapkan. Carilah kebaikan dalam diri orang lain   dan belajarlah menyukai orang lain.&lt;br /&gt;Berikut adalah sedikit kutipan dari tulisan Napoleon Hill : &lt;em&gt;”Berapa   lama, oh Tuhan, kami mahluk yang lemah ini akan menyadari kebodohan  kami  dengan mencoba merusak satu sama lain karena perbedaan agama dan  ras?”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Cinta dan kasih menciptakan lingkungan mental dan fisik dimana sikap   mental positif bisa berkembang. Setiap hari, lakukanlah sesuatu yang   baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 7 : Berikan Sugesti Positif Pada Diri Sendiri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugesti adalah stimulus tertentu yang dikirimkan menuju otak anda   lewat kelima indera: penglihatan, pendengaran, perasa, peraba atau   pembau. Semuanya adalah jalan yang digunakan oleh untur-unsur eksternal   untuk memengaruhi hidup kita setiap hari. Selama proses ini dapat kita   kontrol, upayakan agar apa yang masuk dalam kelima indera anda adalah   sesuatu yang bermanfaat dan memberikan kebahagiaan. Ambillah hal-hal  yang indah saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 8 : Gunakan Kekuatan Doa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika anda berdoa, percayalah pada apa yang anda minta. Dalam setiap   badai, jiwa anda akan mendapat perlindungan dari sebuah doa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #000080"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 9 : Tetapkan Tujuan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menetapkan tujuan adalah satu cara untuk menjaga pikiran kita tetap   berada pada hal yang kita inginkan, dan menjauhi hal-hal yang tidak kita   inginkan.&lt;br /&gt;Tuliskan tujuan anda dalam selembar kertas. Visualisasikan diri anda   sendiri sedang meraih tujuan ini. Buatlah perencanaan untuk mencapai   tujuan-tujuan tersebut, kemudian ubahlah rencana tersebut menjadi sebuah   tindakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oke seperti biasa para pembaca yang budiman, cobalah untuk melakukan   apa yang bisa anda lakukan terlebih dahulu, setahap demi setahap.   Berpikir dan bertindak positif dibentuk melalui suatu aktivitas yang   berulang-ulang dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rahasiasukses&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1061551890580350853?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1061551890580350853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/langkah-menuju-sikap-mental-positif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1061551890580350853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1061551890580350853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/langkah-menuju-sikap-mental-positif.html' title='Langkah Menuju Sikap Mental Positif'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-7722798388989983011</id><published>2011-11-15T09:38:00.000+08:00</published><updated>2011-11-15T09:38:00.189+08:00</updated><title type='text'>5 Tips Sukses Berbisnis</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/sukses.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-166" title="sukses" src="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/sukses.jpg" alt="" height="186" width="220" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap  pengusaha pasti menginginkan bisnisnya sukses tanpa ada  hambatan,  pruduknya laku dan terkenal oleh semua orang, berikut tips  sukses untuk  berbisnis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap pengusaha pasti menginginkan bisnisnya  sukses tanpa ada  hambatan, pruduknya laku dan terkenal oleh semua orang,  berikut tips  sukses untuk berbisnis :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #0000ff"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. Kerja keras dan keberanian&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan prinsip dasar yang harus dimiliki karena dengan prinsip&lt;br /&gt;inilah pengusaha tidak ada kata lelah dan menyerah, apabila produk yang   dia pasarkan belum laku dipasaran mereka mencari cara lain tanpa ada   kata menyerah.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0000ff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Jeli melihat pasar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar produksi kita dilirik dan dikenal pembeli sebaiknya pengusaha   menghadirkan atau membuat produk baru yang belum ada dipasaran, kita   harus jeli melihat kebutuhan pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #0000ff"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Optimis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap pengusaha harus mempunyai jiwa optimis, pengusaha harus yakin   dan percaya bahwa produknya laku dan dikenal pembeli, sehingga dapat   memberi semangat untuk perkembangan bisnisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: #0000ff"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4. Promosi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar produk yang kita pasarkan dikenal oleh pembeli kita harus   melakukan banyak promosi, banyak cara promosi yang dapat kita lakukan   melalui surat kabar, majalah, brosur-brosur, poster, spanduk, radio,   televisi, internet dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #0000ff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;5. Rajinlah berdoa&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;setelah kita kerja keras, menciptakan produk, optimis dan promosi,   bukan itu saja kita harus rajin berdoa, keberuntungan sangat penting   agar sebuah usaha sukses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rahasiasukses&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-7722798388989983011?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/7722798388989983011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/5-tips-sukses-berbisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7722798388989983011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7722798388989983011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/5-tips-sukses-berbisnis.html' title='5 Tips Sukses Berbisnis'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6000052832406854977</id><published>2011-11-07T09:32:00.000+08:00</published><updated>2011-11-07T09:32:00.404+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/rumus-sukses.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 281px;" src="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/08/rumus-sukses.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center"&gt;Kali ini saya bagikan persamaan sukses yang saya dapat dari buku: “Three Feet From Gold”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buku ini sangat bagus, intinya mengajarkan supaya kita:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Mempunyai Tujuan Yang Jelas Dan Pasti Dalam Hidup.&lt;br /&gt;2. Mengejar Tujuan Itu Sampai Kita Mendapatkannya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buku  ini ditulis berdasarkan buku sukses sepanjang jaman yang lain:  “Think  and Grow Rich” atau “Berpikir dan Menjadi Kaya” yang dijual di  Gramedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabarnya, hampir semua pengusaha yang sangat sukses di US, pembicara, penulis sukses terinspirasi dari buku terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah persamaan sukses yang saya maksud adalah ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P+TxAxA+F=S&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang merupakan kepanjangan dari:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Passion + Talent x Association X Action + Faith = Success&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Passion = Hasrat atau Hobi atau ketertarikan anda akan sesuatu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Talent = Bakat atau keunggulan anda terhadap sesuatu hal/bidang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Association = Asosiasi/sekumpulan orang yang bisa membantu kesuksesan anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Action = Tindakan Nyata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Faith = Keyakinan, Percaya Diri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Success = Kesuksesan yang anda inginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya akan jelaskan yah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Hasrat/Passion.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunci  pertama untuk sukses adalah, menemukan apa yang anda suka  lakukan,  hobi, mempunyai banyak ketertarikan dibidang tersebut.  Carilah, buat  daftarnya. Lalu fokuskan hidup anda mengerjakan sesuatu  dibidang yang  anda suka ini. Mantap?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Kunci kedua, TEMUKAN bidang dimana anda  punya BAKAT. Dimana anda  mempunyai keunggulan? Jika anda mengerjakan  hal tersebut orang akan  bilang anda hebat. Nah cari/buat daftar dan  pilih bidang tersebut,  fokuskan hidup anda kesana. Karena disanalah  panggilan anda terletak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam  hidup, kita perlu melakukan  hal/pekerjaan/bisnis dimana kita mempunyai  hasrat dan bakat. Jelas? &lt;img src="http://rahasiasukses.blog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Association.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita harus  berkumpul, belajar dari orang yang sudah sukses. Kita  juga perlu  mempunyai TEAM yang tepat, terdiri dari orang-orang yang mau  sukses.  Kita perlu membaca buku-buku orang sukses, audio, seminar,  video dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intinya lingkari diri anda dengan lingkungan yang sukses. Orang-orang yang mau maju. Dan anda akan lebih cepat sukses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Action. Ambil TINDAKAN yang banyak dan Terencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tindakan  harus banyak. Tindakan juga harus terencana, itulah kerja  keras dulu  baru kerja pintar. Untuk sukses di awal kita perlu kerja  keras, dan  kemudian perlu kerja cerdas. Setuju? &lt;img src="http://rahasiasukses.blog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa mengambil tindakan,  tidak ada sesuatupun yang TERJADI.  Pengetahuan hanya tinggal  pengetahuan sebelum diaplikasikan. Biasakan  menjadi orang yang  bertindak!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Faith/Keyakinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa keyakinan yang  tepat/kepercayaan diri, orang sulit sekali  menjadi sukses. Dengan kadar  keyakinan yang tinggi walau awalnya  mempunyai banyak kekurangan dan  ketidak tahuan, banyak orang menjadi  sukses luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana  caranya mendapatkan keyakinan bahwa anda bisa sukses  dibidang anda?  Salah satunya dengan mengelilingi diri kita dengan  orang-orang sukses,  pemikiran-pemikiran sukses dan selalu mengingatkan  bahwa kita layak  sukses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hem… setelah 5 hal diatas dilakukan, maka pintu kesuksesan akan terbuka lebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesimpulan:  Lakukan hal/bidang dimana anda mempunyai  ketertarikan/minat yang besar,  dimana anda mempunyai bakat disana,  kelilingi dengan orang-orang yang  sama atau lebih sukses, belajar dari  ahlinya, ambil tindakan yang  banyak, dan terus menerus memperbesar  keyakinan anda dengan memasukan  inputan positif selalu. Maka kesuksesan  menjadi milik kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada  persamaan diatas anda bisa menambahkan Doa, yang jelas, kita  bisa  belajar dari persamaan diatas, menerapkannya dan membuat persamaan   sendiri kemudian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rahasiasukses&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6000052832406854977?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6000052832406854977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/kali-ini-saya-bagikan-persamaan-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6000052832406854977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6000052832406854977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/kali-ini-saya-bagikan-persamaan-sukses.html' title=''/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-95678474416625454</id><published>2011-11-04T09:29:00.001+08:00</published><updated>2011-11-04T09:31:21.967+08:00</updated><title type='text'>10 Pemimpi Terbesar dan Terhebat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/07/kisah-sukses010.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 263px; height: 350px;" src="http://rahasiasukses.blog.com/files/2010/07/kisah-sukses010.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kita boleh saja miskin harta, tapi jika masih kaya mimpi, suatu hari  kelak akan bisa mewujudkan mimpi/keinginan kita. Akan tetapi, jika  seseorang sudah miskin mimpi, tidak akan terjadi perubahan dalam  hidupnya. Seperti yang pernah dikatakan bahwa "orang yang paling miskin  bukanlah orang yang tidak memiliki harta, melainkan orang yang tidak  punya mimpi/impian".  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Simaklah 10 pemimpi terbesar dan terhebat yang mengubah dunia karena mimpi mereka!&lt;/u&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10. Martin Luther King, Jr&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Martin Luther King memiliki mimpi yang begitu besar. Ia pernah berkata  bahwa ia bermimpi suatu hari, orang-orang kulit hitam mempunyai hak dan  derajat yang sama dengan orang-orang kulit putih di Amerika. Sampai saat  ini, pesan dan mimpinya telah menginspirasi banyak orang untuk  menghapus perbedaan tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Michael Jordan&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Ia pernah ditolak masuk tim basket karena pelatihnya mengatakan ia tidak  cukup tinggi untuk bermain basket. Akan tetapi, ia tidak peduli. Ia  memiliki mimpi menjadi pemain basket ternama. Dengan latihan yang tanpa  lelah, ia sampai saat ini menjadi pemain basket terbaik dan menjadi  legenda yang tak tergantikan sampai sekarang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;8. Tiger Woods&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Tiger Woods adalah salah satu pegolf terbaik di dunia saat ini. Ia juga  menjadi salah satu olahragawan yang berpenghasilan tertinggi. Tahukah  Anda bahwa ia sudah memiliki mimpi menjadi pemain golf pada saat usianya  baru 8 tahun? Di saat anak-anak SD seusianya masih senang bermain dan  bersekolah, tapi ia sudah bermimpi menjadi pegolf nomor satu di dunia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;7. Bill Gates&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak kenal Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia  karena mendirikan perusahaan perangkat lunak raksasa, Microsoft. Ia  memiliki mimpi bahwa suatu hari setiap rumah akan memiliki PC (Personal  Computer). Meskipun ia tidak lulus kuliah alias Drop Out, tapi ia  berhasil menjadi seperti sekarang ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Kolonel Sanders&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sanders pensiun, ia mendapati dirinya hanya memiliki sedikit uang  yang tidak cukup untuk menunjang hari tuanya. Maka dari itu, ia  berusaha menjual resep ayam goreng ibunya ke berbagai penjual. Tapi  semua orang menolak. Bukan hanya puluhan atau ratusan kali ditolak, tapi  ia ditolak lebih dari seribu kali, tepatnya 1006 kali. Pada saat satu  orang berikutnya bersedia membeli, selanjutnya tinggal sejarah dan KFC  berdiri dan menyebar luas ke seantero dunia sampai saat ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Presiden Kennedy dari AS&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Presiden Kennedy dalam pidatonya pernah mengatakan ingin  memberangkatkan manusia ke bulan. Apakah mimpinya didukung oleh para  pendengar? Sama sekali tidak! Bahkan semua orang tertawa mendengarnya  karena mimpi tersebut terkesan sangat mustahil alias mission impossible.  Tapi sejarah membuktikan bahwa ia berhasil mewujudkan mimpinya yang  dulunya belum pernah direalisasikan oleh orang lain. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;4. Wright Bersaudara&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanyalah mekanik yang pekerjaannya memperbaiki sepeda. Lantas apa  yang membuat mereka menjadi pemimpi besar? Suatu hari, mereka melihat  burung yang bisa terbang bebas di udara. Mereka bertanya mengapa manusia  tidak bisa seperti itu. Lalu dimulailah petualangan mereka membuat  sesuatu yang bisa membawa manusia terbang.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengatakan mereka sudah tidak waras. Di zaman itu, belum  ada pesawat dan sangat masuk akal jika berpikir tidak ada benda yang  bisa terbang mengingat gaya gravitasi bumi yang akan membuat semua benda  jatuh ke tanah. tapi, sampai suatu hari mereka berhasil membuat mesin  pertama yang bisa terbang. Penemuan mereka termasuk salah satu yang  terbesar dalam sejarah manusia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Steve Jobs&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Steve Jobs adalah pendiri perusahaan teknologi &lt;em&gt;Apple&lt;/em&gt; yang baru  saja wafat beberapa saat lalu. Ia dianggap sebagai salah satu penemu  terbesar dalam sejarah umat manusia melalui berbagai produk teknologi  yang diciptakannya. Ia juga dianggap seorang visioner yang tak  tergantikan. Bagaimana tidak, ia berhasil mengangkat Apple yang hampir  bangkrut menjadi perusahaan raksasa yang paling bernilai saat ini. Ia  berhasil mengubah dunia melalui teknologi. Produk ciptaannya yang  revolusioner dan fenomenal antara lain, iPod, iPhone, iPad, MacBook dan  lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Thomas Alva Edison&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin Anda pasti setuju jika Edison pantas masuk dalam jajaran  pemimpi besar. Salah satu ciptaannya, bola lampu telah menerangi langit  malam yang gelap menjadi terang benderang. Ia gagal sampai ribuan kali  ketika mencoba menemukan bola lampu. Ia memiliki mimpi untuk menerangi  dunia di malam hari. Bukan hanya bola lampu yang ditemukannya, tetapi  juga lebih dari 1000 paten lain yang membuatnya menjadi penemu terbesar  dalam sejarah. Bahkan di saat hari meninggalnya, presiden Amerika  meminta seluruh rakyatnya memadamkan lampu listrik selama satu jam untuk  mengenang jasanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Anda [Isi nama Anda sendiri]&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini terkesan mengada-ada, tapi percayalah Anda layak menduduki  posisi pertama. Setiap orang pasti punya mimpi, baik mimpi kecil, sedang  maupun mimpi raksasa. Semua orang pasti bisa menjadi pemimpi terbesar  dan mengubahnya menjadi kenyataan jika mengerahkan potensi dengan  maksimal.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kembali 9 daftar sebelumnya. Mereka sama seperti Anda. Mereka  dulunya juga biasa-biasa saja. Tidak ada kehebatan dan bakat khusus  dalam diri mereka. Yang membedakan adalah mereka memiliki mimpi raksasa  yang mengubah dunia. Anda juga bisa seperti mereka. Jika Anda mampu  mewujudkan mimpi menjadi kenyataan, setidaknya Anda adalah pemimpi  terbesar dan terhebat no.1 dalam hidup Anda. Percayalah, jika mereka  saja bisa, Anda juga pasti bisa! Sekarang saatnya Anda memperjuangkan  mimpi besar Anda dan menorehkan sejarah, setidaknya dalam hidup Anda.  Ukirlah nama Anda, (minimal) karena telah berhasil mengubah hidup Anda  dari biasa-biasa menjadi luar biasa!! &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Suhardi &lt;/strong&gt;(Penulis buku motivasi "Patterns of Success")&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-95678474416625454?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/95678474416625454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/10-pemimpi-terbesar-dan-terhebat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/95678474416625454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/95678474416625454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/11/10-pemimpi-terbesar-dan-terhebat.html' title='10 Pemimpi Terbesar dan Terhebat'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2944832692658198753</id><published>2011-10-23T16:48:00.001+08:00</published><updated>2011-10-23T16:48:00.192+08:00</updated><title type='text'>Keluarga Kura-Kura Yang Sedang Piknik</title><content type='html'>&lt;a href="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/19767_309404968136_261842128136_3592140_3576596_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 216px;" src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/19767_309404968136_261842128136_3592140_3576596_n.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Pada hari yang cerah, keluarga kura-kura memutuskan untuk pergi piknik di sebuah taman yang cukup jauh dari kediaman mereka. Ayah, ibu dan dua anak kura-kura mempersiapkan bekal piknik sebelum berangkat. Karena kura-kura adalah hewan yang lambat, mereka harus menempuh waktu satu hari satu malam untuk mencapai tempat piknik yang mereka tuju. Tidak ada satu pun dari mereka yang mengeluh, karena mereka sudah terbiasa berjalan lambat. Saat sudah tiba di tempat piknik, anak kura-kura merasa senang karena lokasi piknik tersebut berupa taman yang masih asri dan belum banyak dijamah manusia. Ada air terjun kecil dan terhubung dengan sungai yang airnya sangat jernih, berbeda dengan mata air di dekat kediaman mereka, airnya sedikit keruh dan tidak terlalu segar. Dua anak kura-kura itu bermain dengan riang, sedangkan ibu dan ayah kura-kura mengeluarkan bekal makanan dari dalam tas. "Wah, ada bahan makanan yang tertinggal," ujar ibu kura-kura. "Makanan kita tidak akan lezat tanpa bahan makanan itu," "Sayang sekali, bagaimana jika kita mengundi siapa yang harus kembali ke rumah dan mengambil bahan makanan itu kembali?" saran sang ayah kura-kura. Semua setuju, kecuali si sulung, karena dia merasa akan ada sesuatu yang tidak beres dalam rencana tersebut. Tetapi dia diam saja karena tidak ingin mengurangi rasa senang dalam piknik keluarga ini. Akhirnya, hasil undian menunjukkan bahwa si sulung yang harus kembali ke rumah untuk mengambil bahan makanan itu lalu kembali ke lokasi piknik untuk makan bersama-sama. Saat itu, si sulung akhirnya mengeluarkan isi hatinya. "Tapi rumah kita jauh dan membutuhkan waktu satu hari untuk mencapainya," ujar si sulung dengan wajah bingung, "Jika aku kembali lagi ke tempat ini, akan menghabiskan waktu dua hari. Bisa-bisa kalian semua sudah memakan bekal piknik itu sebelum aku kembali ke sini," "Tenang saja, nak. Kami semua akan menunggumu kembali dan tidak akan memakan bekal makanan itu." ujar sang ayah berjanji. Ibu kura-kura dan si bungsu juga mengangguk setuju. "Janji!" tambah sang sulung. "Iya kami berjanji," ujar mereka bertiga. Akhirnya si sulung pergi menuju rumah untuk mengambil bahan makanan yang tertinggal. Berjam-jam mereka menunggu, perut tiga ekor kura-kura itu sudah berbunyi nyaring dan minta diisi. Si bungsu mulai merengek karena lapar sedangkan si sulung baru tiba ke tempat piknik keesokan harinya. Ayah dan ibu kura-kura juga merasakan hal yang sama. "Ya sudah, kita makan saja bekal ini, tak apa walaupun bahan makanannya tidak lengkap," ujar ayah kura-kura. Akhirnya mereka membuka tas bahan makanan. Dan pada saat itu, si sulung tiba-tiba melompat dari balik semak-semak. "Sudah kuduga kalian akan makan sebelum aku kembali," teriaknya dengan nada suara kecewa, "Makanya aku sembunyi di semak-semak dan tidak pulang untuk membuktikannya. Kerabat Imelda, dari kisah di atas, kita dapat mengambil kesimpulan agar tidak terburu-buru saat merencanakan sesuatu, karena segala hal perlu sebuah pemikiran matang sebelum dilakukan. Selain itu, jangan mudah berjanji bila tidak yakin dengan janji Anda. Jangan berjanji bila itu hanya untuk membuat orang lain percaya pada Anda tetapi Anda sendiri tidak dapat menjaga janji itu dengan baik. &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/9450-keluarga-kura-kura-yang-sedang-piknik.html" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:KapanLagi.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2944832692658198753?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2944832692658198753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/keluarga-kura-kura-yang-sedang-piknik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2944832692658198753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2944832692658198753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/keluarga-kura-kura-yang-sedang-piknik.html' title='Keluarga Kura-Kura Yang Sedang Piknik'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2062243652047458402</id><published>2011-10-17T16:44:00.000+08:00</published><updated>2011-10-17T16:44:00.616+08:00</updated><title type='text'>Seekor Kambing di Dalam Sumur</title><content type='html'>&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTQSgSaUjAWfrVzqtU8Qz9SPTE4xnXjbqaa8ktLDU2HuFQp95b0-G0OtZUv" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 124px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTQSgSaUjAWfrVzqtU8Qz9SPTE4xnXjbqaa8ktLDU2HuFQp95b0-G0OtZUv" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Pada suatu hari, seekor serigala berjalan-jalan di pinggir hutan. Saat sedang mencari buruan, dia menemukan sebuah sumur yang memiliki air jernih di dalamnya. Karena penasaran dan rasa haus yang melanda, serigala tersebut berjalan di pinggir sumur untuk mencapai air. Karena terburu-buru, sang serigala terpeleset dan masuk ke dalam sumur. Beruntung, sumur tersebut tidak terlalu dalam, hanya seperempat bagian kaki serigala yang terendam. Masalah timbul, bagaimana caranya serigala itu dapat keluar dari dalam sumur? Sang serigala lama memikirkan hal itu hingga dia mendengar suara seekor kambing di luar sumur sedang berjalan-jalan. Sang serigala lalu memanggil kambing. "Kambing, masuklah ke dalam sumur ini! Ada banyak air yang rasanya segar sekali..." ujar sang serigala. "Benarkah?" tanya sang kambing tidak percaya. "Tentu saja, aku tidak berbohong, masuklah!" Sang kambing akhirnya masuk ke dalam sumur dan meminum air yang menurut serigala sangat enak. Ternyata serigala memang tidak berbohong, air di dalam sumur sangat segar dan nikmat. Lalu sang serigala mengatakan, "Tetapi aku bingung bagaimana cara kita keluar dari sini," ujar sang serigala menambahkan. Pada saat itu, kambing juga ikut berpikir. Sang serigala lalu menawarkan sebuah ide jitu, dia meminta kambing untuk menaikkan kedua kaki depannya pada dinding sumur, dengan begitu, serigala dapat keluar ke atas. Kambing menyetujui hal tersebut dan menganggapnya sebagai ide yang cerdas. Tak disangka, serigala tertawa kencang ketika sudah keluar sumur dan membiarkan kambing bingung seorang diri. "Dasar kambing bodoh, aku sengaja menyuruhmu masuk ke sumur agar aku dapat keluar. Nah, pikirkan sendiri bagaimana cara agar kau dapat keluar dari sumur itu," Sang serigala lalu meninggalkan kambing yang berada di dalam sumur seorang diri dan tidak tahu bagaimana caranya keluar dari dalam sumur. Kerabat Imelda...dari cerita ini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ajakan apapun yang ditawarkan oleh orang lain sebaiknya kita pikirkan dengan baik. Bisa jadi orang yang menawarkan sesuatu yang menggiurkan tidak berbohong pada awalnya, tetapi berhati-hatilah karena Anda bisa terjebak dalam sebuah permainan yang akan merugikan diri Anda sendiri di kemudian hari. &lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/9427-seekor-kambing-di-dalam-sumur.html" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER: kapanlagi.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2062243652047458402?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2062243652047458402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/seekor-kambing-di-dalam-sumur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2062243652047458402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2062243652047458402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/seekor-kambing-di-dalam-sumur.html' title='Seekor Kambing di Dalam Sumur'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5551303897869912756</id><published>2011-10-15T16:39:00.000+08:00</published><updated>2011-10-15T16:39:01.018+08:00</updated><title type='text'>Nilai Sebuah Kepercayaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/office_boy.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 177px; height: 132px;" src="http://www.yumeko.web.id/wp-content/uploads/2008/06/office_boy.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Ada seorang pemuda yang dulunya hanya seorang Office Boy biasa di perusahaan Jepang. Namun selang tahun kemudian pemuda ini berhasil menjadi pengusaha sukses di bidang jasa. Kenapa itu terjadi ? Pemuda yang hanya lulus SMP awalnya hanya mencari pekerjaan. Dan diterimalah dia bekerja di kota besar ini. Betapa senangnya pemuda itu. Itu terlihat dari kinerjanya yang selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas, selalu tersenyum ramah dan siap menolong teman yang membutuhkannya. Bahkan kerja lembur dan tidur di kantor pun dijalaninya dengan senang. Tugas yang tadinya hanya jadi pesuruh, membereskan file, mengantar minuman di suatu hari meningkat menjadi pembantu administrasi. Saat ada karyawan kantor yang mengalami musibah dan tidak dapat menyelesaikan tugasnya, pemuda itu mau belajar keras menggunakan komputer untuk membantu temannya mengetik tugas. Bos pemuda itu adalah orang Jepang. Dan pemuda itu sering sekali menemani dan membantu bosnya itu bekerja lembur. Walau perintah bos ini menggunakan bahasa Jepang, namun karena keinginan keras untuk belajar maka pemuda itupun menguasai bahasa Jepang sekaligus. Dan penguasaannya terhadap bahasa Jepang juga tidak lepas dari bantuan karyawan Jepang yang ada diperusahaan itu, yang sangat menghargai jika ada bangsa lain yang mau belajar bahasanya. Karena itu setiap teman Jepangnya pulang kampung pemuda itu selalu minta untuk dibawakan buku – buku. Hasilnya terlihat empat tahun kemudian. Dari yang semula hanya pembantu administrasi naik menjadi asisten administrasi penghubung. Setiap ada tamu dari Jepang pemuda itu selalu yang diminta untuk menemani mereka. Menjadi penerjemah bagi mereka dan lama - lama pemuda itu dipercaya mengurus banyak hal seperti menghadap pejabat dan menyampaikan pesan penting antar departemen. Sekian tahun kemudian atas persetujuan dan bantuan bosnya serta kepercayaan yang terbentuk selama ini, pemuda itu meminta ijin mengundurkan diri untuk membuka usaha di bidang jasa, yaitu mengurus berbagai perijinan dan perekrutan karyawan, khususnya untuk perusahaan Jepang yang akan berinvestasi di Indonesia. Pemuda itu merasa bersyukur dengan apa yang telah dialami dan didapatkannya. Dan berjanji akan terus belajar. Kerabat Imelda...kisah ini adalah sebuah contoh proses perjuangan seorang karyawan biasa sampai akhirnya bisa membangun usahanya sendiri. Apa yang dicapainya saat ini tidak dibangun dalam sekejap, tapi dengan kerja keras, kejujuran, dapat dipercaya dan penuh tanggung jawab, mau belajar serta tahu menempatkan diri. Dan kualitas karakter positif itulah yang mengubah hidupnya. Karena itu jika kita ingin berhasil sepertinya maka kita bisa memulainya dari dimana kita berada saat ini dengan belajar, bekerja sungguh – sungguh, dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan. Begitu integritas kita terbangun maka apapun yang kita tekuni lambat atau cepat pasti akan mendapat tempat dan pasti kesuksesan demi kesuksesan akan datang menyusul. &lt;a href="http://www.ceritadanwarta.com/2010/08/nilai-sebuah-kepercayaan.html" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:ceritadanwarta.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5551303897869912756?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5551303897869912756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/nilai-sebuah-kepercayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5551303897869912756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5551303897869912756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/nilai-sebuah-kepercayaan.html' title='Nilai Sebuah Kepercayaan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2055855492282363362</id><published>2011-10-07T16:57:00.001+08:00</published><updated>2011-10-07T16:59:23.094+08:00</updated><title type='text'>Kisah Ibu Kepiting dan Anaknya</title><content type='html'>&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTq8xSKrz-Bm6fxMjdarN5TdrWy2boM0cK9BpNmGlmRQJKtD0CN" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 180px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTq8xSKrz-Bm6fxMjdarN5TdrWy2boM0cK9BpNmGlmRQJKtD0CN" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Pada hari yang cerah, saat air laut mulai surut, ibu kepiting dan anaknya berjalan-jalan di sepanjang pantai. Mereka bertemu dengan banyak makhluk. Ada manusia yang sedang berjalan-jalan, ada anjing, kodok dan lain sebagainya. Sang ibu kepiting mengamati mereka semua, lalu dia mengamati bahwa ada yang salah pada cara berjalan anaknya. "Anakku, mengapa kau tidak berjalan lurus ke depan?" ujar sang ibu kepiting, "Coba kau lihat, manusia, anjing, kodok dan semua makhluk yang kita temui berjalan dengan arah lurus ke depan. Hanya kamu yang berjalan dengan arah menyamping," sang ibu kepiting agak cemas karena merasa anaknya tampak aneh dari yang lain. "Baiklah ibu, aku akan berjalan dengan arah ke depan," ujar sang anak kepiting. Dia berusaha berjalan dengan arah ke depan, tetapi tidak bisa. Si anak kepiting selalu terjatuh saat mencoba. Bahkan dia merasa kaki-kakinya menjadi sakit bila dipaksa untuk berjalan dengan mengarah ke depan seperti yang dilakukan makhluk-makhluk lainnya. "Aku tidak bisa, ibu," ujar si anak kepiting, tetapi sang ibu terus memaksa agar anaknya bisa berjalan lurus. "Coba ibu contohkan bagaimana berjalan lurus ke depan yang benar!" ujar si anak kepiting karena telah putus asa dan lelah mencoba, kaki-kakinya mulai sakit karena memaksa diri untuk menuruti keinginan ibunya. Sang ibu lalu mencontohkan bagaimana cara berjalan lurus ke depan. Nyatanya, sang ibu kepiting tidak dapat melakukan hal tersebut. Dia berkali-kali terjatuh, bahkan tubuhnya terbalik saat memaksakan diri untuk berjalan lurus ke depan. Ternyata dia sendiri tidak bisa memberikan contoh pada anaknya. Akhirnya sang ibu menyerah dan sadar bahwa setiap makhluk punya caranya sendiri-sendiri untuk hidup. Berjalan ke samping di antara makhluk-makhluk yang berjalan lurus ke depan bukan berarti dia aneh atau gagal. Menggali potensi diri jauh lebih baik daripada hanya bercermin dan meniru orang lain.&lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/9646-kisah-ibu-kepiting-dan-anaknya.html" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:KapanLagi.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2055855492282363362?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2055855492282363362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/kisah-ibu-kepiting-dan-anaknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2055855492282363362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2055855492282363362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/kisah-ibu-kepiting-dan-anaknya.html' title='Kisah Ibu Kepiting dan Anaknya'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6133693871081977664</id><published>2011-10-04T14:44:00.003+08:00</published><updated>2011-10-04T14:57:51.198+08:00</updated><title type='text'>Kisah Laki-Laki Dan Keledai</title><content type='html'>&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_YU0zR9H1n6s/TJgsy678WsI/AAAAAAAAAFs/d7G3tOc_pRU/s320/mansondonkey3.jpg" border="0" alt="" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 240px; height: 184px; " /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_YU0zR9H1n6s/TJgsHI28s0I/AAAAAAAAAFk/K0jRoS0Wab0/s320/mansondonkey1.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 208px; height: 155px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Ini kisah sejak zaman dahulu kala. Suatu ketika seorang laki-laki beserta anaknya membawa seekor keledai kepasar. Ditengah jalan, beberapa orang melihat mereka dan tertawa, “Lihatlah orang-orang dungu itu. Mengapa mereka tidak &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;naik &lt;img src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs652.snc4/61273_433967869210_94572479210_5348049_190276_n.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 208px; height: 177px;" border="0" alt="" /&gt;keatas keledai itu?” Laki-laki itu mendengar perkataan tersebut. Ia lalu meminta anaknya naik ke atas keledai. Seorang perempuan tua melihat mereka, “Sudah terbalik dunia ini, sungguh anak tidak tau diri!! Ia tenang-tenang diatas keledai, sedangkan ayahnya yang tua dibiarkan berjalan.” Kali ini si-anak turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik. Beberapa saat kemudian, mereka berpapasan dengan seorang gadis muda, “Mengapa kalian berdua tidak menaiki keledai itu bersama-sama?” Mereka menuruti nasehat gadis muda itu. Tidak lama kemudian sekelompok orang lewat. “Binatang malang…., ia menanggung beban dua orang gemuk tak berguna. Kadang-kadang orang bisa sangat kejam!” Sampai disini, ayah dan anak itu sudah muak. Mereka memutuskan untuk memanggul keledai itu. Melihat kejadian itu ,orang-orang tertawa terbahak-bahak, “Lihat manusia keledai memanggul keledai!” sorak mereka. Apa yang Anda tangkap dari cerita tadi?? Jika Anda berusaha menyenangkan semua orang, maka Anda tak akan dapat menyenangkan siapapun. Jika Anda berusaha mendengarkan komentar semua orang, bisa jadi Anda tak akan menjadi apapun dan siapapun. Maka jadilah diri sendiri, melangkah dengan pasti… Berbekal Cinta, Ilmu dan Iman… dengan Cinta hidup menjadi indah… dengan Ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan Iman hidup kian terarah….. SUMBER: milis motivasi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6133693871081977664?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6133693871081977664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/kisah-laki-laki-dan-keledai.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6133693871081977664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6133693871081977664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/kisah-laki-laki-dan-keledai.html' title='Kisah Laki-Laki Dan Keledai'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YU0zR9H1n6s/TJgsy678WsI/AAAAAAAAAFs/d7G3tOc_pRU/s72-c/mansondonkey3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2025428924379933810</id><published>2011-10-04T14:32:00.001+08:00</published><updated>2011-10-04T14:35:03.814+08:00</updated><title type='text'>Ilmu Memancing</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.destination360.com/north-america/us/washington/images/s/washington-state-fishing.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 415px; height: 332px;" src="http://www.destination360.com/north-america/us/washington/images/s/washington-state-fishing.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px; background-color: rgb(255, 249, 238); "&gt;Alkisah, di tepi sebuah sungai, tampak beberapa orang yang sedang memancing. Di antara para pemancing di sana, terdapat dua orang yang terkenal karena kepandaiannya memancing sehingga setiap hari ikan hasil tangkapan mereka berdua selalu berhasil memenuhi ember yang mereka bawa. Penduduk di sekitar situ pun sangat mengagumi mereka. Sekelompok anak muda mendatangi si pemancing ingin berguru kepada mereka. Saat mendengar maksud dan tujuan para pemuda itu, diam-diam si pemancing pertama pergi menghindar mereka sambil menggerutu, "Enak saja anak-anak muda itu mau berguru kepadaku. Ilmuku tidak akan kubagikan percuma kepada mereka karena toh tidak ada untungnya bagiku. Lebih baik waktuku kumanfaatkan sebaik-baiknya, untuk lebih berkonsentrasi mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya." Sedangkan pemancing kedua dengan ramah membalas sapaan para pemuda yang datang menghampirinya. "Kalian ingin belajar memancing? Silakan saja. Bapak dengan senang hati akan mengajari kalian." Dan selanjutnya, setiap hari, dan berhari-hari kemudian, dengan tekun dan gembira masing-masing anak mempelajari teknik-teknik memancing, mencari, dan memasang umpan di mata kail untuk menarik perhatian ikan memakan umpan, berlatih konsentrasi, dan lain-lain. Karena gembira dengan ilmu yang didapat, para murid itu membuat kesepakatan bahwa setiap sepuluh ikan hasil tangkapan mereka, akan disisihkan satu ekor untuk guru mereka sebagai tanda ungkapan rasa terima kasih. Berkat kebaikan dan kemurahan hati si pemancing dengan membagikan ilmu kepada orang-orang lain, maka di kemudian hari si pemancing tidak perlu harus memancing ikan setiap hari. Hasil tangkapan yang disisihkan oleh para muridnya ternyata mampu menunjang kehidupannya di kemudian hari, sepanjang sisa hidupnya. Sedangkan pemancing yang lainnya, sepanjang hidupnya harus tetap melakukan pekerjaan memancing sendiri karena tanpa memancing dia tidak bisa menghidupi dirinya sendiri. Kerabat Imelda...Seperti seorang guru, setiap hari membagi ilmu kepada begitu banyak murid tanpa kehilangan sedikitpun ilmu yang dia punyai, bahkan pada kisah pemancing tadi, dengan membagi ilmu memancingnya, dia mendapatkan keuntungan sepanjang hidupnya. Berbahagialah mereka yang mau memberi tanpa mengharapkan balasan karena sesungguhnya hukum alam selalu memberi imbalan atas setiap perbuatan baik tanpa perlu kita memintanya. Maka pada saat kita bisa mempunyai kesempatan untuk memberi, berilah! Karena dari sisi lain kita pasti akan mendapatkan sesuatu, bahkan di luar dugaan kita. &lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/aw_artikel/4301/Ilmu_Memancing/" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2025428924379933810?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2025428924379933810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/ilmu-memancing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2025428924379933810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2025428924379933810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/10/ilmu-memancing.html' title='Ilmu Memancing'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3570966336989287613</id><published>2011-09-23T09:29:00.002+08:00</published><updated>2011-09-23T09:32:04.848+08:00</updated><title type='text'>Bring Cheer to Others</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTFLeWi4qK6PPBeN1w7sbQrdeQUjN9gPaMozeeNd0DKiLSss4-A"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 275px; height: 183px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTFLeWi4qK6PPBeN1w7sbQrdeQUjN9gPaMozeeNd0DKiLSss4-A" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kita sedang mengalami kejenuhan, bosan, suntuk atau bahkan  mengalami masalah yang berat, sering kali kita membangun tembok-tembok  yang tinggi bertuliskan "DO NOT DISTURB" (Jangan Mengganggu). Tentu  saja, teman-teman dan keluarga kita bisa melihat tembok itu dengan  jelas, karena tulisan tersebut melekat pada wajah kita. Dan kita juga  menjadi pribadi yang tidak mau peduli dengan sekitar kita. "EGP! Tidak  peduli! Saya juga sedang ada masalah!" Begitulah pembelaan yang sering  kita lontarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya butuh dihibur!" atau "Saya jenuh, tetapi tidak ada yan peduli  pada saya!" Pertanyaannya, bagaimana orang bisa mendekati kita di saat  kita tetap memperlihatkan duri di punggung kita seperti landak yang siap  menyerang? Dengan tembok-tembok yang bertuliskan "Do Not Disturb!"?  Melihat wajah kita yang sedang stres, marah, tidak ada senyum, tentu  mereka sudah ketakutan atau menjaga jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita menuntut orang-orang untuk mengerti kondisi kita,  perhatian dengan kita karena kita terlalu mengasihani diri sendiri  ("Saya kan sedang ada masalah, hidup saya susah," dan sebagainya). Loh,  memang yang punya masalah hanya kita sendiri? Semua orang pasti punya  masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan egoisnya manusia, di saat dia sedang mengalami masalah, di saat  dia sedih, dia akan mengatakan, "Bagaimana saya bisa menghibur orang  lain, sedangkan diri sayalah yang butuh dihibur?" atau "Bagaimana saya  bisa berbagi, sedangkan saya sudah tidak punya apa-apa lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saya merasa jenuh dan lelah sekali dengan  rutinitas saya. Lalu, saya berpikir untuk me-nonaktifkan BBM saya.  Tetapi, saya tidak melakukannya. Saat malam tiba, saya baru saja ingin  beristirahat. Tiba-tiba, satu per satu teman saya mengirimkan BBM dan  meminta waktu saya untuk mendengarkan curhatan mereka, ada yang merasa  kesepian, ada yang merasa jenuh. Saya pun dengan sabar membaca BBM  mereka, lalu, menarik nafas dalam-dalam, dan tersenyum, dan membalas BBM  mereka dengan memberikan semangat kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mereka mengucapkan terima kasih atas waktu dan semangat  yang saya berikan kepada mereka. Mereka memberikan icon 'tersenyum'.  Saya tidak membantu mereka menyelesaikan masalah, tetapi saya mencoba  untuk menghibur mereka, bahwa segalanya akan baik-baik saja. Lalu apa  yang terjadi? Saya yang tadinya juga merasa jenuh dan tidak semangat,  seolah dikembalikan semangatnya dua kali lipat. Mereka mengucapkan  terimakasih berkali-kali. Saya tidak merasa berbuat apa-apa, tidak  membantu apa-apa. Saya hanya memberikan waktu untuk mendengarkan mereka.  Terkadang, tanpa kita sadari, sekecil apapun yang kita lakukan untuk  orang lain, itu sangat berarti bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin teman-teman juga pernah mengalami hal yang sama dengan  pengalaman saya ini. Semoga kita selalu belajar untuk berbagi dalam  kondisi apapun, karena apa yang kita bagikan akan dikembalikan kepada  kita, bahkan dilipatgandakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark Twain mengatakan "The best way to cheer yourself is to try to cheer someone else up"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/artikel_anda/4207/Bring_Cheer_to_Others/"&gt;SUMBER: Rosita - andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3570966336989287613?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3570966336989287613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/09/bring-cheer-to-others.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3570966336989287613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3570966336989287613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/09/bring-cheer-to-others.html' title='Bring Cheer to Others'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8572520523679381601</id><published>2011-09-23T09:25:00.001+08:00</published><updated>2011-09-23T09:27:46.914+08:00</updated><title type='text'>Kisah Tukang Cukur yang Mempertanyakan Adanya Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/24401_381442091746_95459701746_4255746_3993430_a.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 180px; height: 207px;" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/24401_381442091746_95459701746_4255746_3993430_a.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut  merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya  dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.&lt;br /&gt;“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, apa yang terjadi di  jalanan itu menunjukkan bahwa Tuhan itu tidak ada? Katakan kepadaku,  jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit??, mengapa ada anak  terlantar??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Tuhan ada, pastiah tidak akan ada orang sakit ataupun  kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Tuhan Yang Maha  Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada  orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar  (mlungker-mlungker, istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak  dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.&lt;br /&gt;“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak!” elak si konsumen.&lt;br /&gt;“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang  dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar  sana,” Si konsumen menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!” sanggah si tukang cukur.&lt;br /&gt;”Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama-nya!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan Tuhan, Tuhan itu juga ada, tapi apa yang terjadi…  orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya. Oleh  karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER: dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8572520523679381601?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8572520523679381601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/09/kisah-tukang-cukur-yang-mempertanyakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8572520523679381601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8572520523679381601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/09/kisah-tukang-cukur-yang-mempertanyakan.html' title='Kisah Tukang Cukur yang Mempertanyakan Adanya Tuhan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3608754245563518888</id><published>2011-07-18T23:28:00.002+08:00</published><updated>2011-07-18T23:34:41.475+08:00</updated><title type='text'>Kisah Katak dan Sumur Tua</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_KE8TyWt27VU/S_yp1VrdgvI/AAAAAAAAAKM/jr-eb0Ns-U0/s1600/frog+competition.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 486px; height: 321px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KE8TyWt27VU/S_yp1VrdgvI/AAAAAAAAAKM/jr-eb0Ns-U0/s1600/frog+competition.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 14px; line-height: 13px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-4260551207842913472" style="width: 493px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;Di sebuah kubangan, hiduplah tiga ekor katak muda. Semenjak dilahirkan, katak-katak muda tersebut tidak pernah pergi ke mana-mana. Bagi mereka, kubangan itulah yang menjadi pusat kehidupannya. Mereka makan, tidur dan bermain di kubangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, musim kemarau yang berkepanjangan muncul. Karena tak setetespun hujan turun, dan matahari bersinar terlampau terik, akhirnya kubangan tersebut kering kerontang. Airnya menguap tak bersisa, dan meninggalkan ketiga katak yang hampir lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu katak kemudian berkata, "kalau kita tidak memberanikan diri pergi dan mencari sumber air lainnya, maka kita akan mati kelaparan dan kering di sini." Katak lainnya pun mengangguk setuju. Dan pergilah para katak mencari sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari kubangan tempat tinggal mereka, berdirilah sebuah sumur yang tua. Airnya jernih dan tampak segar. "Hei, lihatlah, kita selamat!" sahut seekor katak. Ia pun mengajak saudara-saudaranya melompat ke dalam sumur tersebut. "Di sini kita akan tinggal, airnya jernih dan berlimpah, tentu kita akan selamat dan tak akan kekurangan lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor katak lainnya menolak, "tidak, aku tak mau lompat ke situ. Bayangkan saja kalau nanti sumur ini juga kering, bagaimana kita keluar dari sumur ini? Mending aku pergi ke danau dan mencari tempat aman di sana," katanya. Sang katak yang pertama kali menemukan sumur angkuh berkata, "buat apa kamu ke danau. Di situ banyak binatang lain dan buaya yang siap menyantap kita. Lebih baik aku mati di sini saja," katanya bersikeras. Ia pun melompat dan berenang-renang bahagia di dalam sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dua katak lainnya memutuskan pergi ke danau. Di sana mereka berkumpul dengan keluarga katak, yang sudah tinggal lama. Buaya memang menjadi ancaman bagi mereka, namun ada saja cara untuk menghindar dan menemukan persembunyian yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan katak keras kepala yang nekat melompat ke dalam sumur, mati setelah sumur tua juga ikut kekeringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan sesuatu, tentu ada saja resiko yang harus kita tempuh. Namun, kita juga harus bijaksana memilih resiko mana yang bisa dijadikan tantangan dan kita hadapi. Kelebihan dan kekurangan, hendaknya dipertimbangkan, agar ke depannya kita bisa sukses dan tidak terjebak pada kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://woman.kapanlagi.com/inspiring/lentera/8331-kisah-katak-dan-sumur-tua.html" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:Agatha Yunita &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3608754245563518888?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3608754245563518888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/07/kisah-katak-dan-sumur-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3608754245563518888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3608754245563518888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/07/kisah-katak-dan-sumur-tua.html' title='Kisah Katak dan Sumur Tua'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KE8TyWt27VU/S_yp1VrdgvI/AAAAAAAAAKM/jr-eb0Ns-U0/s72-c/frog+competition.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3011690791621275035</id><published>2011-07-18T23:17:00.001+08:00</published><updated>2011-07-18T23:25:46.620+08:00</updated><title type='text'>Nilai Sebuah Senyuman Kita</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_gsRDtEHAAXg/SjybQK0hVMI/AAAAAAAAABs/P8ZeErhFP54/S730/Dasyat__+Senyum+Astrid+Maniez+Banget___+Menggoda+Iman.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 375px; height: 528px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gsRDtEHAAXg/SjybQK0hVMI/AAAAAAAAABs/P8ZeErhFP54/S730/Dasyat__+Senyum+Astrid+Maniez+Banget___+Menggoda+Iman.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 14px; line-height: 13px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-7648528811275197814" style="width: 493px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;Dia tidak meminta bayaran, namun menciptakan banyak&lt;br /&gt;Dia memperkaya meraka yang menerimanya, tanpa membuat melarat mereka yang memberinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia terjadi hanya sekejap namun kenangan tentangnya kadang-kadang bertahan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun yang meskipun kaya mampu bertahan tanpa dia, dan tak seorangpun yang begitu miskin tetap menjadi lebih kaya daripada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menciptakan kebahagian di rumah, mendukung niat baik dalam bisnis dan merupakan tanda balasan dari kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberi istirahat untuk rasa lelah, sinar terang untuk rasa putus asa, sinar mentari bagi kesediahan dan penangkal alam bagi kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia tidak bisa di beli, dimohon dipinjam atau dicuri karena dia adalah sesuatu yang tidak berguna sebelum di berikan pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila pada menit terakhir kesibukan ... di mana sebagian pelayan penjual kami menjadi terlalu lelah untuk memberi Anda senyuman, bolehkah kami meminta Anda meninggalkan seulas senyuman Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak seorangpun yang begitu yang lebih membutuhkan senyuman daripada mereka yang tidak punya lagi yang tersisa untuk diberikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum merupakan aktivitas dan ekspresi wajah. Kelihatannya mudah tapi sebagian orang susah. Susahnya di mana? pada saat senyum yang ikhlas. Dalam Islam senyum itu di nilai ibadah, d sisi sosial, dengan senyum , maka kita mampu membahagiakan orang lain. MArilah senyum seikhlasnya agar kita tidak tergolong manusia yang pelit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kulinet.com/baca/nilai-sebuah-senyuman-kita/1289/" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER: Abdul Karim Ismail &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3011690791621275035?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3011690791621275035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/07/nilai-sebuah-senyuman-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3011690791621275035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3011690791621275035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/07/nilai-sebuah-senyuman-kita.html' title='Nilai Sebuah Senyuman Kita'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gsRDtEHAAXg/SjybQK0hVMI/AAAAAAAAABs/P8ZeErhFP54/s72-c/Dasyat__+Senyum+Astrid+Maniez+Banget___+Menggoda+Iman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6387615886613755636</id><published>2011-06-30T16:11:00.000+08:00</published><updated>2011-06-30T16:12:03.195+08:00</updated><title type='text'>MELEPASKAN 8 HAL DALAM HIDUP</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 15px; "&gt;1. Melepas tekanan&lt;br /&gt;Lelah tidaknya Anda tergantung pada persepsi Anda. Apabila Anda tidak membersihkan pikiran, maka pikiran akan penuh debu. Setiap hari Anda akan menemui banyak kegiatan, sebagian bahagia, sebagian lagi tidak.&lt;br /&gt;Semua peristiwa ini akan menetap di pikiran, melebur dan mengacaukan pikiran. Bila Anda menyimpan kenangan yang menyakitkan, Anda akan merasa sangat tertekan. Oleh karenanya, bersihkan pikiran Anda, biarkan hal-hal itu berlalu, singkirkan kenangan pahit, maka Anda akan memiliki banyak ruang untuk kebahagiaan.Ketidakbahagiaan merupakan akar penderitaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melepas kekhawatiran&lt;br /&gt;Kebahagiaan sebenarnya cukup sederhana. Melatih tersenyum, bukan secara mekanis memasang ekspresi pada wajah Anda, tetapi berusaha keras untuk mengubah apa yang Anda rasakan di dalam. Belajar untuk menerima kenyataan dengan tenang; belajar bagaimana mengatakan kepada diri sendiri, “Saya akan mengikuti sifat alam.” Belajar bagaimana menghadapi krisis dengan jujur, memandang hidup dengan positif, melihat sisi terang dari segala sesuatu. Dengan demikian, secercah cahaya akan masuk ke dalam hati Anda dan menghalau kegelapan.Kebahagiaan itu sebenarnya sederhana. Hanya membiarkan diri Anda merasa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melepas pikiran ruwet&lt;br /&gt;Hilangkan hal itu dari kamus Anda. Tidak semua orang bisa menjadi contoh teladan yang dikagumi semua orang, namun semua orang dapat memiliki pikiran yang besar. Pikiran yang besar dapat meredam rasa sakit dan kesedihan seseorang; dapat mengompensasi kekurangan Anda; memungkinkan Anda untuk melanjutkan perjalanan hidup tanpa rasa takut dan membantu menyadari bahwa pikiran Anda sendiri dapat melampaui gedung pencakar langit dan gunung tertinggi! Percaya pada diri sendiri, temukan relung sendiri dan Anda juga dapat memiliki kehidupan yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Melepas rasa malas&lt;br /&gt;Kerja keras dapat mengubah hidup seseorang. Jangan gelap mata, iri pada orang lain. Jika Anda dapat mencoba keras dan gigih, Anda juga bisa memilikinya. Karena ketika Anda berlatih hingga sempurna, itu adalah sebuah ketrampilan. Hanya untuk mengingatkan: memperbaiki diri sendiri, bahagia, sehat, dan bersikap baik, akan memungkinkan Anda untuk memiliki kehidupan yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Melepas sikap buruk&lt;br /&gt;Jika ingin berhasil, berusahalah untuk menjadi yang terbaik. Ganti sikap negatif Anda dengan positif. Ganti keacuhan dengan martabat, kemunafikan dengan ketulusan; pikiran sempit dengan toleransi, depresi dengan kebahagiaan, kemalasan dengan ketekunan, kerentanan dengan ketangguhan... selama Anda mau, Anda akan menjadi yang terbaik sepanjang hidup Anda.&lt;br /&gt;Tidak ada yang bisa mempengaruhi hasil perjuangan Anda. Anda adalah satu-satunya yang bertanggung jawab. Meskipun tidak semua mimpi dapat menjadi kenyataan, mimpi indah dapat membawa keindahan pada hidup seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Melepas keluhan&lt;br /&gt;Lebih baik bekerja keras daripada mengeluh. Semua kegagalan adalah dasar untuk sukses. Mengeluh dan menyerah adalah halangan yang mencegah datangnya keberhasilan. Menerima kegagalan dengan tenang adalah cara cerdas. Mengeluh tidak dapat mengubah kenyataan, hanya kerja keras yang bisa membawa kembali harapan. Emas murni selalu ada saatnya bersinar.&lt;br /&gt;Banyak mukjizat dalam kehidupan dibuat oleh orang yang lahir dalam lingkungan yang tidak menyenangkan. Jangan khawatir pada hidup, dan jangan berpikir bahwa kehidupan memperlakukan Anda secara tidak adil. Pada kenyataannya, Anda diberikan porsi hidup yang sama dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Melepas keraguan&lt;br /&gt;Mengambil tindakan cepat. Setelah Anda memutuskan sesuatu, jangan ragu. Majulah ke tujuan Anda dan jangan menoleh ke belakang. Kesempatan muncul sekejab dan hanya kecepatan dan ketegasan yang dapat menangkapnya.&lt;br /&gt;Mengambil tindakan cepat merupakan salah satu karakteristik orang sukses. Bila Anda tahu bahwa ide Anda baik, bertindaklah secepat Anda bisa, jika Anda melihat peluang yang baik, tangkaplah. Dengan demikian, Anda dijamin akan sukses.Beberapa orang harus Anda lupakan. Beberapa kejadian baik untuk mengintrospeksi diri Anda. Beberapa hal harus diurus. Beberapa hal tidak bisa menunggu, dan sekali keraguan timbul akan mengakibatkan penyesalan dalam hidup Anda. Hanya jika Anda dapat membiarkan hal-hal tersebut pergi ketika Anda harus melepasnya, Anda dapat memperoleh kebahagiaan yang benar-benar milik Anda dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Melepas prasangka&lt;br /&gt;Ketika pikiran Anda luas, langit dan bumi akan menunjukkan ruang.&lt;br /&gt;Toleransi adalah kebaikan. Bila Anda menolerir orang lain, Anda benar-benar membuat ruang bagi jiwa Anda. Hanya dalam dunia yang penuh toleransi, manusia dapat memainkan lagu kehidupan yang harmonis.&lt;br /&gt;Jika tidak menginginkan prasangka, kita harus menciptakan masyarakat yang toleransi. Jika kita ingin menghilangkan prasangka, pertama-tama kita harus menyingkirkan pikiran sempit. Hanya dengan menyingkirkan prasangka jauh-jauh, seseorang dapat memiliki keharmonisan dengan diri sendiri, dengan orang lain dan masyarakat. Bukan hanya kita yang menginginkan kebahagiaan, tetapi juga teman dan saudara kita, dan bahkan orang asing. Kita ingin mereka semua merasakan kebahagiaan kita. Sukacita berbagi kegembiraan melampaui sukacita dalam memiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.epochtimes.co.id/kehidupan.php?id=551" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;SUMBER:epochtimes&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6387615886613755636?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6387615886613755636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/06/melepaskan-8-hal-dalam-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6387615886613755636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6387615886613755636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/06/melepaskan-8-hal-dalam-hidup.html' title='MELEPASKAN 8 HAL DALAM HIDUP'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1932491167967438539</id><published>2011-05-02T18:09:00.003+08:00</published><updated>2011-05-02T18:14:14.732+08:00</updated><title type='text'>Kisah Seekor Anak Anjing</title><content type='html'>&lt;a href="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACZAKoDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAQUBAQEAAAAAAAAAAAAAAAMEBQYHAQII/8QAPhAAAQMDAgQDBAcGBQUAAAAAAQACAwQFERIhBjFBURMiYQcycYEUIzNCUpGhFTSxwdHwJDVicnM2N6Ky8f/EABkBAAIDAQAAAAAAAAAAAAAAAAACAQMEBf/EACERAAMAAgIDAAMBAAAAAAAAAAABAgMREiEEMUETFCJR/9oADAMBAAIRAxEAPwDbEIQgAQhCABCEIAEIQgAQhCABCEIAEE4Gc7JKpqIqaMvmeGtHfqqxcby+skDKWQsZnljAd8SobSJS2T011p2HDHF57tCSF2GcljdHcO3VXpqmF0hD5vFIdhzWnyt7pNtdFVtfN44ZTRnDWMwPzPfkk5jcC6RXKmk5yBvxToOBGQQR6LNKW5ObWmOct8J+7WsdkNPTfrzVhbdZDTtnp3nW06HNztnKlWQ5LWhNKata9jRLlr+p7p2CDyOR3TighCEACEIQAIQhAAhCEACEIQAIQhAAkaupjpYHSyua0AfeSx2VF4nuRuda2jp3/UtdpyOvc/32S1WkSlt6G93vIrHOe5z3szhrQdLT/NVW83WdobTU8ml72lziB7g7JerljMsjWH6uIAYHXt/fcqsVdcxrzI4EiXZ2OgWZU6Zo4qUTdPcTSwxCN2ojJfv6JnJdWzwiNp0U7TgNbtnBUVDPmWSEP1BzQ6Mj05j8kzLjE86c6S7ke6kgsdRWtbFqhaI5ACck5Kk7Fei/UXnBf7w7Huqg6Z22eWd/mvVJK+nnL2uOMYI7joVDJSNTor+HO0OPLp6HkVZeHbi6dphlcTg+Vx6rHBVuppIZ4yS3ODv0V14eujvFYQdgeaeL/wBEuDTFxeIHiWFjx94Ar2tBSCEIQAIQhAAhCEACEIQAIQhAEBxpdTbLQ/wnYmlyxp7dyqHTP0xQzOyXFjgc+qmPau9+KJrWktJd+gyoCKYimjyQ5jmD4gjkf77lZs1GjDG+yNfkioYDv7w9cFVmuYQHM9P1VvqYY3N1Qu0v7EKu3OLzZLNLhzAVEWaMkEHqLHteDh3NOTL4pjf+I5+aTmhw7B5pSlpZ55I4qWMySauQPL4nor9r2UKXvQrp1Pz15r3CzS7T6Beq2grraI/pkOkO917XBzT8x/BeXyc3d9km9j8Wn2PWv+qEXbf9VZLTIGMY0bbqq0r9chJ6gYVltABnLfwOaFDBraZsNpOq205/0DKdppaYzFbqdjgQdAJB7lO1sXoyP2CEIUkAhCEACEIQAIQhAAhCEAQHFtmN1p4nRgGaB2tre/cfln8lSLpapaKTSWFrHDU0ei1ZMrpbYbjTmKQYOCGvH3VTlxc10X4cvBmSEdOqZ1dCZWZacOH6qa4iohw/OyKZr3veMtc1pId0z6JGLzNBxzCwOXLOgqVlXqaDVuG+bG6926lkhdMA/wANzmZa4+h3CsT4GvdkhckoGyRPaRlrmkHboQo5v0xljSeyOjljuVLUUT2EMcw+VxGQ4DZ2OiqUrsFsTzgtHmCu0FGy228CBmup0hoPc4xk+iZ0fDjWxGWqOqV+535FPFpbIzTy0QFBKX1DXOaRGwHburvwFSyV16jZK3ykmeUY6DkE0pOH3TysETDjPPstH4QsH7LEtTKzTNM0MDfwsHf1J3WiP77MWT+OiyIQhazICEIQAIQuoA4hNLjc6G2Q+NcayGmj7yvDcqGi494WlqBBHeqYvJwMhwH54wjQbRZEJKmqYKqIS000c0Z5PjeHD8wlUACF1cQAIQhAFT47ML3UMUnvF5PyVRyMk4wM/ktNuNqpbiY3VLCXRnLXA4IWd3qidRVb2DUAHY3GFi8iWuzoeLU64jTGXJeNM45ADgpR1S2MbZc78LRkrGjVVpDghoI1AL0MO2zsmkFPX1J1OY2JvQSHf8gpGG3+H9rNn/a1MkUVnlfSzcHU7NL5MDyjSD1VoVUsNxpqAPikLjqPNWaCeKoYHwu1N7ro4anjpHPyVyrYohdXFcICEIQAKg8dcfx2id9ttzmOqmt+slyD4Xpjup3jPiui4Xtr5qh2qoew+DEObj3PplfMlwuUtfUT1ExOudxJJ6k90y67ZXb+Ikrxd6281D6iqnkkcT7znZKjocMe3xcFudyeyYsqHRMbGSRjbHVO6ajqbpPBS0Tdc8ztLWZAz8yldEJNvRZbBxBX8OS1E1mrGhrubBuyX1LTsP7CsT/bPxB4Gn6BQNeB9ppcf0yqlUcHX22s+soKhwIzriHiN/8AHKhK41UTNMtNIwci58ZH8VCpMdzS9omLz7QeJLw94qrlMIydmQnw2j5Bb37Lr1+3ODKCaSfxqmFvgzuJ31NO2fXGF8tMGXbnbO+F9Gew+1z2/heeeoaWiqnL4wfwgYyp2CNGXEIQMCj71QUtbRy+PGwuDDpcTgg9N06q6mKlhdJK4AAKm1lfcb1WubSh7KWE4w04ye2enxVOXJMrT7JTae0RtFwpUTAvkqmNy4+VrSdvipODhyOAYEg1ejf5pxHQ1rBrrK4Rt6RtBS7azQRC8ucCPK87ZWPU/UPeSq9jcW9sO7SSR6JtKBv4lNNg9WM1fwUg6p0nBOyTeBJ5ojh3YIaTE0RjYIpH/Uv83Vp2I+R3VvslG6lpcvdkyb47DooSLTLIz6TGHhpGCeYVsb7owrvHxpN0hnXWjq4hC2CAuPe1jHPe4Na0ZJPIBdVH9slfXW/gmofQah4sjYpnNG7YzzPp0HzQiGYlx/xFJxJxLV1IkLqYP0QDoGDYf1+aqr9gW+qRdK4uByUGTPPmpbESNA4Kllr7U6Ge0wXKihd5mmMGRh55282PgpyCzcOibxoKSrtta0nQ6OZzg3PMaXdPRZtw1c6q23KN1JIWGQhrhnAK0yS6Vk0Mf06Njm52k1AkfNYc7qWdLxlNz2u0StH49ES6kuRc47ZkBb/VPKm7OqYDTVnhzNcMOY7D2n81VZK5xy1zwT3BS1qkjfWxMkkyHO3ysvKvhrcp+xTh/wBllPdOI3zSyiC2Rhshp85e4590dm+vyW409PFSwR08EbY4o2hrGN5NAUDbmwuZDLTuDJIxs4dR2PdWCN4e0Ec+oXSxVtdnLyxxro9JGuqG0lJLUPGRG0ux3PQJdMrpl9M6NjowTzL+QT09LZUVq5Pnq2B1RMyIHmTyB64HXHIfmkW3iChpWU1viJa0e8/mT3+K9yWiF0niVVY57jz0heSbZR7MhdIf9RXOp3vfoZJDVk9yrH62tJz1xySlXLNFS6ZiPFYdQI+K81N4mewsha2JvZowo2SR79WQSSDvlUVaXSex1JLtkMjQ53Ne2uLfNum9IHGJpcOgwnWNUeR0TyQx1QuD5mtKtQ5fJVKg/eYz2crat3jvpi0CEIWkUFkXtl44bRZsVJTtnz+8vJPlyPdHrv1V7454np+FrHLVvc01L8spoz99+P4DmV813OsmqJ3VlwlbI+V5e7O5JJycpkvorvVLRASgOLpI2ObGXYGenoks7qVkiieRIWl7OYDTjKjZWu8Rx0gZ3wOQSqtl+XBWPt+gY0lwDckkgADur9wzZ77XQFn7Prpgzoxp/wDn6qhQazKwRZ8TUNOOec7YX2DwrbjauHbdRPDvEigaJC52SX4y7J+OUuSOYmO3D6MitnBHEFZKQ62Pp4x9+eRrCflup2P2aXKFhn+lwiVjS4MGTk9srVUKr9eS79mzPeGbg5sfhy5D2nBBVvgqmkghwB7Km8Y0jrNdG1kILaepOTjo7r/VJUV9JI8yzqnirizU4WaeSNDbVRY8x0qt32qlppjW0zvEhcRrYOnqP6Jr+2mmMZxnuoasuvhyOx5oJPfb+E9wpyZ9zoorxa1tEub0KmAuZGSOiiqiXxTq3CjIqkUlRqb5oHncZ5eoUxFNRzb40u7LDVu/pVx4/BvGNWwyU9p6Uc35R4tLCM7H9E1dxBRmV0MYJc3YkHICEpn2w/qiRiBEYbnIGyXi2Y74KvG5yAhzXYLiThS9BUCaN+++g5TRabJcNeyRt7g2oYTy1BW0d1S6Z3nPoMq4U7tcEbu7Quh4r6ZXQohCFqEPmHiS/wBTe611fdpTPJjEcTRpZG38I9FWKjFcHBuI8b4wkayubMAQSCOiTZMHYLict5K1v/CmU/bPQnkpo/CLWubnYnovVLqkEsj2k/VnGB6pAvY53nOG+ndLeM1kQa1x8wwQOir4ourLdTxbFuHKumt9/oKysjMtPT1DJHsA5tDgSvr2219Lc6KGtoZmzU87Q+N7eRBXxq/zMD9vUDmtV9gV+rmX91ldO91DLC+QRHcNeMbjt/NSxE+zfkLq4lHGF8tcN3tstJONnDLXfhd0Kxyrpqi018tHVsLZIzjPQjoR6LclBcWcPUt7oiZMRVETSY5gOXoe4VGfFzRo8fN+N6fozAVLsAL3q1jdMYw9shjwXkdWDOV6mqHQD6yN4zyBbjK5NJnXWSNb2KyvFNGXPOY+pP3Vw3CGmpPpZmDoBuC05Lj2HqoCuqZq94jd5IwR5R1+KSbRjS5p6bhH417Zhy5IdfyiTrKutrHmVkzo4HbNjz/HuvVKJod2tYPgEtRx6oxG8cxsl4oy1xY/ZzeYVdP4VJnplQ/ILm791PWGp1yOaebmkKIja08xsnduIgq45GHYOCWXpg+0WWkOZHb/AHFcLU/XQRE8wMKkQSaKpzB0BCull/y2I98n9V0/Drb0UZFpD1CELoFR8RtIzuvZlOnT0SS6p2Ro7ldDsLyulBIrC/DsHk7b4LRfYO/w+P4m5zrp5m/pn+SzYdFonsL/AO4NH/wz/wDooIPphcXVxBIKI4tq/ofD9XIDhxZoB9Tt/VS6rPtE/wCnH/8AKz+aTI9S2Bn9mwwySuOQAd00uzvHlYT2OE4of3ORNKj3o/gVym+i1eyMZCPGISk0eiQdAut+3StXzZ8FS2OSdJGJYm4G4Th0Il3G0jRv6hIWn3D8E8p/t1XXsZDMtdE4gjAS8RAcD0Xuv95IxKp9MsXaJsO/xWo83tBHrkLRKGPwqOFnZgWcn7ak/wBjFpbPdHwC6vge6Kc3w6hCF0jOf//Z" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 153px;" src="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACZAKoDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAQUBAQEAAAAAAAAAAAAAAAMEBQYHAQII/8QAPhAAAQMDAgQDBAcGBQUAAAAAAQACAwQFERIhBjFBURMiYQcycYEUIzNCUpGhFTSxwdHwJDVicnM2N6Ky8f/EABkBAAIDAQAAAAAAAAAAAAAAAAACAQMEBf/EACERAAMAAgIDAAMBAAAAAAAAAAABAgMREiEEMUETFCJR/9oADAMBAAIRAxEAPwDbEIQgAQhCABCEIAEIQgAQhCABCEIAEE4Gc7JKpqIqaMvmeGtHfqqxcby+skDKWQsZnljAd8SobSJS2T011p2HDHF57tCSF2GcljdHcO3VXpqmF0hD5vFIdhzWnyt7pNtdFVtfN44ZTRnDWMwPzPfkk5jcC6RXKmk5yBvxToOBGQQR6LNKW5ObWmOct8J+7WsdkNPTfrzVhbdZDTtnp3nW06HNztnKlWQ5LWhNKata9jRLlr+p7p2CDyOR3TighCEACEIQAIQhAAhCEACEIQAIQhAAkaupjpYHSyua0AfeSx2VF4nuRuda2jp3/UtdpyOvc/32S1WkSlt6G93vIrHOe5z3szhrQdLT/NVW83WdobTU8ml72lziB7g7JerljMsjWH6uIAYHXt/fcqsVdcxrzI4EiXZ2OgWZU6Zo4qUTdPcTSwxCN2ojJfv6JnJdWzwiNp0U7TgNbtnBUVDPmWSEP1BzQ6Mj05j8kzLjE86c6S7ke6kgsdRWtbFqhaI5ACck5Kk7Fei/UXnBf7w7Huqg6Z22eWd/mvVJK+nnL2uOMYI7joVDJSNTor+HO0OPLp6HkVZeHbi6dphlcTg+Vx6rHBVuppIZ4yS3ODv0V14eujvFYQdgeaeL/wBEuDTFxeIHiWFjx94Ar2tBSCEIQAIQhAAhCEACEIQAIQhAEBxpdTbLQ/wnYmlyxp7dyqHTP0xQzOyXFjgc+qmPau9+KJrWktJd+gyoCKYimjyQ5jmD4gjkf77lZs1GjDG+yNfkioYDv7w9cFVmuYQHM9P1VvqYY3N1Qu0v7EKu3OLzZLNLhzAVEWaMkEHqLHteDh3NOTL4pjf+I5+aTmhw7B5pSlpZ55I4qWMySauQPL4nor9r2UKXvQrp1Pz15r3CzS7T6Beq2grraI/pkOkO917XBzT8x/BeXyc3d9km9j8Wn2PWv+qEXbf9VZLTIGMY0bbqq0r9chJ6gYVltABnLfwOaFDBraZsNpOq205/0DKdppaYzFbqdjgQdAJB7lO1sXoyP2CEIUkAhCEACEIQAIQhAAhCEAQHFtmN1p4nRgGaB2tre/cfln8lSLpapaKTSWFrHDU0ei1ZMrpbYbjTmKQYOCGvH3VTlxc10X4cvBmSEdOqZ1dCZWZacOH6qa4iohw/OyKZr3veMtc1pId0z6JGLzNBxzCwOXLOgqVlXqaDVuG+bG6926lkhdMA/wANzmZa4+h3CsT4GvdkhckoGyRPaRlrmkHboQo5v0xljSeyOjljuVLUUT2EMcw+VxGQ4DZ2OiqUrsFsTzgtHmCu0FGy228CBmup0hoPc4xk+iZ0fDjWxGWqOqV+535FPFpbIzTy0QFBKX1DXOaRGwHburvwFSyV16jZK3ykmeUY6DkE0pOH3TysETDjPPstH4QsH7LEtTKzTNM0MDfwsHf1J3WiP77MWT+OiyIQhazICEIQAIQuoA4hNLjc6G2Q+NcayGmj7yvDcqGi494WlqBBHeqYvJwMhwH54wjQbRZEJKmqYKqIS000c0Z5PjeHD8wlUACF1cQAIQhAFT47ML3UMUnvF5PyVRyMk4wM/ktNuNqpbiY3VLCXRnLXA4IWd3qidRVb2DUAHY3GFi8iWuzoeLU64jTGXJeNM45ADgpR1S2MbZc78LRkrGjVVpDghoI1AL0MO2zsmkFPX1J1OY2JvQSHf8gpGG3+H9rNn/a1MkUVnlfSzcHU7NL5MDyjSD1VoVUsNxpqAPikLjqPNWaCeKoYHwu1N7ro4anjpHPyVyrYohdXFcICEIQAKg8dcfx2id9ttzmOqmt+slyD4Xpjup3jPiui4Xtr5qh2qoew+DEObj3PplfMlwuUtfUT1ExOudxJJ6k90y67ZXb+Ikrxd6281D6iqnkkcT7znZKjocMe3xcFudyeyYsqHRMbGSRjbHVO6ajqbpPBS0Tdc8ztLWZAz8yldEJNvRZbBxBX8OS1E1mrGhrubBuyX1LTsP7CsT/bPxB4Gn6BQNeB9ppcf0yqlUcHX22s+soKhwIzriHiN/8AHKhK41UTNMtNIwci58ZH8VCpMdzS9omLz7QeJLw94qrlMIydmQnw2j5Bb37Lr1+3ODKCaSfxqmFvgzuJ31NO2fXGF8tMGXbnbO+F9Gew+1z2/heeeoaWiqnL4wfwgYyp2CNGXEIQMCj71QUtbRy+PGwuDDpcTgg9N06q6mKlhdJK4AAKm1lfcb1WubSh7KWE4w04ye2enxVOXJMrT7JTae0RtFwpUTAvkqmNy4+VrSdvipODhyOAYEg1ejf5pxHQ1rBrrK4Rt6RtBS7azQRC8ucCPK87ZWPU/UPeSq9jcW9sO7SSR6JtKBv4lNNg9WM1fwUg6p0nBOyTeBJ5ojh3YIaTE0RjYIpH/Uv83Vp2I+R3VvslG6lpcvdkyb47DooSLTLIz6TGHhpGCeYVsb7owrvHxpN0hnXWjq4hC2CAuPe1jHPe4Na0ZJPIBdVH9slfXW/gmofQah4sjYpnNG7YzzPp0HzQiGYlx/xFJxJxLV1IkLqYP0QDoGDYf1+aqr9gW+qRdK4uByUGTPPmpbESNA4Kllr7U6Ge0wXKihd5mmMGRh55282PgpyCzcOibxoKSrtta0nQ6OZzg3PMaXdPRZtw1c6q23KN1JIWGQhrhnAK0yS6Vk0Mf06Njm52k1AkfNYc7qWdLxlNz2u0StH49ES6kuRc47ZkBb/VPKm7OqYDTVnhzNcMOY7D2n81VZK5xy1zwT3BS1qkjfWxMkkyHO3ysvKvhrcp+xTh/wBllPdOI3zSyiC2Rhshp85e4590dm+vyW409PFSwR08EbY4o2hrGN5NAUDbmwuZDLTuDJIxs4dR2PdWCN4e0Ec+oXSxVtdnLyxxro9JGuqG0lJLUPGRG0ux3PQJdMrpl9M6NjowTzL+QT09LZUVq5Pnq2B1RMyIHmTyB64HXHIfmkW3iChpWU1viJa0e8/mT3+K9yWiF0niVVY57jz0heSbZR7MhdIf9RXOp3vfoZJDVk9yrH62tJz1xySlXLNFS6ZiPFYdQI+K81N4mewsha2JvZowo2SR79WQSSDvlUVaXSex1JLtkMjQ53Ne2uLfNum9IHGJpcOgwnWNUeR0TyQx1QuD5mtKtQ5fJVKg/eYz2crat3jvpi0CEIWkUFkXtl44bRZsVJTtnz+8vJPlyPdHrv1V7454np+FrHLVvc01L8spoz99+P4DmV813OsmqJ3VlwlbI+V5e7O5JJycpkvorvVLRASgOLpI2ObGXYGenoks7qVkiieRIWl7OYDTjKjZWu8Rx0gZ3wOQSqtl+XBWPt+gY0lwDckkgADur9wzZ77XQFn7Prpgzoxp/wDn6qhQazKwRZ8TUNOOec7YX2DwrbjauHbdRPDvEigaJC52SX4y7J+OUuSOYmO3D6MitnBHEFZKQ62Pp4x9+eRrCflup2P2aXKFhn+lwiVjS4MGTk9srVUKr9eS79mzPeGbg5sfhy5D2nBBVvgqmkghwB7Km8Y0jrNdG1kILaepOTjo7r/VJUV9JI8yzqnirizU4WaeSNDbVRY8x0qt32qlppjW0zvEhcRrYOnqP6Jr+2mmMZxnuoasuvhyOx5oJPfb+E9wpyZ9zoorxa1tEub0KmAuZGSOiiqiXxTq3CjIqkUlRqb5oHncZ5eoUxFNRzb40u7LDVu/pVx4/BvGNWwyU9p6Uc35R4tLCM7H9E1dxBRmV0MYJc3YkHICEpn2w/qiRiBEYbnIGyXi2Y74KvG5yAhzXYLiThS9BUCaN+++g5TRabJcNeyRt7g2oYTy1BW0d1S6Z3nPoMq4U7tcEbu7Quh4r6ZXQohCFqEPmHiS/wBTe611fdpTPJjEcTRpZG38I9FWKjFcHBuI8b4wkayubMAQSCOiTZMHYLict5K1v/CmU/bPQnkpo/CLWubnYnovVLqkEsj2k/VnGB6pAvY53nOG+ndLeM1kQa1x8wwQOir4ourLdTxbFuHKumt9/oKysjMtPT1DJHsA5tDgSvr2219Lc6KGtoZmzU87Q+N7eRBXxq/zMD9vUDmtV9gV+rmX91ldO91DLC+QRHcNeMbjt/NSxE+zfkLq4lHGF8tcN3tstJONnDLXfhd0Kxyrpqi018tHVsLZIzjPQjoR6LclBcWcPUt7oiZMRVETSY5gOXoe4VGfFzRo8fN+N6fozAVLsAL3q1jdMYw9shjwXkdWDOV6mqHQD6yN4zyBbjK5NJnXWSNb2KyvFNGXPOY+pP3Vw3CGmpPpZmDoBuC05Lj2HqoCuqZq94jd5IwR5R1+KSbRjS5p6bhH417Zhy5IdfyiTrKutrHmVkzo4HbNjz/HuvVKJod2tYPgEtRx6oxG8cxsl4oy1xY/ZzeYVdP4VJnplQ/ILm791PWGp1yOaebmkKIja08xsnduIgq45GHYOCWXpg+0WWkOZHb/AHFcLU/XQRE8wMKkQSaKpzB0BCull/y2I98n9V0/Drb0UZFpD1CELoFR8RtIzuvZlOnT0SS6p2Ro7ldDsLyulBIrC/DsHk7b4LRfYO/w+P4m5zrp5m/pn+SzYdFonsL/AO4NH/wz/wDooIPphcXVxBIKI4tq/ofD9XIDhxZoB9Tt/VS6rPtE/wCnH/8AKz+aTI9S2Bn9mwwySuOQAd00uzvHlYT2OE4of3ORNKj3o/gVym+i1eyMZCPGISk0eiQdAut+3StXzZ8FS2OSdJGJYm4G4Th0Il3G0jRv6hIWn3D8E8p/t1XXsZDMtdE4gjAS8RAcD0Xuv95IxKp9MsXaJsO/xWo83tBHrkLRKGPwqOFnZgWcn7ak/wBjFpbPdHwC6vge6Kc3w6hCF0jOf//Z" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah toko hewan peliharaan (pet shop) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak: "Dijual anak anjing." Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya, "Berapa harga anak anjing yang Anda jual itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik toko menjawab, "Harganya berkisar antara 30 - 50 dolar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, "Wah. Aku hanya mempunyai 23,5 dolar. Hmmm, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang dijual?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama, dari ruangan dalam toko, muncullah lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing tertinggal paling belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling belakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, "Kenapa dengan anak anjing itu?" Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing yang cacat itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik toko itu segera menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu! Tapi jika kamu ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,"Aku tak mau Bapak memberikan anak anjing itu secara cuma-cuma padaku. Meski cacat, anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 23,5 dolar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 dolar sampai lunas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi penjual itu tetap menolak. Katanya, "Nak, kamu jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari dengan cepat. Dia juga tidak bisa melompat dan bermain sebagaimana anak anjing lainnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu, tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Pak, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu memerlukan seseorang yang mau mengerti penderitaannya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata haru menetes dar sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata,"Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik kamu, Nak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat Imelda....Nilai kemuliaan hidup tidak terletak pada status ataupun kelebihan yang kita miliki, melainkan pada apa yang kita lakukan berdasarkan pada hati nurani yang bisa mengerti dan menerima kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan fisik bukanlah jaminan keindahan batin. Setuju kan? &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dari: imeldafm&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1932491167967438539?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1932491167967438539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-anak-anjing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1932491167967438539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1932491167967438539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-anak-anjing.html' title='Kisah Seekor Anak Anjing'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2849208503879843972</id><published>2011-04-13T12:44:00.003+08:00</published><updated>2011-04-13T12:51:07.414+08:00</updated><title type='text'>Belajar dari si Renta Bungkuk yang Tak Meminta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-aLKYYdJPD8A/TaUrr0XwhaI/AAAAAAAAAIs/u2SZt5u_-1s/s1600/umbrellareparator.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 169px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aLKYYdJPD8A/TaUrr0XwhaI/AAAAAAAAAIs/u2SZt5u_-1s/s200/umbrellareparator.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594926143870371234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang mau berpikir, tidak ada yang sia-sia dari apa yang telah  diciptakan Tuhan di bumi dan di langit ini. Segala sesuatunya menyimpan  "pesan" yang harus kita cari. Bahkan tidak hanya sekadar dicari,  melainkan dijadikan cermin bahkan sandaran untuk kita bisa berpijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama  halnya di setiap perjalananku menyusuri keramaian-keramaian jalan, atau  meski hanya sekadar nongkrong di pinggiran jalan sembari menikmati  jajanan kecil, setidaknya akan ada banyak cerita jika kita mau cermati  dari setiap keadaan yang kita lihat, kita dengar, dan kita rasa, apapun  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba membuka kembali ingatan beberapa waktu yang silam.  Berturut-turut dipertemukan dengan penjual sayur keliling di ramainya  lalu lalang kendaraan. Mungkin biasa saja dengan jenis pekerjaannya,  tapi yang menjadi pusat perhatian yang menyebabkan mataku tak berkedip  atau memalingkan kepalaku ke arah lain adalah kondisi si penjual sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  tiga hari pertama, hanya bisa melihatnya saja sepanjang motorku  melewatinya sambil sesekali memerhatikan bagaimana kondisinya. Selang  beberapa hari berikutnya, ada keinginan hati untuk memberhentikan laju  motorku dan diam di pinggir jalan sembari menunggunya lewat ke  hadapanku. Setelah dia mendekat, semakin jelas terlihat keadaannya,  mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergerak seketika, teman kerjaku mengepalkan  lembaran uang sepuluh ribuan untuknya, bukan sekedar karena merasa iba  atas kondisinya, tapi semangatnya di saat dia renta dan tak lagi tegak  untuk berdiri, di saat jalannya yang tak lagi lancar tapi  terpapah-papah, tidak lantas menjadikan dia dengan mudahnya  menengadahkan tangan hanya untuk meminta belas kasihan orang dengan  meminta-minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan panjang dia susuri di teriknya siang, tak  mempedulikan bunyi klakson motor karena merasa terhalangi oleh lambatnya  dia berjalan. Berjalan terus mencari orang yang mau membeli barang  dagangannya sembari sesekali menyeka keringatnya, begitu  mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di sisi lain, ada banyak orang yang begitu  mudah meminta-minta belas kasihan orang dengan cara-cara yang tidak  baik. Segala cara dilakukan meskipun itu merendahkan dirinya sendiri  demi mendapatkan uang, padahal kondisi fisik mereka pun sehat dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat  Imelda...Ada banyak "pesan"-Nya yang bisa kita ambil dari pertemuan tak  sengaja ini. Boleh jadi kita yang kuat untuk berdiri tegak hanya  mempergunakan waktu dengan bermalas-malasan saja, kita yang bekerja di  tempat yang nyaman tidak memberikan kotribusi terbaik untuk masyarakat  banyak. Kita yang sehat, kuat dan difasilitasi barang-barang yang agak  'wah' terkadang lupa untuk bersyukur, meski sekadar mengingat mereka di  luar sana yang kekurangan, pun sekedar ber-perceptual position dengan  menjadikan diri kita adalah mereka, agar kita tahu bahwa kita masih  hidup dalam kelayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, dengar dan rasakanlah. Perjalananku  mungkin hanya sekedar perjalanan biasa, tapi yakini di setiap  perjalanan manusia akan selalu ada "pesan" yang harus kita cari. Semoga  tak menjadi sebuah kesalahan ketika ku tulis ulang apa yang aku lihat,  aku dengar, dan aku rasa. Bacalah, semoga ada hikmah untuk perjalanan  kita selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/artikel_anda/3891/Belajar_dari_si_Renta_Bungkuk_yang_Tak_Meminta/"&gt;SUMBER: andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2849208503879843972?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2849208503879843972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-si-renta-bungkuk-yang-tak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2849208503879843972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2849208503879843972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-si-renta-bungkuk-yang-tak.html' title='Belajar dari si Renta Bungkuk yang Tak Meminta'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-aLKYYdJPD8A/TaUrr0XwhaI/AAAAAAAAAIs/u2SZt5u_-1s/s72-c/umbrellareparator.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8282146435487467677</id><published>2011-04-13T12:40:00.001+08:00</published><updated>2011-04-13T12:44:34.451+08:00</updated><title type='text'>Setitik Terang di Balik Setiap Kesulitan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_97cjYI12Xa4/TExwfgyZmCI/AAAAAAAAAJE/RGAa02l1mKo/s1600/angan.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 500px; height: 375px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_97cjYI12Xa4/TExwfgyZmCI/AAAAAAAAAJE/RGAa02l1mKo/s1600/angan.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_97cjYI12Xa4/TExwfgyZmCI/AAAAAAAAAJE/RGAa02l1mKo/s1600/angan.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  Suatu kala, ada seorang yang cukup terkenal akan kepintarannya dalam  membantu orang mengatasi masalah. Meskipun usianya sudah cukup tua,  namun kebijaksanaannya luar biasa luas. Karena itulah, orang  berbondong-bondong ingin bertemu dengannya dengan harapan agar masalah  mereka bisa diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, ada saja orang yang datang  bertemu dengannya. Mereka sangat mengharapkan jawaban yang kiranya  dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang mereka hadapi. Dan  hebatnya, rata-rata dari mereka puas akan jawaban yang diberikan. Tidak  heran, kepiawaiannya dalam mengatasi masalah membuat namanya begitu  tersohor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang pemuda mendengar pembicaraan  orang-orang di sekitar yang bercerita tentang orang tua tersebut. Ia pun  menjadi penasaran dan berusaha mencari tahu keberadaannya. Ia juga  ingin bertemu dengannya. Ada sesuatu yang sedang mengganjal di hatinya  dan ia masih belum mendapatkan jawaban. Ia berharap mendapatkan jawaban  dari orang tua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil mendapatkan lokasi  tempat tinggal orang tua itu, ia bergegas menuju ke sana. Tempat tinggal  orang tua tersebut dari luar terlihat sangat luas bagai istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  masuk ke dalam rumah, ia akhirnya bertemu dengan orang tua bijaksana  tersebut. Ia bertanya, "Apakah Anda orang yang terkenal yang sering  dibicarakan orang-orang mampu mengatasi berbagai masalah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang  tua itu menjawab dengan rendah hati, "Ah, orang-orang terlalu  melebih-lebihkan. Saya hanya berusaha sebaik mungkin membantu mereka.  Ada yang bisa saya bantu, anak muda? Kalau memang memungkinkan, saya  akan membantu kamu dengan senang hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mudah saja. Saya hanya  ingin tahu apa rahasia hidup bahagia? Sampai saat ini saya masih belum  menemukan jawabannya. Jika Anda mampu memberi jawaban yang memuaskan,  saya akan memberi hormat dan dua jempol kepada Anda serta menceritakan  kehebatan Anda pada orang-orang," balas pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu berkata, "Saya tidak bisa menjawab sekarang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu merengut, berkata, "Kenapa? Apakah Anda juga tidak tahu jawabannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan  tidak bisa. Saya ada sedikit urusan mendadak," balas orang tua itu.  Setelah berpikir sebentar, ia melanjutkan, "Begini saja, kamu tunggu  sebentar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu pergi ke ruangan lain mengambil sesuatu.  Sesaat kemudian, ia kembali dengan membawa sebuah sendok dan sebotol  tinta. Sambil menuangkan tinta ke sendok, ia berkata, "Saya ada urusan  yang harus diselesaikan. Tidak lama, hanya setengah jam. Selagi  menunggu, saya ingin kamu berjalan dan melihat-lihat keindahan rumah dan  halaman di luar sambil membawa sendok ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk apa?" tanya pemuda itu dengan penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah,  jangan banyak tanya. Lakukan saja. Saya akan kembali setengah jam  lagi," kata orang tua itu seraya menyodorkan sendok pada pemuda itu dan  kemudian pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam berlalu, dan orang tua bijak itu pun kembali dan segera menemui pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertanya pada pemuda itu, "Kamu sudah mengelilingi seisi rumah dan halaman di luar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu menganggukkan kepala sambil berkata, "Sudah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu lanjut bertanya, "Kalau begitu, apa yang sudah kamu lihat? Tolong beritahu saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu hanya diam tanpa menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang  tua itu bertanya lagi, "Kenapa diam? Rumah dan halaman begitu luas,  banyak sekali yang bisa dilihat. Apa saja yang telah kamu lihat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda  itu mulai bicara, "Saya tidak melihat apa pun. Kalau pun melihat, itu  hanya sekilas saja. Saya tidak bisa ingat sepenuhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa bisa begitu?" tanya orang tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang  pemuda dengan malu menjawab, "Karena saat berjalan, saya terus  memperhatikan sendok ini, takut tinta jatuh dan mengotori rumah Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  senyum, orang tua bijak itu berseru, "Nah, itulah jawaban yang kamu  cari-cari selama ini. Kamu telah mengorbankan keindahan rumah yang  seharusnya bisa kamu nikmati hanya untuk memerhatikan sendok berisi  tinta ini. Karena terus mengkhawatirkan tinta ini, kamu tidak sempat  melihat rumah dan halaman yang begitu indah. Rumah ini ada begitu banyak  patung, ukiran, lukisan, hiasan dan ornamen yang cantik. Begitu juga  dengan halaman rumah yang berhiaskan bunga-bunga warna-warni yang  bermekaran. Kamu tidak bisa melihatnya karena kamu terus melihat sendok  ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan, "Jika kamu selalu melihat kejelekan di  balik tumpukan keindahan, hidup kamu akan dipenuhi penderitaan dan  kesengsaraan. Sebaliknya, jika kamu selalu mampu melihat keindahan di  balik tumpukan kejelekan, maka hidup kamu akan lebih indah. Itulah  rahasia dari kebahagiaan. Apakah sekarang sudah mengerti, anak muda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda  itu benar-benar salut atas kebijaksaan dari orang tua itu. Ia sungguh  puas dengan jawabannya. Akhirnya ia menemukan jawaban yang selama ini ia  cari. Sebelum pergi, ia menepati janjinya dengan memberi hormat dan dua  jempol kepada orang tua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat Imelda...Dalam hidup  ini, alangkah baiknya kita tidak menjerumuskan diri kita ke dalam  keterpurukan. Selalu ada hal positif yang bisa kita ambil. Jangan  mengorbankan keindahan hidup hanya untuk melihat sisi jeleknya. Jadilah  orang yang senantiasa melihat setitik terang di dalam gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.andriewongso.com/artikel/artikel_tetap/3900/Setitik_Terang_di_Balik_Setiap_Kesulitan/"&gt;&lt;br /&gt;SUMBER:andriewongso.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8282146435487467677?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8282146435487467677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/04/setitik-terang-di-balik-setiap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8282146435487467677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8282146435487467677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/04/setitik-terang-di-balik-setiap.html' title='Setitik Terang di Balik Setiap Kesulitan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_97cjYI12Xa4/TExwfgyZmCI/AAAAAAAAAJE/RGAa02l1mKo/s72-c/angan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-353848334773153710</id><published>2011-02-13T23:29:00.004+08:00</published><updated>2011-02-13T23:41:02.906+08:00</updated><title type='text'>Perbuatan Yang Luar biasa dari Seorang Anak Kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ramayeni.files.wordpress.com/2010/04/seorang-anak-yang-luar-biasa.jpg?w=450&amp;amp;h=600"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 450px; height: 600px;" src="http://ramayeni.files.wordpress.com/2010/04/seorang-anak-yang-luar-biasa.jpg?w=450&amp;amp;h=600" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan  tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “PERBUATAN  LUAR BIASA”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan  satu-satunya kanak-kanak yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.  Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan  pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah,  serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.&lt;br /&gt;Sejak ia berusia 10 tahun ( tahun 2001 ) anak ini ditinggal pergi oleh  ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit  keras dan miskin.&lt;br /&gt;Sejak itu Zhang Da, demikian nama anak itu, hidup dengan sang ayah yang  tidak bekerja, tidak bisa berjalan dan sakit-sakitan. Ia masih terlalu  kecil untuk memikul tanggung jawab yang berat itu, namun ia tetap  berjuang.&lt;br /&gt;Ia bersekolah dengan berjalan kaki melewati hutan kecil. Karena tidak  sarapan, diperjalanan itu ia makan daun-daun, biji-bijian dan  buah-buahan yang ia temui. Kadang ia mencoba memakan sejenis jamur atau  rumput, sehingga ia tahu mana yang masih bisa diterima lidahnya dan mana  yang tidak. Pulang sekolah, ia bekerja membelah batu-batu besar. Upah  sebagai tukang batu digunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk  ayahnya.&lt;br /&gt;Setiap hari ia menggendong ayahnya kekamar mandi, menyeka dan juga  memandikan ayahnya. Ia membeli beras dan membuatkan bubur untuk makan  ayahnya.&lt;br /&gt;Segala urusan ayahnya lainnya pun ia yang mengerjakannya sendirian. Obat  yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk  menemukan cara terbaik untuk mengobati sang ayah. Ia pun belajar tentang  obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Ia mempelajari  bagaimana seorang suster memberikan suntikan. Setelah merasa mampu, ia  sendiri yang menyuntik ayahnya.&lt;br /&gt;Ketika acara penganugerahan penghargaan tersebut berlangsung, pembawa  acara bertanya apa yang diinginkan Zhang Da ” Apakah uang atau lainnya.  Disini ada banyak pejabat, pengusaha, juga ada ratusan juta penonton  telivisi, mereka bisa membantu mu!” Namun apa yang dikatakan Zhang Da  sungguh mengejutkan siapapun, ia hanya berkata, ” Aku hanya ingin Mama  ku kembali!.”&lt;br /&gt;Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman.  Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang  berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut  menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah. Zhang Da boleh  dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini  banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya.  Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang  anak sudah mampu melakukannya. Ada anak yang sudah sekolah di SD masih  disuapi, dan memakai bajupun masih dibantu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Potensi anak sering muncul justru ketika ditempa kesulitan, jika langkah  anak selalu dimudahkan maka kreatifvitas dan daya juangnya pun tidak  akan tumbuh. Oleh karena itu, ada pepatah mengatakan, ” JANGAN MUDAHKAN  HIDUP ANAK HARI INI, UNTUK MENYULITKANNYA DI KEMUDIAN HARI.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; dr:milismotivasi&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-353848334773153710?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/353848334773153710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/02/perbuatan-yang-luar-biasa-dari-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/353848334773153710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/353848334773153710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/02/perbuatan-yang-luar-biasa-dari-seorang.html' title='Perbuatan Yang Luar biasa dari Seorang Anak Kecil'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1327622255999036370</id><published>2011-01-26T19:28:00.003+08:00</published><updated>2011-01-26T19:37:17.419+08:00</updated><title type='text'>Semangkuk Nasi Putih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://vimeylovely.files.wordpress.com/2009/07/nasiputih.jpg?w=300&amp;amp;h=208"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 208px;" src="http://vimeylovely.files.wordpress.com/2009/07/nasiputih.jpg?w=300&amp;amp;h=208" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 14px; color: rgb(34, 34, 34); line-height: 13px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 493px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut. “Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih .” Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan. Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya. Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan: “dapatkah menyiram sedikit kuah sayur di atas nasi saya. “Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum: “Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !” Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : “kuah sayur gratis.” Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.” Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya.” Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini.” Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !” Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin diluar kota, demi menuntut ilmu datang ke kota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti. Berpikir sampai di situ pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini. Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di bawah nasi? Suaminya kemudian membisik kepadanya: “Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk di nasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akandatang lagi, jika dia ke tempat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah.”"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya.” “Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?” Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih, saya sudah selesai makan.” Pemuda ini pamit kepada mereka. Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.” Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat !” katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi. Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah ke rumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari. Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi. Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur, tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang di sekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik. Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.”Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian ke sana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan.” “Siapakah direktur di perusahaan kamu ?, mengapa begitu baik terhadap kami? saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia !” sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.” Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami, direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu, yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya. Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya. Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka : “bersemangat ya ! di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 493px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;&lt;br /&gt;dari &lt;a href="http://setitikembuninspirasi.com/semangkuk-nasi-putih/" style="text-decoration: none; color: rgb(153, 51, 0); "&gt;:setitikembuninspirasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1327622255999036370?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1327622255999036370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/semangkuk-nasi-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1327622255999036370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1327622255999036370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/semangkuk-nasi-putih.html' title='Semangkuk Nasi Putih'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-9013574916678376835</id><published>2011-01-26T19:25:00.002+08:00</published><updated>2011-01-26T19:37:47.018+08:00</updated><title type='text'>Tempayan Retak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TZH8CowyZ74/TI8ZPYadUOI/AAAAAAAAAFA/1HD1r0x2i78/S380/d.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 280px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TZH8CowyZ74/TI8ZPYadUOI/AAAAAAAAAFA/1HD1r0x2i78/S380/d.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 14px; color: rgb(34, 34, 34); line-height: 19px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 490px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;Seorang tukang air India memiliki dua tempayan besar. Masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya. Tempayan retak itu hanya dapat air setengah penuh.&lt;br /&gt;Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya,&lt;br /&gt;karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu,&lt;br /&gt;merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih, sebab ia hanya dapat&lt;br /&gt;memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air,&lt;br /&gt;"Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu."&lt;br /&gt;"Kenapa? "Kenapa kamu merasa malu?" tanya si tukang air.&lt;br /&gt;"Selama dua tahun ini, saya hanya mampu membawa setengah porsi air dari yang seharusnya&lt;br /&gt;dapat saya bawa, karena adanya retakan pada sisi saya, telah membuat air yang saya bawa bocor&lt;br /&gt;sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi." kata tempayan itu. Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada akhir perjalanannya, Ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor,&lt;br /&gt;dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.&lt;br /&gt;Si tukang air berkata kepada tempayan itu,&lt;br /&gt;"Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu, tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu. Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu. Dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu,&lt;br /&gt;Dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu.Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita.&lt;br /&gt;Tanpa kamu, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KI...setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak.&lt;br /&gt;Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya.&lt;br /&gt;Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu.&lt;br /&gt;Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan.&lt;br /&gt;Ketahuilah, didalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-9013574916678376835?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/9013574916678376835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/tempayan-retak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9013574916678376835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9013574916678376835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/tempayan-retak.html' title='Tempayan Retak'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TZH8CowyZ74/TI8ZPYadUOI/AAAAAAAAAFA/1HD1r0x2i78/s72-c/d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-138802578856649841</id><published>2011-01-16T23:11:00.003+08:00</published><updated>2011-01-16T23:16:39.747+08:00</updated><title type='text'>Jadikan Hidup Lebih Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://underware.blogdetik.com/files/2008/09/hatexlove.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 360px;" src="http://underware.blogdetik.com/files/2008/09/hatexlove.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; color: rgb(34, 34, 34); "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 490px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;MEMBERI membuat kita lebih KAYA&lt;br /&gt;SENYUM membuat kita lebih INDAH&lt;br /&gt;KASIH membuat kita lebih BAHAGIA&lt;br /&gt;DOA membuat kita lebih DAMAI&lt;br /&gt;DEKAT TUHAN membuat hidup kita lebih SEMPURNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengatakan bahwa hidup ini tidak mudah untuk dijalani.&lt;br /&gt;Karena itu untuk apa kita menambah beban dalam pikiran dan perasaan kita sehingga membuat hidup menjadi tidak nyaman.&lt;br /&gt;Marilah kita buat hidup yang indah dengan lebih banyak memberi dan selalu dekat dengan Tuhan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ’memberi lebih baik daripada menerima’ ternyata sangat berpengaruh dalam hidup ini.&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mampu memberi?&lt;br /&gt;Betul ... memang orang kaya mampu untuk memberi.&lt;br /&gt;Tetapi jangan menunggu menjadi kaya baru anda memberi !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita memberi, maka hal ini membuat kita, minimal merasa, menjadi lebih kaya dari kondisi sebenarnya.&lt;br /&gt;Dengan memberi, maka kita percaya bahwa kita sudah kaya bahkan lebih kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah anda beri senyum kepada orang lain, maka ia pun akan membalasnya.&lt;br /&gt;Memberi juga merupakan bukti dari kasih kita kepada sesama.&lt;br /&gt;Nah, hal ini jelas membuat kita menjadi bahagia dan membuat hidup ini indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain prinsip ’memberi’, maka kedekatan kita dengan Tuhan, antara lain dengan berdoa dan membaca Kitab Suci, akan membuat kita selalu dapat bersukur sehingga kita menjadi penuh damai dan sukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedekatan dengan Tuhan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik karena kita lebih mengenali perintah-perintahNya dan merasakan kasihNya yang luar biasa. Semua hal ini membuat hidup kita menjadi lebih sempurna. Mau?&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; color: rgb(34, 34, 34); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;dari milis motifasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-138802578856649841?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/138802578856649841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/jadikan-hidup-lebih-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/138802578856649841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/138802578856649841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/jadikan-hidup-lebih-indah.html' title='Jadikan Hidup Lebih Indah'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2217507041974478743</id><published>2011-01-16T23:03:00.003+08:00</published><updated>2011-01-16T23:09:15.720+08:00</updated><title type='text'>Jangan....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5I0d51fiWyE/S5pP84cxagI/AAAAAAAABSA/DpQZmYX32l8/s400/jangan%5B1%5D.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5I0d51fiWyE/S5pP84cxagI/AAAAAAAABSA/DpQZmYX32l8/s400/jangan%5B1%5D.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 14px; color: rgb(34, 34, 34); line-height: 19px; "&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 490px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt; jangan menunggu bahagia baru tersenyum.&lt;br /&gt;tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu kaya baru bersedekah.&lt;br /&gt;tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu termotivasi baru bergerak.&lt;br /&gt;tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,&lt;br /&gt;tapi pedulilah dengan orang lain! maka kamu akan dipedulikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia,&lt;br /&gt;tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu terinspirasi baru menulis.&lt;br /&gt;tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu proyek baru bekerja.&lt;br /&gt;tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu dicintai baru mencintai.&lt;br /&gt;tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,&lt;br /&gt;tapi hiduplah dengan tenang, Insya Allah bukan sekadar uang yang datang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.&lt;br /&gt;tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu sukses baru bersyukur.&lt;br /&gt;tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menunggu bisa baru melakukan,&lt;br /&gt;tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti&lt;br /&gt;Seribu kata mutiara akan dikalahkan Satu Aksi Nyata! &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 490px; font-size: 15px; line-height: 1.4; position: relative; "&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2217507041974478743?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2217507041974478743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/jangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2217507041974478743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2217507041974478743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/jangan.html' title='Jangan....'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5I0d51fiWyE/S5pP84cxagI/AAAAAAAABSA/DpQZmYX32l8/s72-c/jangan%5B1%5D.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8688252271213393380</id><published>2011-01-08T15:09:00.001+08:00</published><updated>2011-01-08T15:13:45.957+08:00</updated><title type='text'>Kebahagiaan yang menular</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i33.tinypic.com/313njft.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 194px;" src="http://i33.tinypic.com/313njft.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda berangkat kerja dipagi Hari. Memanggil taxi, dan naik...&lt;br /&gt;'Selamat pagi Pak,'...katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu...&lt;br /&gt;'Pagi yang cerah bukan?' sambungnya sambil tersenyum,... lalu bersenandung kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dengan senang hati, Ia melajukan taxinya. Sesampainya ditempat tujuan.. Pemuda itu membayar dengan selembar 20ribuan, untuk argo yang hampir 15 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kembaliannya buat bapak saja...selamat bekerja Pak..' kata pemuda dengan senyum.&lt;br /&gt;'Terima kasih...' jawab Pak sopir taxi dengan penuh syukur...&lt;br /&gt;'Wah.. aku bisa sarapan dulu nih... Pikir sopir taxi itu...&lt;br /&gt;Dan ia pun menuju kesebuah warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Biasa Pak?' tanya si mbok warung.&lt;br /&gt;'Iya biasa.. Nasi sayur... Tapi.. Pagi ini tambahkan sepotong ayam'..jawab Pak sopir dengan tersenyum. Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah 'Buat jajan anaknya si mbok,.. 'begitu katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar. Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini... Dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah...cerita bisa berlanjut..Bergulir... .seperti bola salju...Pak sopir bisa lebih bahagia Hari itu...Begitu juga keluarga si mbok...Teman2 si anak...keluarga mereka...Semua tertular kebahagiaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar Kita.&lt;br /&gt;Kebahagiaan adalah sebuah pilihan...&lt;br /&gt;Jadi,,,Siapkah kita menularkan kebahagiaan hari ini? ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8688252271213393380?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8688252271213393380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/kebahagiaan-yang-menular.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8688252271213393380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8688252271213393380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/kebahagiaan-yang-menular.html' title='Kebahagiaan yang menular'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i33.tinypic.com/313njft_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5528352097924687953</id><published>2011-01-08T15:05:00.001+08:00</published><updated>2011-01-08T15:09:41.492+08:00</updated><title type='text'>A Boy and a Butterfly</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://comps.fotosearch.com/compb/UNN/UNN338/boy-looking-butterfly_~u12542172.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 342px;" src="http://comps.fotosearch.com/compb/UNN/UNN338/boy-looking-butterfly_~u12542172.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hr ada seorang anak laki2 sdg memperhatikan sebuah kepompong.. Dan ternyata didlmnya ada kupu2 yg sdg berjuang utk melepaskan diri dari dalam kepompong dan Kelihatannya begitu sulitnya.&lt;br /&gt;Si anak laki2 tsb merasa kasihan pada kupu2 tsb dan berpikir cara utk membantu si kupu2 agar bisa keluar dg mudah. Akhirnya si anak laki2 tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu2 bisa segera keluar dari sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki2 tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa yang terjadi ??? Si kupu2 memang bisa keluar dari sana,Tetapi Kupu2 tsb tidak dapat terbang,hanya dpt merayap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebabnya??? Ternyata bagi seekor kupu2 yg sdg berjuang dari kepompongnya tsb, yg mana pd saat dia mengerah kan seluruh tenaganya, ada suatu cairan didlm tubuhnya yg mengalir dg kuat ke seluruh tubuhnya yg membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi krn tdk ada lg perjuangan tsb maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu2 yg hanya dapa merayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala good intention, niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yg baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka krn kasihan atau rasa sayang, tp sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitas, karena kita tdk tega melihat mereka mengalami kesulitan, yg sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya, justru menjadi KUAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian jg pd saat kita sedang hrs berjuang menghadapi sesuatu, jangan mengharapkan bantuan orang lain,berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuan kita... Hidup memang penuh dgn PERJUANGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kita sering menyalahkan situasi yang kita hadapi, namun ternyata situasilah yang mendewasakan kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5528352097924687953?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5528352097924687953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/boy-and-butterfly.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5528352097924687953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5528352097924687953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2011/01/boy-and-butterfly.html' title='A Boy and a Butterfly'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6053814643322393336</id><published>2010-12-25T16:40:00.001+08:00</published><updated>2010-12-25T16:40:00.351+08:00</updated><title type='text'>Soft Drink</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.cwnapkin.com/image/drinks.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 640px; height: 480px;" src="http://www.cwnapkin.com/image/drinks.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tepatkah keberadaan anda sekarang?&lt;br /&gt;Saya akan memberikan suatu perumpamaan bagus dari tulisan Kanezane Arihyoshi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  3 kaleng soft drink, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang  sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut  kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk  pendistribusian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal.  Kaleng softdrink pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak  bersama dengan kaleng softdrink lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberhentian  kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua  diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin  dan dijual dengan harga Rp. 7.500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberhentian terakhir adalah  hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng softdrink ketiga diturunkan di  sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng  ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika  ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal  berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan  membuka kaleng softdrink  itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan  sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa  ketiga kaleng softdrink tersebut memiliki harga yang berbeda padahal  diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan  bahkan mereka memiliki rasa yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Lingkungan kita mencerminkan harga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila  kita berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri kita,  maka kita akan menjadi cemerlang. Tapi bila kita berada dilingkungan  yang meng-kerdil- kan diri kita, maka kita akan menjadi kerdil.&lt;br /&gt;(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6053814643322393336?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6053814643322393336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/soft-drink.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6053814643322393336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6053814643322393336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/soft-drink.html' title='Soft Drink'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2801374755900596620</id><published>2010-12-20T16:38:00.000+08:00</published><updated>2010-12-20T16:38:00.602+08:00</updated><title type='text'>Lalat dan Semut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FHSlXUU60qI/TJgp7qqlkxI/AAAAAAAAB0k/wsFQgIo5diY/s1600/semut+dan+lalat.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 500px; height: 370px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FHSlXUU60qI/TJgp7qqlkxI/AAAAAAAAB0k/wsFQgIo5diY/s1600/semut+dan+lalat.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta diatas sebuah tong sampah  didepan sebuah rumah. Suatu ketika anak pemilik rumah keluar dan tidak  menutup kembali pintu rumah kemudian nampak seekor lalat bergegas  terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan  yang penuh dengan makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah itu,  ini saatnya menikmati makanan segar” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kenyang si  lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk,  namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap  sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan  tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si  lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca  itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca.  Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke  kanan bolak-balik demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin  petang si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan dan esok paginya  nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari  tempat itu nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar  dari sarang nya untuk mencari makan dan ketikamenjumpai lalat yang tak  berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit  tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai  mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  perjalanan seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, ”  Ada apa dengan lalat ini Pak?, mengapa dia sekarat?”. “Oh.. itu sering  terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini, sebenarnya mereka  ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha  keluar dari pintu kaca itu namun ketika tak juga menemukan jalan keluar,  dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi  menu makan malam kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut kecil itu nampak manggut-manggut,  namun masih penasaran dan bertanya lagi “Aku masih tidak mengerti,  bukannya lalat itu sudah berusaha keras? kenapa tidak berhasil?”. Masih  sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab,  “Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba  berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut  tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya  melanjutkan perkataannya namun kali ini dengan mimik &amp;amp; nada lebih  serius. “Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang  sama namun mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti  lalat ini”.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dari milis motivasi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2801374755900596620?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2801374755900596620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/lalat-dan-semut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2801374755900596620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2801374755900596620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/lalat-dan-semut.html' title='Lalat dan Semut'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FHSlXUU60qI/TJgp7qqlkxI/AAAAAAAAB0k/wsFQgIo5diY/s72-c/semut+dan+lalat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4642254458309275466</id><published>2010-12-16T16:35:00.000+08:00</published><updated>2010-12-16T16:35:00.868+08:00</updated><title type='text'>Kura Kura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dwipram.files.wordpress.com/2008/11/kura-kura2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 321px; height: 288px;" src="http://dwipram.files.wordpress.com/2008/11/kura-kura2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, di tepian sungai sebuah hutan, tampak seekor kura-kura sedang  berjalan di sana. Mendekatlah sahabatnya, seekor pelanduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai kura kura, apa kabar pagi ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai  juga pelanduk. Yah…beginilah aku. Jalanku lambat dan tidak mungkin bisa  berlari secepat dirimu,” jawab si kura-kura dengan suara iri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si  pelanduk melanjutkan berkata, “Sobat, seiisi hutan sedang resah saat  ini. Raja hutan sedang mengerang kelaparan dan mulai mencari mangsa.  Duh, giliran siapa ya yang akan menjadi santapannya kali ini? Jujur  saja, aku kasihan kepadamu! Jalanmu begitu lambat, pasti akan menjadi  korban empuk bagi sang raja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara memelas si kura-kura  berkata, “Sobat, tolong ajari aku cara berlari cepat seperti kamu agar  aku bisa menyelamatkan diri bila hendak dimangsa oleh raja hutan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pelanduk setuju dan sejak saat itu, si kura-kura rajin berlatih berlari cepat seperti yang diajarkan oleh pelanduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga  suatu hari, sang raja hutan berada tak jauh dari si kura-kura. Melihat  jalan si kura-kura yang (menurutnya) aneh, si raja hutan hanya mengikuti  sambil mengeluarkan suara erangan dan mempermainkannya dengan kuku  kakinya. Lalu, karena ketakutan yang luar biasa, si kura-kura akhirnya  menghentikan usaha berlarinya. Diapun menarik seluruh anggota tubuhnya  ke dalam tempurung, terdiam memejamkan mata dan pasrah kepada  nasib—menunggu eksekusi dari si raja hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempurung kura-kura  yang diam seperti batu bukanlah benda yang asyik untuk dimainkan, juga  bukan barang yang nikmat untuk dimakan. Maka, tidak lama kemudian si  raja hutan pun meninggalkan kura-kura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monyet di atas pohon pun berteriak nyaring ke kura-kura, “Hai kura-kura, bangunlah!! Bahaya sudah berlalu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serasa tidak percaya, si kura-kura perlahan menjulurkan kepalanya melihat ke arah monyet, “Huah, aku selamat!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Benar,  engkau selamat! Engkau sungguh hewan yang sangat beruntung karena  tempurung perlindunganmu menempel di tubuhmu. Jika ada bahaya mengancam,  engkau tidak perlu lari cepat-cepat seperti kami! Maka, tidak perlu  belajar berlari cepat seperti pelanduk atau memanjat pohon seperti kami.  Karena sesungguhnya setiap makhluk hidup memiliki kelebihan dan  kekurangnya masing-masing.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tertunduk malu si kura  menjawab, “Ya, benar! Sobat, terima kasih atas nasihatmu. Sekarang aku  tahu, tidak ada yang perlu disesali karena menjadi seekor kura-kura.  Tidak harus menjadi seperti makhluk lain. Ternyata, aku juga makhluk  yang memiliki kelebihan istimewa, yang tidak dimiliki oleh makhluk  lainnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang dilahirkan di dunia  ini pasti punya manfaat! Juga, pasti memiliki ciri khas yang tidak  dimiliki oleh orang lain. Namun, kalau kita hanya berfokus pada  kelebihan orang lain atau pada kelemahan diri kita sendiri, maka  keyakinan dan kepercayaan diri kita sulit dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kita perlu mengenal serta mengembangkan kekuatan/kelebihan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  percaya, sekecil apapun kemampuan kita pada awalnya, namun kalau kita  fokus dan penuh kesungguhan hati dalam mengembangkannya, lambat laun  keyakinan dan kepercayaan diri kita akan tumbuh dengan sehat, serta  membawa kita pada kemenangan dan kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4642254458309275466?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4642254458309275466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/kura-kura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4642254458309275466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4642254458309275466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/kura-kura.html' title='Kura Kura'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6086269655979332288</id><published>2010-12-14T16:28:00.001+08:00</published><updated>2010-12-14T16:32:04.140+08:00</updated><title type='text'>Aku Ingin Satu Angka Lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BFYmUCky_2s/TAEk0B7UNbI/AAAAAAAAABU/6RqzKaOMBvI/s320/Rudi+Hartono.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 271px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFYmUCky_2s/TAEk0B7UNbI/AAAAAAAAABU/6RqzKaOMBvI/s320/Rudi+Hartono.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://inspirasipagi.blogspot.com/2010/11/aku-ingin-satu-angka-lagi.html"&gt;Aku Ingin Satu Angka Lagi&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  Kali ini saya ingin share soal Rudy Hartono..Juara All England sebanyak 8  kali. Berikut ini adalah cerita yang pernah diceritakan pada saya  beberapa waktu yang lalu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada suatu kejuaraan All England,  Rudy Hartono berhadapan dengan Sture johnson, Juara Eropa asal Swedia,  Situasi benar benar kritis, Pada Set pertama Sture Johnson unggul 15 - 4  dan set kedua ia sudah unggul 14 - 0 . Semua pendengar RRI dan pemirsa  TVRI benar benar terhenyak, satu angka lagi tamatlah Rudy Hartono.&lt;br /&gt;Alhamdulillah,  teriak penyiar RRI, Shutelcock berpindah ke tangan Rudy. "Aku Ingin  Satu Angka Saja" kata Rudy ketika Memulai Service, ternyata 1 - 14 .  "Aku Ingin Satu Angka Lagi" , dan terjadilah 2 - 14 . Akhirnya 14 - 14  dan Rudy mengakhiri set kedua dengan 17 - 14 . Sture Johnson benar -  benar heran, Penonton INDONESIA riuh Rendah. Set ketiga, Rudy lagi -  lagi menyatakan , "Aku ingin satu angka lagi....Aku ingin satu angka  lagi". Dan set ketiga berakhir dengan 15 - 0 untuk Rudy Hartono. Ia pun  maju ke final melawan Finalis dari Denmark, Svend Pri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita di atas ada beberapa hal yang ingin saya share :&lt;br /&gt;1. Jangan pernah menyerah.&lt;br /&gt;Seperti  halnya Rudy Hartono, meskipun kita nampaknya sulit meraih cita-cita  tetapi teruslah berjuang dan berjuang, sebab sebelum mencapai cita-cita  maka itu tandanya masih ada peluang untuk meraih cita-cita. Selama masih  ada kesempatan berarti masih bisa berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kesuksesan itu diraih setahap demi setahap&lt;br /&gt;Tidak  ada kesuksesan yang datang tanpa didahului kesuksesan yang lain.  Contohnya : kita harus lulus jenjang SD dahulu sebelum bisa ke SMP, dan  lulus SMP untuk bisa ke SMA, dst. Jadi tetaplah tekun untuk raih  cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6086269655979332288?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6086269655979332288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/aku-ingin-satu-angka-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6086269655979332288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6086269655979332288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/12/aku-ingin-satu-angka-lagi.html' title='Aku Ingin Satu Angka Lagi'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BFYmUCky_2s/TAEk0B7UNbI/AAAAAAAAABU/6RqzKaOMBvI/s72-c/Rudi+Hartono.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6073827904349916166</id><published>2010-10-28T00:05:00.004+08:00</published><updated>2010-10-28T00:16:31.431+08:00</updated><title type='text'>Perjalanan Bersama Malaikat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nnoxsamCi20/S7FiBb67GgI/AAAAAAAAAFE/cvTVv136E8k/S1600-R/22555_104042712952819_100000412715574_107294_7199379_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 360px; height: 450px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nnoxsamCi20/S7FiBb67GgI/AAAAAAAAAFE/cvTVv136E8k/S1600-R/22555_104042712952819_100000412715574_107294_7199379_n.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima". Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan' ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu. Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, Karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik ibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih diberkati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca&lt;br /&gt;sama sekali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua. "Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih. "Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anugerahmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6073827904349916166?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6073827904349916166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/perjalanan-bersama-malaikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6073827904349916166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6073827904349916166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/perjalanan-bersama-malaikat.html' title='Perjalanan Bersama Malaikat'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nnoxsamCi20/S7FiBb67GgI/AAAAAAAAAFE/cvTVv136E8k/s72-Rc/22555_104042712952819_100000412715574_107294_7199379_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4632769866875763115</id><published>2010-10-10T18:24:00.002+08:00</published><updated>2010-10-10T18:35:20.383+08:00</updated><title type='text'>AIR atau AWAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm5.static.flickr.com/4062/4716243947_81604ca9c5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 334px; height: 500px;" src="http://farm5.static.flickr.com/4062/4716243947_81604ca9c5.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah tempat nan jauh dari kota di Jawa Barat , tampak seorang pemuda bergegas menuju surau kecil. Wajahnya menampakkan kegelisahan dan kegamangan.&lt;br /&gt;Ia seperti mencari sesuatu di surau itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum, Kabayan " ucapnya ke Kabayan yang terlihat sibuk menyapu ruangan surau. Spontan, si Kabayan itu menghentikan sibuknya. Ia menoleh ke si pemuda dan senyumnya pun mengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa'alaikumussalam. Mangga. Mari masuk!" ucapnya sambil meletakkan sapu di sudut ruangan.&lt;br /&gt;Setelah itu, ia dan sang tamu pun duduk bersila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa, Jang ?" ucapnya dengan senyum yang tak juga menguncup.&lt;br /&gt;"Kabayan , Aku diterima kerja di kota!" ungkap sang pemuda kemudian.&lt;br /&gt;"Syukurlah," timpal si Kabayan bahagia. "Kabayan, kalau tidak keberatan, berikan aku petuah agar bisa berhasil!" ucap sang pemuda sambil menunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun menanti ucapan si Kabayan di hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jang , Jadilah seperti air. Dan jangan ikuti jejak awan," untaian kalimat singkat meluncur tenang dari mulut si Kabayan.&lt;br /&gt;Sang pemuda belum bereaksi. Ia seperti berpikir keras memaknai kata-kata Kabayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud, Kabayan?" ucapnya kemudian.&lt;br /&gt;"Jang , Air mengajarkan kita untuk senantiasa merendah. Walau berasal dari tempat yang tinggi, ia selalu ingin ke bawah. Semakin besar, semakin banyak jumlahnya; air kian bersemangat untuk bergerak kebawah. Ia selalu mencari celah untuk bisa mengaliri dunia dibawahnya," jelas si Kabayan dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu dengan awan,Kabayan?" tanya si pemuda penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan sekali-kali seperti awan, Jang. Perhatikanlah! Awan berasal dari tempat yang rendah, tapi ingin cepat berada di tempat tinggi.&lt;br /&gt;Semakin ringan, semakin ia tidak berbobot; awan semakin ingin cepat meninggi," terang si Kabayan begitu bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4632769866875763115?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4632769866875763115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/air-atau-awan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4632769866875763115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4632769866875763115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/air-atau-awan.html' title='AIR atau AWAN'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm5.static.flickr.com/4062/4716243947_81604ca9c5_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8959041736809001585</id><published>2010-10-10T18:20:00.002+08:00</published><updated>2010-10-10T18:23:12.332+08:00</updated><title type='text'>Teman Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/11/tentara-as-tewas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 270px;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/11/tentara-as-tewas.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teman Sejati &lt;br /&gt;Perasaan takut bercampur sedih mewarnai hati seorang prajurit Perang Dunia I ketika dia melihat sahabat baiknya tumbang dalam pertempuran. Berada didalam parit dan dibawah desingan peluru diatas kepalanya, dia meminta ijin kepada atasannya untuk dapat pergi ke depan membawa kembali temannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;""Kamu boleh pergi,"" kata sang letnan, tapi aku kira tak akan ada gunanya. Temanmu mungkin sudah mati dan mungkin saja nyawamu akan melayang." Nasihat atasannya itu bukan masalah baginya, dan dia kemudian bergegas maju kedepan untuk menjemput kembali temannya itu. Ajaib nya dia dapat meraih tubuh sang teman, memanggulnya dan masuk kembali kedalam parit perlindungan. Sang atasan segera mengecek keadaan sang prajurit yang terluka itu, dan kemudian berpaling melihat kearah temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah aku bilang tak akan ada gunanya," katanya. " Temanmu sudah meninggal dan kamu terluka parah." &lt;br /&gt;" Tetap ada gunanya, pak,"kata prajurit itu. "Apa maksudmu ada gunanya?" kata sang atasan. " Temanmu telah meninggal," &lt;br /&gt;"Ya,pak," Jawab prajurit itu. " Tetap ada gunanya karena ketika saya sampai ketempat ida tergeletak, dia masih hidup dan saya mendapatkan kepuasan ketika dia berkata,&lt;br /&gt;" Jim...., aku tahu kamu akan datang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu akan dikatakan berguna atau tidak tergantung pada bagaimana kita melihatnya. Kumpulkan semua keberanian anda dan lakukan apa yang dikatakan oleh hati handa sehingga anda tidak akan menyesal nantinya karena tidak melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman sejati adalah teman yang berjalan masuk, ketika yang lain berjalan keluar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8959041736809001585?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8959041736809001585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/teman-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8959041736809001585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8959041736809001585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/teman-sejati.html' title='Teman Sejati'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4202201690547069029</id><published>2010-10-10T18:14:00.001+08:00</published><updated>2010-10-10T18:19:36.600+08:00</updated><title type='text'>hanya sebatas doa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://morefire.files.wordpress.com/2007/01/pray.thumbnail.gif?w=420"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 128px;" src="http://morefire.files.wordpress.com/2007/01/pray.thumbnail.gif?w=420" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh.&lt;br /&gt;Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kelaparan ...&lt;br /&gt;dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tergusur ...&lt;br /&gt;dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin bekerja ....&lt;br /&gt;dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sakit ...&lt;br /&gt;dan Anda berlutut bersyukur kepada Tuhan atas kesehatan Anda sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telanjang, tidak punya pakaian ...&lt;br /&gt;dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya,&lt;br /&gt;bahkan Anda menasehati saya tentang aurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kesepian ...&lt;br /&gt;dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Tuhan&lt;br /&gt;tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedinginan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca puisi itu ...&lt;br /&gt;Pemuka agama tadi terharu dan berkata : "kasihan wanita itu" ... lalu sibuk berdoa kembali, dan wanita itu tetap tidak memperoleh tempat berteduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman-temanku, dalam memberi bantuan, kita sering lebih banyak menyampaikan teori, nasihat, atau perkataan-perkataan manis. Namun, sedikit sekali tindakan nyata yang kita lakukan. Berusahalah untuk membantu orang, mengasihi orang, bukan hanya dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4202201690547069029?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4202201690547069029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/hanya-sebatas-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4202201690547069029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4202201690547069029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/10/hanya-sebatas-doa.html' title='hanya sebatas doa'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8268631192674966285</id><published>2010-09-18T21:07:00.001+08:00</published><updated>2010-09-18T21:07:00.695+08:00</updated><title type='text'>bangun dan taklukan tantangan hari ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.plasamlm.com/artikel/elang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 1024px; height: 768px;" src="http://www.plasamlm.com/artikel/elang.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Elang dan Kalkun &lt;br /&gt;Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?”. Sapi menjawab, “Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapi menjawab, “Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Sapi menjawab, “Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang, “Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elang juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa mbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari raya Thanks giving akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanks giving keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya berlalu dan tidak ada KESEMPATAN lagi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Seperti pepatah kuno “selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;segerlah bangun di pagi hari dan bersiaplah tuk taklukan tantangan hari ini&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8268631192674966285?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8268631192674966285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/bangun-dan-taklukan-tantangan-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8268631192674966285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8268631192674966285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/bangun-dan-taklukan-tantangan-hari-ini.html' title='bangun dan taklukan tantangan hari ini'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4135939382109268613</id><published>2010-09-12T21:01:00.001+08:00</published><updated>2010-09-12T21:01:00.514+08:00</updated><title type='text'>Masihkah kita peduli?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img183.imageshack.us/img183/3865/bandaislandshn8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 198px;" src="http://img183.imageshack.us/img183/3865/bandaislandshn8.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masihkah kita peduli?&lt;br /&gt;Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa kepada Tuhan. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan di sisi-sisi pulau tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa pertama yang mereka panjatkan. Mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong. Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal.&lt;br /&gt;Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian, dan makanan. Keesokan harinya, seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima pemberian Tuhan karena doa-doanya tak terkabulkan. Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, “Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?”&lt;br /&gt;“Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah yang dikabulkan,” jawab lelaki ke satu ini. “Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka, ia tak pantas mendapatkan apa-apa.”&lt;br /&gt;“Kau salah!” suara itu membentak membahana. “Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”&lt;br /&gt;“Katakan padaku,” tanya lelaki ke satu itu. “Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?” “Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KI/ Kesombongan macam apakah yang membuat kita menganggap bahwa hanya harapan dan doa-doa kita yang terkabulkan? Betapa banyak orang yang tidak mengorbankan sesuatu demi keberhasilan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peran orang lain.....&lt;br /&gt;dari milis motifasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4135939382109268613?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4135939382109268613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/masihkah-kita-peduli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4135939382109268613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4135939382109268613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/masihkah-kita-peduli.html' title='Masihkah kita peduli?'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-889152442466532651</id><published>2010-09-07T20:58:00.002+08:00</published><updated>2010-09-07T21:01:15.102+08:00</updated><title type='text'>Sukses &amp; Arogansi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.emotivasi.com/wp-content/uploads/2008/09/sukses-dan-arogansi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 206px;" src="http://www.emotivasi.com/wp-content/uploads/2008/09/sukses-dan-arogansi.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sukses &amp;amp; Arogansi &lt;br /&gt;Ada Seorang Pebisnis, dia menceritakan susah payahnya membangun bisnisnya. Cerita yang mengharukan sekaligus heroik ketika dia harus tidur di kolong jembatan saat tiba di Jakarta ketika remaja. Dengan susah payah dia merangkak dari bawah untuk bertahan hidup. Menikah tanpa uang sepeser pun. Hidup di rumah kontrakan kecil. Akan tetapi, dia tidak patah arang. Dia mengamati cara kerja orang sukses, mencontoh, dan memodifikasi sendiri produknya. Sekarang, dia pun berjaya. Tiga pabrik besar ada di genggamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sayang sekali. Perusahan itu sedang diterpa badai masalah internal. Pemicunya tak lain adalah sikap pemimpin yang arogan. Dia otoriter dan antikritik. “Kalau saya bisa, kalian juga harus bisa,” katanya pongah. Dia pun menolak ide-ide baru. Dia mengelola perusahaan dengan serampangan. Turn over karyawan pun tinggi. Sisanya hanya kelompok para ‘penjilat’ yang tidak berani melawan. Dia menginginkan anak buahnya di-training. Padahal, dia sendiri yang perlu up date diri dengan training.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arogansi bisa menghampiri siapa saja. Termasuk seorang pendidik, guru, dosen, yang tiap hari memberi suatu bagi orang lain.&lt;br /&gt;KI/ Sukses bisa membuat kita jadi arogan. Saat kita arogan, kita berhenti mendengarkan. Ketika kita berhenti mendengarkan, kita berhenti berubah. Dan di dunia yang terus berubah dengan begitu cepatnya seperti sekarang, kalau kita berhenti berubah, maka kita akan gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-889152442466532651?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/889152442466532651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/sukses-arogansi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/889152442466532651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/889152442466532651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/09/sukses-arogansi.html' title='Sukses &amp; Arogansi'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4144391994163178215</id><published>2010-08-14T16:37:00.000+08:00</published><updated>2010-08-14T16:38:28.275+08:00</updated><title type='text'>didit</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.4shared.com/document/HcxmQrBv/Sistem_Insentif_STS_SE_Per_Agu.html" target="_blank"&gt;Sistem Insentif STS SE Per Agustus.doc&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4144391994163178215?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4144391994163178215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/08/didit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4144391994163178215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4144391994163178215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/08/didit.html' title='didit'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-280695675904305237</id><published>2010-07-24T17:38:00.001+08:00</published><updated>2010-07-24T17:49:37.370+08:00</updated><title type='text'>renungan KEPITING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kSeaqGO1Q3Q/R8g1I0yZYBI/AAAAAAAAADY/wKYgjtrs_xA/s200/ping_0134.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 171px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kSeaqGO1Q3Q/R8g1I0yZYBI/AAAAAAAAADY/wKYgjtrs_xA/s200/ping_0134.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahusifatkepiting. Semoga Anda tidak memiliki sifat kepiting yang dengki. Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakankepiting sawah. Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat.Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, laludimasukkanke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantapuntuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaanini,kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom,sekuattenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat. Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipunhasilburuannya selalu berusaha meloloskan diri.Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar daribaskom,teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar. Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagitemannyaakan menariknya turun...dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar. Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilahsekawanan kepiting yang dengki itu. Begitu pula dalam kehidupan ini...tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalamikesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraihdengan jalan yang nggak bener.&lt;br /&gt;Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi,sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidaksegerakita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri. Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam bisnisataupersaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih pentingdari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalahdalamsuatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;Pertanda seseorang adalah 'kepiting':&lt;br /&gt;1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi)yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalambertindak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahuikelemahandirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yangakankeluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..Seharusnya kepiting-kepiting itu tolong-menolong keluar dari baskom,namun yah...dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan berapa waktu yang Anda pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama. Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri Anda menjadi pribadi yang sehat dan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-280695675904305237?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/280695675904305237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/renungan-kepiting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/280695675904305237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/280695675904305237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/renungan-kepiting.html' title='renungan KEPITING'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kSeaqGO1Q3Q/R8g1I0yZYBI/AAAAAAAAADY/wKYgjtrs_xA/s72-c/ping_0134.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4748087669792251166</id><published>2010-07-19T18:34:00.002+08:00</published><updated>2010-07-19T18:42:32.010+08:00</updated><title type='text'>“Kapan Batu-Batu ini akan Menjadi Madu ?!!”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/16392302.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 375px;" src="http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/16392302.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Kapan Batu-Batu ini akan Menjadi Madu ?!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebutlah seorang guru yang tengah mengadakan perjalanan dengan murid-muridnya ke sebuah gunung. Ia memerintahkan para murid untuk membawa batu. Ukuran batu diserahkan pada kesanggupan masing-masing murid. Perintah yang sedikit membingungkan ini ditaati dengan beragam oleh mereka. Alhasil batu yang mereka bawapun jadi sama sekali berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid yang agak bodoh namun taat, menyusahkan diri dengan membawa batu yang cukup besar. Pokoknya : aku dengar- aku taat, begitu pikir mereka. Sedangkan mereka yang merasa diri lebih cerdas, memilih membawa batu kegenggaman tangan, lengkap dengan semboyan : tulus seperti merpati, cerdik seperti ular. Sisanya, kaum kritis dan pesimis, memasukkan kerikil kedalam kantung mereka. Yang penting khan batu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui perjalanan panjang yang cukup melelahkan, akhirnya merekapun tiba dipuncak gunung. Lalu segera setelah itu. “Bim Salabim ! Abrakadabra !!!”. Sang Guru pun mengubah batu-batu yang dibawa oleh murid-muridnya itu menjadi madu. Madu hutan yang begitu manis dan menyegarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, perjalanan yang sama pun berulang. Sang Guru menyuruh mereka mendaki gunung yang sama, kali ini Sang Guru akan menyusul kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari sebuah pengalaman, sebagian besar para muridpun memutuskan untuk membawa batu sebesar-besarnya. Kali ini tidak ada yang membawa batu segenggaman, apalagi kerikil dalam kantung. Namun aneh, murid-murid yang bodoh, tidak membawa secuil pasirpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok nggak bawa ?”, tanya murid yang lain pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Habis, nggak disuruh”, jawab kelompok yang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awas ya, jangan minta !”, timpal yang lain dengan senyum sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun tiba dipuncak gunung. Setelah tiba disana, beberapa jam kemudian, Guru merekapun tiba. Sang Gurupun menyuruh para murid beristirahat sejenak, untuk kemudian melanjutkan perjalanan turun gunung dan kembali kerumah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka batu-batu besar itu tetap tinggal sebagai batu besar. Tidak ada madu, batu tetap batu. Menyakitkan bahu, memegalkan pinggang, membuat lutut gemetar, bibir menggerutu, serta menguras keringat dan nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala kesuksesan dan pencapaian, kerap kali membanggakan dan membuat manusia lupa diri, begitu juga dengan diri ku pribadi. Hingga suatu saat seorang tua bijaksana namun nyentrik dan kaya raya, membisikkan wejangan ini padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Made, Anda lihat semua ini ? Seluruh pabrik, deretan mobil jaguar, super market ternama, berhektar-hektar tanah dan properti mewah. Semua kekayaan ini adalah pemberian.. Kerja keras, kecerdasan, ide-ide brilian dan keseluruhan yang orang namakan sebagai sebuah kesuksesan, bukanlah faktor penentu semua itu. Semua ini adalah sebuah pemberian dari NYA“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ???!! Pemberian ? Yang bener aja !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja orang tua itu bicara soal bagaimana ia terpaksa harus menjadi tukang batu untuk memberikan sepiring nasi untuk istrinya. Lalu betapa susahnya menjajakan telur, hasil ayam-ayam piaraannya, dari pintu-kepintu kepada para ekspatriat di Kemang sana. Kemudian tentang beberapa pelajaran dan kerugian yang harus ia tanggung, sebelum akhirnya kembali bangkit dan mengerjakan segala sesuatu dengan lebih berilmu. Dan sekarang beliau menyimpulkan semua ini adalah sebuah pemberian ???!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah bahan renungan yang pantas untuk dikontemplasikan. Memang seringkali tangga kedewasan yang lebih tinggi akan menertawakan kekerdilan yang kita lakukan ditangga-tangga terbawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah penambahan harta akan membawa bertambahnya kebahagiaan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seluruh pengejaran akan kesuksesan akan membawa ketentraman lahir bathin ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ketenaran akan membawa kedekatan dann keteduhan dalam rumah tangga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kesibukan dan kerja keras akan membawa kesehatan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu paradigma kesuksesan, keterkenalan dan kekayaan yang ku miliki mengalami revolusi luar biasa. Titik-titik beratnyapun berpindah tempat sedemikian rupa. Sehingga ide dasar yang dikatakan oleh orang tua itupun terkuak semakin jelas untuk dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa memang benar segala rejeki, kemuliaan dan harta yang berkah adalah pemberian dari NYA. Manusia sama sekali tidak pantas membusungkan dada akan segala yang ia miliki karena itu semua diijinkan mendekat dan kita miliki. Bahkan jika saat ini masih ada pelukan sayang yang teduh dari suami, istri, anak, ibu dan ayah, yang dapat kita rasakan adalah juga merupakan sebuah pemberian dari NYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, hidup ini akan menjadi serangkaian perjalanan yang begitu mengasyikkan ditemani Sang Pencipta, bukan sebuah pendakian gunung yang traumatis dan menegangkan, dengan memikul batu besar yang begitu berat dipundak. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4748087669792251166?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4748087669792251166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/kapan-batu-batu-ini-akan-menjadi-madu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4748087669792251166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4748087669792251166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/kapan-batu-batu-ini-akan-menjadi-madu.html' title='“Kapan Batu-Batu ini akan Menjadi Madu ?!!”'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3170087403839577187</id><published>2010-07-08T08:39:00.001+08:00</published><updated>2010-07-08T08:43:35.561+08:00</updated><title type='text'>The Power of "Ojo Dumeh"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://jofania.files.wordpress.com/2010/01/ojo-dumeh.jpg?w=597&amp;h=315"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 597px; height: 315px;" src="http://jofania.files.wordpress.com/2010/01/ojo-dumeh.jpg?w=597&amp;h=315" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di antara filosofi hidup orang jawa yang paling terkenal mungkin adalah "ojo&lt;br /&gt;dumeh". Bahkan filosofi ini sudah mulai digunakan oleh kalangan yang lebih&lt;br /&gt;luas, tidak terbatas pada orang jawa saja. Ojo dumeh yang dalam bahasa&lt;br /&gt;sekarang mungkin bisa diterjemahkan langsung sebagai "jangan&lt;br /&gt;mentang-mentang" ini dianggap filosofi yang aplikatif sepanjang masa dan&lt;br /&gt;sangat powerful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran ojo dumeh menyarankan kepada kita agar jangan sampai kelebihan&lt;br /&gt;ataupun kehebatan yang kita miliki justru menjadi bumerang, membunuh diri&lt;br /&gt;sendiri. Kelebihan seseorang bisa dalam bentuk kekayaan, keahlian, jabatan,&lt;br /&gt;ketampanan atau kecantikan, kepopuleran, ataupun keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal kekayaan misalnya, jangan mentang-mentang kaya kemudian tidak&lt;br /&gt;menghargai yang miskin, apalagi melecehkan ataupun menghina. Ojo dumeh!&lt;br /&gt;Kekayaan yang kita miliki tidak bisa dijamin akan abadi. Bisa saja hari ini&lt;br /&gt;kita kaya tetapi malam nanti kekayaan kita dirampok orang dan ludes semua&lt;br /&gt;kekayaan kita. Kalau hal seperti itu terjadi, mau apa? Ini adalah refleksi&lt;br /&gt;dari realita kehidupan di mana ada kaya ada miskin, ada yang pintar ada yang&lt;br /&gt;bodoh, dan sebagainya. Yang kaya bisa saja menjadi miskin dan yang miskin&lt;br /&gt;bisa saja menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah maka kearifan jawa ini selalu mengingatkan kita untuk ojo&lt;br /&gt;dumeh. Jangan mentang-mentang memiliki kelebihan kemudian menjadi sombong,&lt;br /&gt;tidak terkendali, lupa diri, bahkan kemudian merendahkan orang lain.&lt;br /&gt;Kearifan untuk ojo dumeh inilah yang mengantar banyak orang menjadi sukses.&lt;br /&gt;Bahkan ojo dumeh dapat melipat gandakan kekuatan dan kelebihan kita sehingga&lt;br /&gt;kita lebih powerful. Mengapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa alasan mengapa ojo dumeh menjadikan kita lebih powerful.&lt;br /&gt;Yang pertama, ojo dumeh selalu mengingatkan kita agar kita tidak tergelincir&lt;br /&gt;kemudian jatuh dari posisi kita sekarang. Hal ini dikarenakan dengan selalu&lt;br /&gt;ingat pada adanya posisi yang berada dibawah kita, memberikan sinyal bahwa&lt;br /&gt;kalau tidak berhati-hati kita bisa terpeleset dan jatuh ke posisi tersebut.&lt;br /&gt;Jadi ojo dumeh menciptakan kehati-hatian. Dengan kita berhati-hati, maka&lt;br /&gt;pijakan kita menjadi lebih kuat. Kita tidak akan terpeleset, apa lagi jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ke dua, ojo dumeh akan menyenangkan orang lain. Orang lain senang&lt;br /&gt;karena kita tidak mentang-mentang, tidak merendahkan mereka. Saat kita&lt;br /&gt;menyenangkan orang lain, orang-orang tersebut akan senang berada di sekitar&lt;br /&gt;kita. Mereka tidak ingin kita jauh dari mereka. Apa lagi lepas dari mereka.&lt;br /&gt;Artinya, mereka akan menjaga kita untuk stay in our position. Tetap di&lt;br /&gt;posisi kita di sini bukan berarti kita tidak mereka inginkan untuk menapak&lt;br /&gt;ke posisi yang lebih tinggi. Mereka justru berharap agar kita lebih membuat&lt;br /&gt;mereka senang. Pada posisi yang seperti ini saja kita menyenangkan mereka,&lt;br /&gt;sehingga pada saat kita berhasil berada di posisi yang lebih tinggi mereka&lt;br /&gt;berharap bahwa kita akan lebih menyenangkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ke tiga, ojo dumeh menunjukkan bahwa kita adalah orang yang bersyukur.&lt;br /&gt;Dengan tidak `mentang-mentang' berarti kita memberi pernyataan pada diri&lt;br /&gt;sendiri bahwa posisi kita yang seperti ini cukup untuk kita dan wajib kita&lt;br /&gt;syukuri. Kalau kita diberi lebih dari yang sekarang ini tentunya kita akan&lt;br /&gt;lebih bersyukur lagi. Dengan demikian kita bisa menikmati apa yang sudah&lt;br /&gt;kita miliki dan yang sedang kita alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke empat, ojo dumeh membuat kita hemat energi. Merendahkan orang lain,&lt;br /&gt;mengumpat orang lain, dan berfikir negatif tentang orang lain hanya akan&lt;br /&gt;menguras energi kita. Lebih baik kita menempatkan segala sesuatu pada&lt;br /&gt;porsinya saja. Setiap orang mendapatkan rejekinya sendiri-sendiri. Ada yang&lt;br /&gt;banyak, ada yang sedikit. Yang banyak bisa menjadi sedikit, dan yang sedikit&lt;br /&gt;bisa menjadi banyak. Jadi, yang punya kelebihan bersyukur saja tanpa harus&lt;br /&gt;mengecilkan orang lain. Berfikir positif seperti ini akan menghemat energi&lt;br /&gt;kita. Apalagi orang yang merasa kita hargai tersebut juga kemudian&lt;br /&gt;menghargai kita, hal tersebut justru akan me-recharge energi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke lima, ojo dumeh merupakan pengendalian diri. Yang dimaksud pengendalian&lt;br /&gt;diri disini adalah membawa diri kita kepada keadaan yang kita inginkan. Ojo&lt;br /&gt;dumeh akan selalu mengingatkan kita bahwa ternyata disekitar kita banyak&lt;br /&gt;sekali hal-hal yang berbeda dengan kita dimana perbedaan tersebut bukannya&lt;br /&gt;sesuatu yang kita inginkan. Saat kita diberi kelebihan dalam hal kekayaan&lt;br /&gt;misalnya, kita akan melihat bahwa di sekitar kita masih banyak orang yang&lt;br /&gt;tidak seberuntung kita. Selama kita menyadari hal tersebut, dan kemudian&lt;br /&gt;tidak mengecilkan orang-orang yang kurang beruntung, maka kita justru akan&lt;br /&gt;diarahkan oleh keadaan untuk lebih baik dari keadaan kita sekarang dan&lt;br /&gt;terhindar dari keadaan yang tidak kita inginkan. Kalau kita mengecilkan&lt;br /&gt;orang lain, atau menghina, hal tersebut sama saja dengan kita menyamakan&lt;br /&gt;posisi kita seperti posisi mereka. Sama halnya kalau kita marah pada orang&lt;br /&gt;gila dan mengumpat orang gila, maka bukankah kita menjadi sama saja dengan&lt;br /&gt;orang gila tersebut? Sudah tahu dia gila kok kita marah kepada mereka?&lt;br /&gt;Demikian pula saat berhadapan dengan orang-orang yang tidak seberuntung&lt;br /&gt;kita. Kalau kita merendahkan mereka juga sama saja kita down grade, sama&lt;br /&gt;saja dengan mereka. Yang benar adalah saat kita lebih beruntung kita&lt;br /&gt;membantu dan mengangkat orang yang kurang beruntung tersebut ke posisi yang&lt;br /&gt;lebih baik. Kita boleh merendah, tetapi jangan merendahkan. Begitu kurang&lt;br /&gt;lebih yang terkandung dalam ojo dumeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ke enam, ojo dumeh menjadikan kita tidak "over valued" terhadap diri&lt;br /&gt;sendiri. Kalau kita mentang-mentang, dan keadaan membiarkan kita terbuai&lt;br /&gt;dengan ke"mentang-mentang"an kita, maka kita bisa lupa diri. Sebagai contoh,&lt;br /&gt;mentang-mentang kita pandai kemudian kita membodohi orang lain. Orang lain&lt;br /&gt;mungkin diam. Kita yang sedang membodohi rasanya tiba-tiba menjadi lebih&lt;br /&gt;pandai, melayang tinggi lebih pandai lagi. Itu perasaan yang menipu. Kita&lt;br /&gt;justru akan tertipu oleh "mentang-mentang" kita. Untuk itulah maka kalau&lt;br /&gt;kita memegang kearifan "ojo dumeh" kepalsuan perasaan tersebut dapat kita&lt;br /&gt;hindari. Hati-hati, kita bisa over valued terhadap diri sendiri, yang apa&lt;br /&gt;bila kita tidak kuat bertahan, hal tersebut justru akan berbalik menjadi&lt;br /&gt;menurunkan value kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bawa kearifan "ojo dumeh" ini ke tempat kerja kita. Bayangkan kita&lt;br /&gt;bekerja keras untuk menciptakan kinerja yang kita targetkan. Kemudian kita&lt;br /&gt;bisa menapak satu posisi ke posisi berikutnya yang lebih tinggi, yang&lt;br /&gt;akhirnya kita mencapai posisi puncak. Tetapi kita tetap rendah hati. Kita&lt;br /&gt;tetap menghargai pendapat orang lain walau yang posisinya lebih rendah dari&lt;br /&gt;kita. Kita tidak "mentang-mentang" mempunyai kekuasaan kemudian kita&lt;br /&gt;sewenang-wenang dengan kekuasaan kita. Kita tidak mentang-mentang&lt;br /&gt;berpenghasilan tinggi kemudian membelanjakan uang kita semau kita sampai&lt;br /&gt;lupa berderma. Kita tetap mendengarkan teman kerja kita seperti apapun&lt;br /&gt;posisi mereka. Kita tetap hemat dan semakin banyak berderma. Bagaimana&lt;br /&gt;dengan profil seperti itu? Kita ingin orang tersebut lengser? Tentunya&lt;br /&gt;tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah maka kearifan "ojo dumeh" banyak dipelajari, dan diparaktekkan&lt;br /&gt;orang di jaman modern seperti ini. Ojo dumeh mendorong kita untuk semakin&lt;br /&gt;memanusiakan manusia (dalam istilah jawa disebut nguwongake). Ojo dumeh&lt;br /&gt;tidak akan mengerdilkan diri sendiri, justru akan membuat kita menjadi besar&lt;br /&gt;karena berjiwa besar. Ojo dumeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3170087403839577187?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3170087403839577187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/power-of-ojo-dumeh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3170087403839577187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3170087403839577187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/07/power-of-ojo-dumeh.html' title='The Power of &quot;Ojo Dumeh&quot;'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1011419231067958621</id><published>2010-06-10T18:23:00.003+08:00</published><updated>2010-06-10T18:47:22.154+08:00</updated><title type='text'>8 kebaikan virus HIV AIDS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://media.lookatvietnam.com/2009/11/images1880299_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://media.lookatvietnam.com/2009/11/images1880299_1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;sebagian besar orang berpendapat bahwa virus HIV AIDS merupakah virus yang sangat berbaha dan dapat menimbulkan kematian. Tetapi jika kita menelusuri dengan sungguh-sungguh kita dapat menemukan beberapa kebaikan virus HIV AIDS. berikut beberapa kebaikan yang terdapat pada virus HIV AIDS:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dapat mengurangi potensi selingkuh (karena takut tertular maka setia pada satu pasangan saja)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi potensi kelelahan ( bagi yang sedang dalam perjalanan tidak jajan diluar karena takut tertular)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi pengeluran saat diluar rumah ( sama no 2)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi angka kehamilan diluar nikah ( karena takut tertular apa bila sex bebas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;meningkatkan penjualan alat kontrasepsi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi prostitusi (karena g laku kemudian bangkrut)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi kepadatan penduduk ( yang terkena virus pada almarhum)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengurangi tingkat kejahatan sexsual&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1011419231067958621?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1011419231067958621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/06/8-kebaikan-virus-hiv-aids.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1011419231067958621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1011419231067958621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/06/8-kebaikan-virus-hiv-aids.html' title='8 kebaikan virus HIV AIDS'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3910349828588553351</id><published>2010-05-23T20:35:00.002+08:00</published><updated>2010-05-23T20:46:33.757+08:00</updated><title type='text'>Cinta Seorang Ayah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://foto.detik.com/images/content/2009/01/12/157/digendong03.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 608px;" src="http://foto.detik.com/images/content/2009/01/12/157/digendong03.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setahuku, botol acar besar itu selalu ada di lantai di samping lemari di kamar orangtuaku. Sebelum tidur, Ayah selalu mengosongkan kantong celananya lalu memasukkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Sebagai anak kecil, aku senang mendengar gemerincing koin yang dijatuhkan ke dalam botol itu. Bunyi gemericingnya nyaring jika botol itu baru terisi sedikit. Nada gemerincingnya menjadi rendah ketika isinya semakin penuh. Aku suka jongkok di lantai di depan botol itu, mengagumi keping-keping perak dan tembaga yang berkilauan seperti harta karun bajak laut ketika sinar matahari menembus jendela kamar tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika isinya sudah penuh, Ayah menuangkan koin-koin itu ke meja dapur, menghitung jumlahnya sebelumnya membawanya ke bank. Membawa keping-keping koin itu ke bank selalu merupakan peristiwa besar. Koin-koin itu ditata rapi di dalam kotak kardus dan diletakkan di antara aku dan Ayah di truk tuanya. Setiap kali kami pergi ke bank, Ayah memandangku dengan penuh harap. "Karena koin-koin ini kau tidak perlu kerja di pabrik tekstil. Nasibmu akan lebih baik daripada nasibku. Kota tua dan pabrik tekstil disini takkan bisa menahanmu." Setiap kali menyorongkan kotak kardus berisi koin itu ke kasir bank, Ayah selalu tersenyum bangga. "Ini uang kuliah putraku. Dia takkan bekerja di pabrik tekstil seumur hidup seperti aku.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari bank, kami selalu merayakan peristiwa itu dengan membeli es krim. Aku selalu memilih es krim cokelat. Ayah selalu memilih yang vanila. Setelah menerima kembalian dari penjual es krim, Ayah selalu menunjukkan beberapa keping koin kembalian itu kepadaku. "Sampai di rumah, kita isi botol itu lagi.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah selalu menyuruhku memasukkan koin-koin pertama ke dalam botol yang masih kosong. Ketika koin-koin itu jatuh bergemerincing nyaring, kami saling berpandangan sambil tersenyum. "Kau akan bisa kuliah berkat koin satu penny, nickle, dime, dan quarter," katanya. "Kau pasti bisa kuliah. ayah jamin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Aku akhirnya memang berhasil kuliah dan lulus dari universitas dan mendapat pekerjaan di kota lain. Pernah, waktu mengunjungi orangtuaku, aku menelepon dari telepon di kamar tidur mereka. Kulihat botol acar itu tak ada lagi. Botol acar itu sudah menyelesaikan tugasnya dan sudah di pindahkan entah ke mana. Leherku serasa tercekat ketika mataku memandang lantai di samping lemari tempat botol acar itu biasa di letakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku bukan orang yang banyak bicara, dia tidak pernah menceramahi aku tentang pentingnya tekad yang kuat, ketekunan, dan keyakinan. Bagiku, botol acar itu telah mengajarkan nilai-nilai itu dengan lebih nyata daripada kata-kata indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikah, kuceritakan kepada Susan, istriku, betapa pentingnya peran botol acar yang tampaknya sepele itu dalam hidupku. Bagiku, botol acar itu melambangkan betapa besarnya cinta Ayah padaku. Dalam keadaan keuangan sesulit apa pun, setiap malam Ayah selalu mengisi botol acar itu dengan koin. Bahkan di musim panas ketika ayah diberhentikan dari pabrik tekstil dan Ibu terpaksa hanya menyajikan buncis kalengan selama berminggu-minggu, satu keping pun tak pernah di ambil dari botol acar itu. Sebaliknya, sambil memandangku dari seberang meja dan menyiram buncis itu dengan saus agar ada rasanya sedikit, Ayah semakin meneguhkan tekadnya untuk mencarikan jalan keluar bagiku. "Kalau kau sudah tamat kuliah," katanya dengan mata berkilat-kilat, "kau tak perlu makan buncis kecuali jika kau memang mau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan Natal pertama setelah lahirnya putri kami Jessica, kami habiskan di rumah orangtuaku. Setelah makan malam, Ayah dan Ibu duduk berdampingan di sofa, bergantian memandangku cucu pertama mereka. Jessica menagis lirih. Kemudian susan mengambilnya dari pelukan Ayah. "Mungkin popoknya basah," kata Susan, lalu dibawanya Jessica ke kamar tidur orangtuaku untuk di ganti popoknya. Susan kembali ke ruang keluarga denga mata berkaca-kaca. Dia meletakkan Jessica ke pangkuan Ayah, lalu menggandeng tanganku dan tanpa berkata apa-apa mengajakku ke kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihat," katanya lembut, matanya memandang lantai di samping lemari. Aku terkejut. Di lantai, seakan tidak pernah di singkirkan, berdiri botol acar yang sudah tua itu. Di dalamnya ada beberapa keping koin. Aku mendekati botol itu, merogoh saku celanaku, dan mengeluarkan segenggam koin. Dengan perasaan haru, kumasukkan koin-koin itu kedalam botol. Aku mengangkat kepala dan melihat Ayah. Dia menggendong Jessica dan tanpa suara telah masuk ke kamar. Kami berpandangan. Aku tahu, Ayah juga merasakan keharuan yang sama.. Kami tak kuasa berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat Imelda, Ini sebuah cerita yang menunjukkan besarnya cinta seorang ayah ke anaknya agar anaknya memperoleh nasib yang jauh lebih baik dari dirinya. Tetapi dalam prosesnya, Ayah ini tidak saja menunjukkan cintanya pada anaknya tetapi juga menunjukkan sesuatu yang sangat berharga yaitu pelajaran tentang impian, tekad, teladan seorang ayah, disiplin dan pantang menyerah. Saya percaya anaknya belajar semua itu walaupun ayahnya mungkin tidak pernah menjelaskan semua itu karena anak belajar jauh lebih banyak dari melihat tingkah laku orangtuanya dibanding apa yang dikatakan orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3910349828588553351?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3910349828588553351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/cinta-seorang-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3910349828588553351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3910349828588553351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/cinta-seorang-ayah.html' title='Cinta Seorang Ayah'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-1672206278164695156</id><published>2010-05-12T15:06:00.002+08:00</published><updated>2010-05-12T15:06:00.992+08:00</updated><title type='text'>3 Jenis Pintu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.otakku.com/wp-content/uploads/2009/11/fun_wooden_door_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 466px; height: 597px;" src="http://www.otakku.com/wp-content/uploads/2009/11/fun_wooden_door_2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala ada seorang pangeran, dia bertanya kepada gurunya seorang cendekiawan :” Bagaimana perjalanan hidup saya.” Gurunya menjawab :”Didalam perjalanan hidupmu, engkau akan bertemu dengan tiga jenis pintu, diatas setiap pintu tertulis sebaris kata, pada saat engkau melihatnya engkau tentu akan mengerti apa yang saya katakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pangeran memulai perjalanannya. Tidak berapa lama kemudian, dia bertemu dengan pintu yang pertama. Diatas pintu tertulis “Merubah Dunia”. Pangeran lalu berpikir, sesuai dengan cita-cita saya, saya harus merubah dunia ini, merubah hal-hal yang saya tidak suka lihat. Akhirnya dia berbuat sesuai dengan rencananya. Beberapa tahun kemudian dia bertemu lagi dengan pintu yang kedua. Diatasnya tertulis “Merubah Orang Lain.” Pangeran berpikir, Saya dengan pikiran saya yang cemerlang akan mengajarkan orang lain, supaya mereka dapat lebih berkembang. Pada akhirnya dia bertemu dengan pintu yang ketiga. Diatasnya tertulis “Merubah Dirimu Sendiri.” Pangeran berpikir, saya akan merubah karakter saya menjadi lebih baik lagi. Akhirnya dia melakukan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, pangeran bertemu kembali dengan gurunya, dia berkata :”saya sudah menemukan tiga jenis pintu dalam perjalanan hidup saya, yang saya pahami adalah “Merubah dunia” lebih bagus merubah setiap orang yang ada didunia ini. Daripada merubah orang lain lebih bagus merubah diri sendiri.” Gurunya yang cendekiawan setelah mendengar perkataannya dengan tersenyum menjawab :”Mungkin sekarang lebih bagus engkau berjalan balik , dengan teliti melihat dengan jelas tiga jenis pintu itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran dengan setengah percaya setengah sangsi berjalan balik kembali. Dari jauh ia sudah melihat pintu yang ketiga, tetapi kelihatannya tidak sama seperti ketika dia datang, dari sisi ini kelihatan diatas pintu tertulis “Mencoba Menerima Dirimu Sendiri.” Pada saat ini pangeran mengerti pada saat dia merubah dirinya sendiri dia merasa hidup ini sangat susah dan menderita; disebabkan karena dia tidak bisa mengakui dan menerima kekurangan dirinya sendiri, dia selalu mengejar cita-cita yang diluar kemampuannya, yang menyebabkan dia tidak bisa melihat kelebihan yang dimilikinya. Pada saat ini dia menjadi sadar dan menghargai diri sendiri. Pangeran melanjutkan perjalanannya berjalan balik. Dia melihat pintu yang kedua tertulis “Mencoba Menerima Orang Lain.” Pada saat ini dia mengerti kenapa dia begitu kesal, Karena dia tidak bisa mengakui dan menerima perbedaan pendapat antara dirinya sendiri dengan orang lain, dia selalu tidak bisa memaklumi kesulitan orang lain. Pada saat ini sadar dia harus lapang dada menerima orang lain. Pangeran melanjutkan perjalannyanya, dia melihat pintu yang pertama diatasnya tertulis “Mencoba Menerima Dunia Ini.” Pada saat ini pangeran mengerti kenapa ketika dia merubah dunia ini dia selalu gagal, karena dia menolak menerima bahwa banyak hal didunia ini tidak dapat dilakukan tangan manusia, sehingga membuat dirinya tidak melakukan hal-hal baik yang bisa dilakukannya. Sekarang dia mengerti bahwa harus menerima dunia ini apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini gurunya yang cendekiawan sudah menunggunya dan berkata kepada pangeran :” Saya kira, sekarang engkau tahu apa artinya hidup damai dan tenteram?.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-1672206278164695156?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/1672206278164695156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/3-jenis-pintu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1672206278164695156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/1672206278164695156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/3-jenis-pintu.html' title='3 Jenis Pintu'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-725196532678229975</id><published>2010-05-08T12:54:00.003+08:00</published><updated>2010-05-08T15:06:03.203+08:00</updated><title type='text'>Tiga Pangeran dan Apel Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.myoyeah.com/materials/library/photo/image_560_2meKweeYVsOZLpX.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 640px; height: 428px;" src="http://www.myoyeah.com/materials/library/photo/image_560_2meKweeYVsOZLpX.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah kisah tentang Azarya, Mahaguru pembimbing taruna-taruna kerajaan yang utama. Seluruh raja mengirimkan putera-putera mereka kehadapannya. Mereka ingin para pangeran itu dididik, ditempa, ditanamkan hikmat dalam hati mereka, untuk kemudian siap menjadi raja dalam kesejatian yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga hari lagi kita akan berkumpul di sebuah semenanjung tempat bersarangnya para elang laut, satu-satunya tempat berkumpulnya ganggang biru dan tempat terindah dimana tenggelamnya Sang Surya.”, ujar Azarya kepada para murid, kemudian berjalan meninggalkan mereka kembali ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari para murid yang menganggap dirinya tahu tempat yang dimaksudkan oleh guru mereka mengangguk-angguk, namun tidak sedikit yang berbisik resah tak mengerti. Sisanya terlihat berpikir demikian keras berusaha menebak tempat yang dimaksud oleh sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang ditentukan tiba.Dari lima puluh orang murid, hanya dua puluh orang yang tiba disana. Sebagian besar dari kumpulan itu tampak begitu lusuh karena perjalanan yang telah mereka tempuh, bahkan beberapa orang diantara mereka tampak kelelahan, haus dan lapar dan menggigil pucat terserang demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dahulu kala hiduplah seorang Raja dengan tiga orang anak nya”, Azarya bercerita seolah tidak memperdulikan keadaan para murid, “untuk menguji anak-anaknya, Raja itu sengaja membuatkan logam tempaan berbentuk buah apel yang terbuat dari emas, perak dan kuningan. Ia menyuruh pegawai istana menyembunyikan beberapa diantaranya di berbagai pelosok kerajaan itu, lalu bersabda pada ketiga pangeran. ‘Aku memiliki banyak apel emas dan perak, aku ingin kalian memilikinya. Aku meletakkan sebagian diantaranya diberbagai tempat tersembunyi dinegeri ini’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mendengar itu semua pangeran yang tertua yang terkuat dari ketiganya, segera mempersiapkan perbekalan untuk menempuh perjalanan mencari benda-benda itu, bersama sepasukan prajurit yang gagah perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran kedua, ia yang paling terpelajar dari ketiganya segera membuka kitab-kitab mantera yang ia miliki. Mempelajari dengan cermat, siang dan malam, berusaha untuk mengetahui kira-kira dimana sang raja meletakkan itu semua. Lalu pergilah ia bersama para penasehat mencari benda-benda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pangeran bungsu, ia yang paling mengenal ayahandanya melakukan hal yang sama sekali berbeda dari keduanya. Ia tidak memperdulikan apel-apel itu. Yang terutama ada dipikirannya adalah memberikan kejutan dihari ulang tahun Ayahanda nya. Ia menyembelih seekor domba tambun dan mengolah masakan kegemaran Ayahanda nya. Itu belum cukup, sang pangeran bungsu juga berjalan ke hutan terdekat, lalu mencari sekumpulan buah yang memang sangat disukai sang raja. Tidak hanya itu ia juga menciptakan sebuah lagu khusus yang berisi puji-pujian dan rasa syukurnya karena telah dilahirkan kedunia ini dalam keadaan putera seorang raja yang begitu mulia. Dan pada saat waktu yang tepat ketiga hal itu dipersembahkannya kepada raja. Makanan yang nikmat, buah-buahan segar dari hutan dan puji-pujian syukur yang dinyanyikan dengan segenap ketulusan yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja, ayahandanya terkesima. Raja sama sekali tidak menyangka akan apa yang dilakukan oleh putera bungsunya ini, sementara kedua puteranya yang lain sibuk mencari apel emas dan melupakan hari ulang tahun ayah mereka. Beliau bahkan hampir menangis akan apa yang dilakukan oleh pangeran bungsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Apapun yang kau minta akan kuberikan padamu wahai anakku, yang tercinta diantara mereka yang dicintai. Apa yang kau minta anak ku ?’ tanya sang raja kepada pangeran bungsu. ‘Apakah apel emas dan perak ?’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran bungsupun menjawab, ‘Ayahanda tidakkah engkau mendengar lagu-lagu yang kunyanyikan ? Dilahirkan sebagai putera raja sudah merupakan sebuah kehormatan besar untuk ku. Lagipula apel emas dan perak itu adalah milik mu, dan jika aku menginginkannya aku tidak perlu mengembara ke hutan dan gunung untuk mencarinya, aku tinggal meminta kepada Ayahanda, dan jika engkau berkenan bukan sebuah persoalan yang begitu besar bagimu, Ayah pasti memberikannya kepadaku. Karena engkau adalah seorang raja, dan apapun akan menghamba dalam titah dan keinginan mu. Bukankah demikian Ayahanda ?’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu semua, maka Sang Raja segera turun dari kursi kerajaan dan memeluk pangeran bungsu erat-erat.’Betapa Sang Khalik memberikan seorang anak berhati emas padaku. Engkau benar anakku, jangankan apel emas, bahkan tahta itu milikmu’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya pun terdiam mengakhiri kisahnya. Begitupun para murid, kedelapan puluh orang yang berhasil sampai di sana, tempat bersarangnya para elang laut, satu-satunya tempat berkumpulnya ganggang biru dan tempat terindah dimana tenggelamnya Sang Surya. Semenanjung Naralaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dua puluh orang tersesat dan tidak berhasil sampai disini”, ujar sang guru sambil menyibak rambut keperakannya yang tertiup angin dan menghamburkan helaian-helaiannya kewajah tua Azarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada yang menggigil karena demam tertusuk karang beracun, tersiksa perjalanan berat, lemah karena lapar dan haus, karena tak membawa bekal. Hanya lima orang yang setiap hari menunggu dipintu rumahku, meminta ikut serta ke Semenanjung ini, karena mereka tidak tahu tempatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Sang Guru melangkah menuju kelima orang murid yang telah dipisahkannya dari para murid yang lain. Mereka tampak begitu segar, wajah mereka bersinar, tanpa debu sedikitpun melusuhkan pakaian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka orang-orang yang sederhana. Namun kesederhanaan seringkali adalah kekuatan dan kebijaksanaan” , ujar Azarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hidup ini tidak sesulit yang kita bayangkan, tidak sekeras yang digembar-gemborkan orang. Hidup ini dirancang begitu luar biasa mengagumkan oleh Sang Pencipta. Mendekatlah kepada DIA, pemilik hidup ini, bertanyalah pada-NYA, bersandarlah terutama hanya kepada cinta-NYA dan senangkanlah hati-NYA dengan tulus, maka cinta dan keperkasaan dari Sang Khalik akan memeluk mu, kebijaksanaan dari-NYA akan menuntun langkah mu dan segala keberuntungan akan diperintahkan- NYA menghambakan diri kepada orang-orang yang diicintai-NYA. Masa depan bukanlah milik mereka yang perkasa, bukan juga kepunyaan para bangsawan, saudagar dan para cerdik cendikia, bahkan para pelihat hanya mampu menerawang dengan tidak pasti masa itu. Semua kekuatan, kecepatan, kecerdikan, kepandaian manusia sekonyong-konyong akan terhenti, ketika dihadang keperkasaan rahasia kehidupan. Masa depan adalah dalam genggaman-NYA, pemilik tunggal dari segala sesuatu. Sehingga jika kalian cukup dikasihi oleh DIA yang menguasai keseluruhan masa, baik masa lalu, saat ini, maupun masa depan, kalian sudah memiliki seluruh yang kalian butuhkan untuk keluar sebagai pemenang dalam hidup ini, mereka yang tidak perlu mengkawatirkan apapun dan tidak terkalahkan oleh apapun juga”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera sesudah mengatakan itu semua, Azarya memerintahkan kelima orang itu untuk memberi makan kelimabelas orang murid yang lain. Lalu mereka berjalan pulang ke rumah Azarya, melewati sebuah gua indah yang letaknya dibawah semenanjung itu dan ujungnya berakhir persis di halaman belakang rumah Azarya, guru mereka yang bijaksana. (selesai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-725196532678229975?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/725196532678229975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/tiga-pangeran-dan-apel-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/725196532678229975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/725196532678229975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/05/tiga-pangeran-dan-apel-emas.html' title='Tiga Pangeran dan Apel Emas'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8238226288289452179</id><published>2010-04-02T00:03:00.001+08:00</published><updated>2010-04-02T00:08:06.257+08:00</updated><title type='text'>SEBUAH RENUNGAN TENTANG PRASANGKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mbahjustinus.files.wordpress.com/2009/07/incheon-airport-korea.jpg?w=300&amp;amp;h=225"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://mbahjustinus.files.wordpress.com/2009/07/incheon-airport-korea.jpg?w=300&amp;amp;h=225" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di ruang tunggu sebuah bandara, seorang ibu muda terlihat tengah menunggu&lt;br /&gt;pesawat yang akan menerbangkan dirinya. Karena harus menunggu cukup lama,&lt;br /&gt;ia memutuskan untuk membeli sebuah buku untuk dibaca. Ia juga membeli&lt;br /&gt;sebungkus biskuit, sekadar untuk camilan saat menunggu pesawat tiba.&lt;br /&gt;Ia duduk di ruang tunggu VIP. Sambil bersandar, ia mulai membuka dan&lt;br /&gt;membaca buku yang dipegangnya. Di kursi sebelah, yang hanya dipisahkan oleh&lt;br /&gt;sebuah meja kecil yang diatasnya tersaji sebungkus biskuit, dan duduklah&lt;br /&gt;seorang pria. Pria tsb terlihat mulai membaca majalah. Ketika ibu muda&lt;br /&gt;mengambil sepotong biskuit dari bungkusan yang terletak di atas meja, pria tsb&lt;br /&gt;mengambil sepotong juga. Si ibu muda merasa terganggu dengan perbuatan&lt;br /&gt;pria tsb, namun ia diam saja.&lt;br /&gt;Ia hanya bergumam: ‘? Huh ....menyebalkan! Ingin rasanya kutampar saja&lt;br /&gt;mukanya !? ‘&lt;br /&gt;Setiap ibu muda tsb mengambil sepotong biskuit, pria tsb juga melakukan hal&lt;br /&gt;yang sama, sambil tersenyum kepada si ibu muda. Perbuatan pria tsb benarbenar&lt;br /&gt;mengundang geram si ibu muda.. Namun si ibu muda tidak bereaksi apaapa,&lt;br /&gt;ia hanya menyimpan kedongkolan didalam dada.&lt;br /&gt;Ketika biskuit tersisa satu potong, si ibu muda bergumam: ? Coba saya ingin&lt;br /&gt;lihat apa yang akan dilakukannya...!?&lt;br /&gt;Kemudian si pria membelah biskuit tsb. Ia mengambil separoh dan&lt;br /&gt;mempersilakan si ibu muda untuk menikmati yang separohnya lagi... Benarbenar&lt;br /&gt;keterlaluan .....!&lt;br /&gt;Kini, kekesalan si ibu muda benar-benar memuncak!&lt;br /&gt;Ia segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan tempat duduk tsb,&lt;br /&gt;pindah ke ruang keberangkatan ( boarding ).&lt;br /&gt;Ketika ibu muda duduk didalam pesawat, ia membuka tas jinjingnya untuk&lt;br /&gt;mengambil kacamata.&lt;br /&gt;Betapa terkejutnya dia ...... Ternyata bungkusan biskuit miliknya ada di dalam&lt;br /&gt;tas jinjing, masih utuh ...!&lt;br /&gt;Ia kini menyesal, ... Dan benar-benar merasa malu!&lt;br /&gt;Ia merasa bersalah.&lt;br /&gt;Ia mengira bahwa biskuit yang dimakan tadi adalah miliknya&lt;br /&gt;.... Ternyata bukan!&lt;br /&gt;Pria tadi membagi biskuit antara dirinya dan si ibu muda tanpa merasa marah,&lt;br /&gt;tenganggu atau pun merasa rugi ...&lt;br /&gt;Voice of Heart…Hati yang Berbisik Buku I 10&lt;br /&gt;.... Sementara si ibu muda merasakan sebaliknya.&lt;br /&gt;Ia merasa bahwa biskuit tsb adalah miliknya yang telah diserobot oleh pria tsb,&lt;br /&gt;dan menyangka betapa si pria tsb telah berbuat kurang ajar kepada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA TIGA HAL YANG TIDAK DAPAT DIRAIH KEMBALI ...&lt;br /&gt;1. Kata-kata... ...setelah diucapkan..&lt;br /&gt;2. Kesempatan... ... setelah berlalu…&lt;br /&gt;3. Waktu... ...setelah beranjak pergi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8238226288289452179?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8238226288289452179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/04/sebuah-renungan-tentang-prasangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8238226288289452179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8238226288289452179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/04/sebuah-renungan-tentang-prasangka.html' title='SEBUAH RENUNGAN TENTANG PRASANGKA'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6646559338658250600</id><published>2010-03-20T00:43:00.001+08:00</published><updated>2010-03-20T00:45:12.671+08:00</updated><title type='text'>Surat seorang gadis kepada ayahnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://saungwarga0409.files.wordpress.com/2009/08/surat-untuk-ayah.jpg?w=300&amp;amp;h=225"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://saungwarga0409.files.wordpress.com/2009/08/surat-untuk-ayah.jpg?w=300&amp;amp;h=225" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surat seorang gadis kepada ayahnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat John meletakkan tas kerjanya sepulang ke rumah, matanya&lt;br /&gt;tertegun melihat sebuah surat tergeletak di atas meja.&lt;br /&gt;Di sebuah amplop tertulis "Untuk ayah tersayang"&lt;br /&gt;Setelah belasan tahun menjadi single parent, baru kali ini ada surat&lt;br /&gt;untuknya dari Lucy, anak gadisnya. Ada apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat pertama pada surat itu sudah mengguncang hatinya;&lt;br /&gt;Ayah tersayang, jika ayah membaca surat ini maka aku sudah tidak ada di&lt;br /&gt;rumah.&lt;br /&gt;Sekalipun berat John melanjutkan bacaan kata demi kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, aku telah menemukan pria yang akan mendampingiku selamanya.&lt;br /&gt;Memang buat orang lain dia sudah terlalu tua, tapi bagiku pria berusia 45&lt;br /&gt;tahun masih tetap muda.&lt;br /&gt;Dia sangat energik ayah, kalau ayah mengenal lebih dekat dengannya pasti&lt;br /&gt;ayah juga akan menyukainya.&lt;br /&gt;Ayah jangan terkecoh dengan tato di seluruh tubuhnya atau janggut dan&lt;br /&gt;brewoknya yang panjang atau puluhan tindik di telinga dan hidungnya, karena&lt;br /&gt;jauh di dalam hatinya ia adalah orang baik.&lt;br /&gt;Ia sangat sayang padaku, dan juga ayah dari anak di dalam kandunganku.&lt;br /&gt;Istrinya tidak keberatan aku mendampinginya, karena istrinya sudah sibuk&lt;br /&gt;mengurus anaknya yang banyak.&lt;br /&gt;Oh iya, ayah tidak usah khawatir tentang kehidupanku.&lt;br /&gt;Ia menguasai penjualan ekstasi di kota, jadi uang sama sekali bukan masalah&lt;br /&gt;buat kehidupan kami.&lt;br /&gt;Saya tahu ia sudah mengidap HIV sejak lama, tapi katanya dalam beberapa&lt;br /&gt;tahun ke depan obat penyakit AIDS akan ditemukan jadi aku tidak perlu&lt;br /&gt;khawatir bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah jangan bersedih karena aku bahagia.&lt;br /&gt;Usiaku sudah 18 tahun ayah jadi aku bisa memutuskan yang terbaik untuk&lt;br /&gt;hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar, air mata sang ayah menetes jatuh ke lembar surat itu.&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin anaknya yang lucu dan periang bisa menjadi seperti inii?&lt;br /&gt;Lembar pertama surat pertama baru saja selesai dibacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan sang ayah bergetar, berat rasanya, tapi ia membuka lembar kedua&lt;br /&gt;surat itu.&lt;br /&gt;Kali ini isinya jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sayang,&lt;br /&gt;Maaf, sebenarnya surat di halaman pertama tadi tidak benar-benar terjadi.&lt;br /&gt;Saya hanya ingin menggambarkan betapa kemungkinan terburuk bisa terjadi&lt;br /&gt;pada anak-anak gadis, dan syukurlah aku tidak demikian.&lt;br /&gt;Ayah bahagia bukan, kalau aku tetap bersama ayah?&lt;br /&gt;Ayah bahagia bukan, akau tidak menghancurkan diriku seperti itu?&lt;br /&gt;Tentu saja, mempunyai anak yang rapornya jelek, jauh lebih menguntungkan&lt;br /&gt;daripada mempunyai anak seperti itu.&lt;br /&gt;Oh iya Ayah, raporku ada di dalam tas, nilainya jelek, maaf ya.&lt;br /&gt;Silahkan ayah lihat, jangan lupa ditandatangani.&lt;br /&gt;Besok guru ingin bicara dengan ayah tentang nilai raporku, jangan marah ya.&lt;br /&gt;Kalau ayah tidak marah melihat nilai raporku, aku sedang bermain di rumah&lt;br /&gt;sebelah, aku tunggu yah?&lt;br /&gt;Love you Daddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lucy....... ...!" John berteriak dan lari ke rumah tetangganya, ia akan&lt;br /&gt;mengitik habis anaknya yang 'keterlaluan' itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lega rasanya hati John. Konyol tapi melegakan.&lt;br /&gt;Tidak seperti kebanyakan ayah yang sedih melihat rapor anaknya yang buruk,&lt;br /&gt;hati John justru berbunga-bunga karena ia tidak kehilangan anaknya.&lt;br /&gt;Memang kali ini, keterlaluan sekali becanda anak gadisnya!&lt;br /&gt;Sebenarnya Lucy hanya ingin agar ayahnya tidak marah melihat rapornya yang&lt;br /&gt;buruk, untuk membuat masalah rapor buruk terlihat kecil ia membuat gambaran&lt;br /&gt;masalah besar yang mungkin terjadi sehingga masalah yang ada jadi terlihat&lt;br /&gt;kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sebenarnya adalah seni bersyukur dan seni berkomunikasi dengan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda ingin bersyukur atas kesulitan yang kita terima maka kita&lt;br /&gt;sebaiknya membayangkan kesulitan lebih besar yang mungkin bisa kita alami.&lt;br /&gt;Dengan demikian kita bisa menghindari diri dari stres atau kegalauan yang&lt;br /&gt;berkepanjangan.&lt;br /&gt;Memang apa yang dilakukan Lucy pada Ayahnya John agak keterlaluan, tapi itu&lt;br /&gt;gambaran dramatis tentang bagaimana bisa membuat diri kita bersyukur apa&lt;br /&gt;adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkan Anda bersyukur hari ini?&lt;br /&gt;:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6646559338658250600?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6646559338658250600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/03/surat-seorang-gadis-kepada-ayahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6646559338658250600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6646559338658250600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/03/surat-seorang-gadis-kepada-ayahnya.html' title='Surat seorang gadis kepada ayahnya'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4657323656404200415</id><published>2010-02-26T19:44:00.002+08:00</published><updated>2010-02-26T19:53:28.891+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>suka balap? Djarum Black juga menyediakan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.autoblackthrough.com/images_other_events/local519_3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://www.autoblackthrough.com/images_other_events/local519_3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black Night Slalom adalah wadah sekaligus kompetisi balap dari Djarum black. Djarum Black Night Slalom di harapkan dapat menjadi tempat anak muda menunjukan kemampuan balapnya sehingga balap-balap liar di jalan raya dapat beralih ke Djarum Black Night Slalom ... hobi balap? ikutan di Djarum Black Night Slalom dan jadilah juara sejati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4657323656404200415?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4657323656404200415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/suka-balap-djarum-black-juga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4657323656404200415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4657323656404200415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/suka-balap-djarum-black-juga.html' title='suka balap? Djarum Black juga menyediakan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4550575194536537642</id><published>2010-02-26T19:33:00.003+08:00</published><updated>2010-02-26T19:44:07.350+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>Blackinnovationaward mampir ke mall</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blackinnovationawards.com/images_photo/photo-37_thumb.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://www.blackinnovationawards.com/images_photo/photo-37_thumb.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;selaian datang kekampus dengan Blackinnovationawards goes to campus , Blackinnovationawards juga mampir ke mall dengan tajuk Blackinnovationawards goes to mall. dalam Blackinnovationawards goes to mall juga di pajang beberapa hasil dari Blackinnovationawards tahun lalu....dan di mall meriah juga denga kehadiran BIA yang menyita perhatian para pengunjung mall..ingin lebih lanjut tunggu aja Blackinnovationawards goes to mall di kotamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4550575194536537642?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4550575194536537642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/blackinnovationaward-mampir-ke-mall.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4550575194536537642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4550575194536537642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/blackinnovationaward-mampir-ke-mall.html' title='Blackinnovationaward mampir ke mall'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8433787647413862509</id><published>2010-02-26T19:25:00.003+08:00</published><updated>2010-02-26T19:33:32.828+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>yang baru dari Djarum Black</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blackmenthol.com/blackmenthol1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 599px; height: 337px;" src="http://www.blackmenthol.com/blackmenthol1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black Menthol adalah line up terbaru dari Djarum black tentunya bagi kita-kita penikmat sensasi mentol. dengan sensasi mentol didalamnya Djarum Black hadir lebih fresssssss.....dan lebih Plooooonggggggggggg.....jika penasaran cobain aja Djarum Black Mentho&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8433787647413862509?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8433787647413862509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/yang-baru-dari-djarum-black.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8433787647413862509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8433787647413862509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/yang-baru-dari-djarum-black.html' title='yang baru dari Djarum Black'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6135525905207663960</id><published>2010-02-26T19:17:00.002+08:00</published><updated>2010-02-26T19:25:25.474+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>suka modif ? ikutan disini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i149.photobucket.com/albums/s80/brezhnerv/other_events2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 344px;" src="http://i149.photobucket.com/albums/s80/brezhnerv/other_events2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black Motodify adalah ajang kontes modifikasi bagi kamu-kamu yang suka modifikasi yang diselengarakan oleh Djarum Black. disini kita dapat menyaksikan berbagai kendaraan yang sudah di modif... bagi yang suka modif ini juga sebagai ajang pembuktian kemampuan kreatifitasmu........ gabung yuk.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6135525905207663960?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6135525905207663960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/suka-modif-ikutan-disini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6135525905207663960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6135525905207663960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/suka-modif-ikutan-disini.html' title='suka modif ? ikutan disini'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5980996016224307247</id><published>2010-02-26T14:55:00.003+08:00</published><updated>2010-02-26T19:17:29.693+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>Djarum Black oto portal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S4etol2GNBI/AAAAAAAAAH4/U8GeAVZeztI/s1600-h/df.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 279px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S4etol2GNBI/AAAAAAAAAH4/U8GeAVZeztI/s320/df.bmp" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442509587565917202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;bagi anda pencinta dunia otomotif dan mencari info-info seputat otomotif, djarum black menyediakan portal khusus yang menyediakan informasi seputar otomotif. alamatnya ada di  http://www.autoblackthrough.com/ jika ingin tau lebih jauh kunjungi aja situsnya dan dijamin info-info terbaru tersedia untuk anda. &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5980996016224307247?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5980996016224307247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-oto-portal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5980996016224307247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5980996016224307247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-oto-portal.html' title='Djarum Black oto portal'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S4etol2GNBI/AAAAAAAAAH4/U8GeAVZeztI/s72-c/df.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2778593606605651846</id><published>2010-02-24T17:00:00.002+08:00</published><updated>2010-02-24T17:13:48.858+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>Blackinnovationawards goes to my campus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blackinnovationawards.com/images_news/news_136_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 375px;" src="http://www.blackinnovationawards.com/images_news/news_136_2.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Blackinnovationawards goes to campus 2010 memang dah dimulai dan akan hadir di beberapa kota, tapi semua itu kota besar. bagai mana dengan kota kecil? memang disini akan menjadi hambatan bagi mahasiswa di kota kecil untuk mensejajarkan diri mereka dengan mahasiswa dikota besar. padahal potensi mahasiswa di kota kecil g kalah bagusnya dengan yang di kota besar lo..coba kalo Djarum black bisa datang melalui Blackinnovationawards goes to campus ke kampus-kampus kota yang kecil, alangkah baiknya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2778593606605651846?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2778593606605651846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/blackinnovationawards-goes-to-my-campus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2778593606605651846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2778593606605651846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/blackinnovationawards-goes-to-my-campus.html' title='Blackinnovationawards goes to my campus'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-687468930729766379</id><published>2010-02-24T16:44:00.002+08:00</published><updated>2010-02-24T16:58:50.841+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>Djarum Black untuk yang muda mahasiswa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blackinnovationawards.com/images_news/news_140_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://www.blackinnovationawards.com/images_news/news_140_1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mahasiswa adalah tulang pungung bangsa. oleh sebab itu Djarum Black juga menyadari peranan mahasiswa sebagai tulang pungung bangsa dengan mengadakan Blackinnovationawards goes to campus. dalam acara ini ditampilkan hasil karya dari  Blackinnovationawards yang terdahulu dan juga didakan diskusi tentang Blackinnovationawards. tertarik? tunggu aja Blackinnovationawards datang ke kampus kamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-687468930729766379?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/687468930729766379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-untuk-yang-muda-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/687468930729766379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/687468930729766379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-untuk-yang-muda-mahasiswa.html' title='Djarum Black untuk yang muda mahasiswa'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6088129360481389306</id><published>2010-02-24T16:35:00.002+08:00</published><updated>2010-02-24T16:42:40.713+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>hadirkan hal yang baru bersama Djarum Black</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blackinnovationawards.com/template/images/blackinnovationawards.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 188px;" src="http://www.blackinnovationawards.com/template/images/blackinnovationawards.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black juga memiliki kegiatan bagi mereka-mereka yang kreatif, nama program itu Black innovation awards, hadiahnya lumayan besar lo, mencapai 160 jt... 4 pemenang terbaik mendapatkan masing-masing 25jt dan 1 orang ter favorit 10jt serta 20 orang nominasi mendapatkan masing-masing 2,5 jt...bagaimana? kerenkan  ikutan yuk  di Blackinnovationawards.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6088129360481389306?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6088129360481389306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/hadirkan-hal-yang-baru-bersama-djarum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6088129360481389306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6088129360481389306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/hadirkan-hal-yang-baru-bersama-djarum.html' title='hadirkan hal yang baru bersama Djarum Black'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-8301168562016339025</id><published>2010-02-19T14:25:00.000+08:00</published><updated>2010-02-19T14:25:00.282+08:00</updated><title type='text'>Change or Die !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/05/elang.jpg?w=300&amp;amp;h=292"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 292px;" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/05/elang.jpg?w=300&amp;amp;h=292" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang , berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Kita adalah elang-elang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-8301168562016339025?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/8301168562016339025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/change-or-die.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8301168562016339025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/8301168562016339025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/change-or-die.html' title='Change or Die !!'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3325446539881950423</id><published>2010-02-18T14:23:00.001+08:00</published><updated>2010-02-18T14:23:00.670+08:00</updated><title type='text'>Segala sesuatu yang kita lakukan akan selalu berputar ke diri kita kembal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TN7xE-nCzsE/S2BK3zOiyeI/AAAAAAAAABY/W4p3Np56SAY/s320/Karma+Mk2+T-shirt+design.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 305px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TN7xE-nCzsE/S2BK3zOiyeI/AAAAAAAAABY/W4p3Np56SAY/s320/Karma+Mk2+T-shirt+design.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dengan wajah tersenyum wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah lelaki itu bermaksud menyakitinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki tersebut penampilanya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki tersebut tau apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata ” saya kemari untuk membantu anda bu, kenapa anda tidak menunggu didalam mobil bukankah disana lebih hangat? oh ya nama saya Bryan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan masuk kedalam kolong mobil wanita itu untuk memperbaiki yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia selesai, tetapi dia kelihatan begitu kotor dan lelah, wanita itu membuka kaca jendela mobilnya dan berbicara kepadanya, ia berkata bahwa ia dari st louis dan kebetulan lewat jalan ini. Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu berkata berapa yang harus ia bayar, berapapun jumlahnya yang ia minta tidak menjadi masalah, karena ia membayangkan apa yang akan terjadi jika lelaki tersebut tidak menolongnya. Bryan hanya tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan tidak mengatakan berapa jumlah yang harus dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu&lt;br /&gt;pekerjaan. Ia yakin apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan suatu hari&lt;br /&gt;nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata kepada wanita itu ” Bila ia benar-benar ingin membalas jasanya, maka apabila suatu saat nanti&lt;br /&gt;apabila ia melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan maka tolonglah orang tersebut “…dan ingatlah pada saya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan menunggu sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan beberapa mil wanita itu melihat kafe kecil, lalu ia mampir kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu memperhatikan sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada Bryan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wanita itu selesai makan dan, sang pelayan sedang mengambil kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kepergiannya sang pelayan kembali, pelayan itu bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan&lt;br /&gt;secarik kertas diatas meja dan uang $1000. Ia begitu terharu setelah membaca apa yang ditulis oleh wanita&lt;br /&gt;itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tidak berhutang apapun pada saya karena seseorang telah menolong saya, oleh karena itulah saya menolong kamu, maka inilah yang harus kamu lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih sayang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai uang dan apa yang di tulis oleh wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana wanita itu bisa tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran&lt;br /&gt;bayinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tau bagaimana suaminya sangat risau mengenai hal ini, lalu ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang lembut sambil berbisik :”semuanya akan baik-baik saja, I Love You Bryan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala sesuatu yang kita lakukan akan selalu berputar ke diri kita kembali”, therefore, don’t ever to stop to do good things in your life..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3325446539881950423?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3325446539881950423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/segala-sesuatu-yang-kita-lakukan-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3325446539881950423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3325446539881950423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/segala-sesuatu-yang-kita-lakukan-akan.html' title='Segala sesuatu yang kita lakukan akan selalu berputar ke diri kita kembal'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TN7xE-nCzsE/S2BK3zOiyeI/AAAAAAAAABY/W4p3Np56SAY/s72-c/Karma+Mk2+T-shirt+design.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3880430597060769813</id><published>2010-02-17T19:54:00.002+08:00</published><updated>2010-02-17T20:04:13.683+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>News untuk THE BLACK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_66WDIAeEllI/Sc_IwQXWUTI/AAAAAAAAAGQ/Of00B3MKcfk/s400/blacinnews.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 359px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_66WDIAeEllI/Sc_IwQXWUTI/AAAAAAAAAGQ/Of00B3MKcfk/s400/blacinnews.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black juga memiliki tempat berbagi informasi yang disebut dengan Black In News. disini segala informasi mengenai kegiatan-kegiatan di bawah bendera Djarum Black tersedia secara ringkas padat dan uptodate tentunya. jangan salah sangka Black In News bukan sekedar tempat informasi tetapi bagi anda yang ingin berbisnis seputar kreatifitas dan inovasi Black In News sangat cocok untuk bahan acuan. ok friend sekian dulu Black In News dapat kita saksikan di TV tunggu aja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3880430597060769813?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3880430597060769813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/news-untuk-black.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3880430597060769813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3880430597060769813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/news-untuk-black.html' title='News untuk THE BLACK'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_66WDIAeEllI/Sc_IwQXWUTI/AAAAAAAAAGQ/Of00B3MKcfk/s72-c/blacinnews.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2819213320554418869</id><published>2010-02-17T00:22:00.002+08:00</published><updated>2010-02-17T00:33:45.536+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>sihitam melaju lagi dengan semangatmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://catatanalfred.com/wp-content/uploads/2009/10/Black-Car-Community.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 283px;" src="http://catatanalfred.com/wp-content/uploads/2009/10/Black-Car-Community.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;kali ini Djarum Black memasuki ranah baru dunia otomotif,  jika di posting yang lalu motor maka sekarang mobil. &lt;strong&gt;Black Car Community itu adalah sebutan bagi komunitas mobil dibawah bendera Djarum Black. hampir mirip dengan &lt;/strong&gt;Black Motor Community hanya saja disini mobil yang jadi bahan utamanya, tentu saja dengan fisik dan dimensi yang lebih besar maka mobil dapat di explore dengan lebih dalam dan lebih luas. ajang ini sangat bergengsi dan kehadirannya juga sangat di tunggu apalagi dimeriahkan oleh ngup band ternama bikin tambah naik grngsinya. ingin coba berkompetisi dalam mengkreasikan mobil kamu? disini tempatnya, dijamin keren habis, meriahkan yuk&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2819213320554418869?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2819213320554418869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/sihitam-melaju-lagi-dengan-semangatmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2819213320554418869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2819213320554418869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/sihitam-melaju-lagi-dengan-semangatmu.html' title='sihitam melaju lagi dengan semangatmu'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5160274412864809820</id><published>2010-02-17T00:02:00.003+08:00</published><updated>2010-02-17T00:16:46.080+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>Djarum Black tuk The Bikers</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/Oto%20Klub/Motor/Desember08/BlackaholicHut_Uda4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 520px; height: 289px;" src="http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/Oto%20Klub/Motor/Desember08/BlackaholicHut_Uda4.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djarum Black juga menyatu dengan para biker melalui Black Motor Community. diajang ini selain keahlian berkendara, para bikers juga di bina dan diarahkan dalam hal modifikasi. tentu saja Djarum Black akan menjadi seponsor utama dong di ajang ini.&lt;br /&gt;selain mengali potensi kereatifitas kawula muda tanah air, Black Motor Community juga di harapkan untuk menjadikan wadah bagi Motor Community (geng motor) tidak salah arah. tentu saja Black Motor Community sangat prihatin dengan perbuatan anarki para geng motor beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;ok kawan , tetep berkreasi dan tunjukan kreativitasmu dengan motormu&lt;br /&gt;di Black Motor Community, saat hadir dikotamu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5160274412864809820?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5160274412864809820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-tuk-bikers.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5160274412864809820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5160274412864809820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/djarum-black-tuk-bikers.html' title='Djarum Black tuk The Bikers'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2203933285090025688</id><published>2010-02-16T09:41:00.003+08:00</published><updated>2010-02-16T10:54:40.832+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blackblog'/><title type='text'>BLACK dari Djarum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.autoblackthrough.com/images_roll_banner/other_events129.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 359px;" src="http://www.autoblackthrough.com/images_roll_banner/other_events129.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;DJARUM hadirkan DJARUM BLACK bagi pencinta DJARUM dan BLACK. DJARUM BLACK hadir bukan hanya sebagai line up produk bagi Djarum tapi juga sebagai simbol semangat  bagi pencinta black.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DJARUM BLACK menjadi jiwa bagi berbagai kegiatan pencinta BLACK seperti: Black Community, Black Motor Community,&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Black Car Community dan masih banyak lagi termasuk blogblack juga sidalamnya. semangat yang di usung oleh DJARUM BLACK telah menjadinya semangat perubahan dan selalu ditunggu kehadiran kegiatan  DJARUM BLACK di setiap kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;harapannya DJARUM BLACK semakin mantap dan maju terus dalam mengarahkan generasi muda pencinta black dengan tetep berdampingan bersama THE BLACK dan DJARUM BLACK.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2203933285090025688?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2203933285090025688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/black-dari-djarum.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2203933285090025688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2203933285090025688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/black-dari-djarum.html' title='BLACK dari Djarum'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2816194098362807429</id><published>2010-02-15T14:19:00.001+08:00</published><updated>2010-02-15T14:22:01.291+08:00</updated><title type='text'>Kisah Sekeping Talenta Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:QgHwCgTZwOl3OM:http://shopping.zeenews.com/v1/product_images/jvj111_large.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 116px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:QgHwCgTZwOl3OM:http://shopping.zeenews.com/v1/product_images/jvj111_large.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki berjanggut panjang keperakan itu memang memancarkan kewibawaan yang besar. Ia tampak duduk tenang dengan mata terpejam. Tangan kirinya terlihat menggenggam sebuah tongkat kayu bersisik berwarna coklat kehitaman. Dihadapan lelaki berjubah putih itu, sekumpulan orang-orang yang membentuk setengah lingkaran, duduk berkeliling. Mereka semua tampak menundukkan kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya, sang guru nan bijaksana, pengajar para raja dan pejabat istana, kembali mengumpulkan murid-muridnya. Tetapi tidak seperti hari-hari yang lain, dimana mereka biasa berkumpul di pinggir sungai, bukit atau pelataran istana. Hari ini mereka berkumpul dekat sebuah kandang ternak. Tidak ada seorang pun yang tahu rencana hati Azarya. Diantara lenguhan dan bau ternak, guru dan murid itu, terdiam dengan penuh hikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan sang guru mengangkat tangannya. Satu keping talenta emas tampak di terjepit diantara ibu jari dan telunjuk beliau. Benda itu terlihat semakin berkilau ditimpa cahaya matahari. Para murid bergumam tidak mengerti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak-anak ku”, sang guru pun mulai bersabda, ”Siapakah dari antara kalian yang menginginkan benda ini, jika saja aku mau memberikannya ?”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini semua mata memandang kearah ujung jari Azarya. Sekeping talenta emas. Nilainya setara dengan bayaran seratus hari kerja orang upahan. Sama sekali bukan jumlah yang sedikit. Serta merta belasan orang dalam kumpulan itu mengangkat tangannya. “Saya guru…saya guru …!!”, seru mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat Azarya tersenyum mengelus janggut nya. “Hanya orang yang telah kehilangan akal sehatnya yang akan menolak pemberian satu keping talenta emas ini”, lanjut nya sambil menurunkan tangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tangan kiri Azarya bergerak mengambil sebuah mangkuk kecil didepannya. Cairan kermizi yang berwarna merah pekat tampak mengisi separuh mangkuk itu. Perlahan-lahan keping emas itu dicelupkannya ke dalam mangkuk, hingga beberapa saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masihkah kalian menginginkan benda ini ?”, tanya Azarya sambil kembali mengacungkan keping emas yang telah berubah warna itu. &lt;br /&gt;“Tentu, guru !”, jawab para murid serempak.&lt;br /&gt;Azarya memandangi kepingan berwarna merah pekat di tangan nya, tiba-tiba ia membuang keping emas itu kepermukaan tanah sepelempar batu jauhnya. Beberapa muridnya terlihat menggeser tempat duduknya menjauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau !”, tunjuk sang guru ke arah salah satu muridnya,”Tampillah ke muka”. Orang yang ditunjuk segera menaati perintah gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ludahi keping emas itu !”, perintah sang guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid itu tampak ragu, ia memandang bergantian ke arah keping emas itu dan guru nya memastikan apa yang didengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lakukan apa yang ku perintahkan”, kata Azarya sambil tersenyum. &lt;br /&gt;Segera setelah muridnya meludahi keping emas itu, Azarya kembali bertanya, “Masihkah kalian menginginkan talenta itu ?”.&lt;br /&gt;“Tentu saja guru”, kembali terdengar jawaban dari arah para murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika demikian baiklah, kau bertiga ludahi lagi dan injak-injak keping emas itu !!”, perintah Azarya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga orang itu pun melakukan persis seperti yang gurunya perintahkan. Sekarang eping emas itu telah berubah rupa. Permukaannya yang tadinya berkilau kini tak lebih merupakan benda kotor yang sangat menjijikkan. Azarya berdiri, mengibaskan jubahnya, kemudian berjalan menghampiri keping emas itu. Sesaat ia memandangi benda itu, kemudian ikut meludahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak-anakku, lihatlah benda yang menjijikkan itu.”, kata Azarya sambil memandangi wajah-wajah mereka,”Masihkah ada seseorang diantara kalian yang menginginkannya ?”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid saling berpandangan satu sama lain, beberapa diantara mereka tampak mengangguk-angguk. “Tentu Guru kami semua masih menginginkannya” , jawab mereka serempak. Mendengar jawaban para murid, Azarya mengambil sebuah capit dari kayu. Ia memungut benda itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kini dengarkanlah anak-anakku”, sang guru pun bersabda,”kalian dan siapa pun akan tetap menginginkan keping emas itu, karena apapun keadaan yang mata kalian lihat, sekeping talenta emas, tetaplah sekeping talenta emas !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya terlihat saling berpandangan, sebagian dari mereka tampak mengangguk-angguk membenarkan perkataan sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serupa dengan keping talenta emas ini”, Azarya melanjutkan,” diri kalian pun, senista, secacat, sehina apapun, tetaplah mulia dan berharga. Kemiskinan, kecacatan, keadaan terkeji sekalipun tidaklah sanggup mengubah nilai seorang manusia. Manusia telah diciptakan demikian mulia !”&lt;br /&gt;Azarya memandangi murid-murid nya lekat-lekat, setelah itu ia berjalan ke arah kandang ternak yang berada tak jauh dari mereka. Murid-muridnya segera bangkit, mengikuti guru mereka dari belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seperti apa yang ku janjikan kepada kalian.”, kata Azarya sambil menoleh,”Aku akan memberikan keping talenta emas ini kepada siapa pun yang mengingingkannya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata murid-murid Azarya tampak berbinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ambilah !”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan satu gerakan, Azarya melemparkan keping emas itu ke dalam tumpukan kotoran ternak yang tampak menggunung. Segera saja keping talenta emas itu membenam tak terlihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi Azarya menjauh dari tempat itu, murid-muridnya yang berjumlah belasan itu merangsek masuk ke dalam kandang. Mereka saling mendorong, berdesakan, saling himpit. Tidak sedikit dari mereka yang terinjak-injak oleh temannya sendiri Beberapa orang malah terlihat bergulat diantara kotoran ternak. Yang lain terlihat saling tinju dan saling hantam. Bak dihajar angin puting beliung, serta merta kandang yang semula aman damai itu jadi begitu berantakan. Lembu, kambing, domba berlarian keluar. Pagar kayu dan dinding kandang rusak berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya sesaat membiarkan kerusuhan itu terjadi, hingga ia merasa waktunya cukup.&lt;br /&gt;“Hentikan !”, seru sang guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perkelahian itu pun serta merta berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rupanya kalian belum juga mengerti. Barangsiapa bertelinga hendaklah mendengar ! Camkanlah apa yang ku katakan kepadamu hari ini dan belajarlah darinya.”&lt;br /&gt;Azarya segera menghampiri murid-muridnya yang berlumuran kotoran hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sang Khalik, Pencipta kita, mengerti benar betapa berharga diri kita, manusia-manusia ini. Begitu juga dengan iblis-iblis jahat penghuni kegelapan, mereka juga tahu persis betapa mulianya kita. Satu-satunya yang sering tidak mengerti akan tingginya harga itu adalah kita, manusia itu sendiri. Manusia sering tidak mengetahui betapa mulianya ia dicipta. Bahkan tidak jarang, karena kebodohannya, manusia menukar kemuliannya dengan sesuatu yang sama sekali tidak berharga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya melemparkanpandanga nnya kearah tumpukan kotoran hewan didekatnya, lalu meneruskan perkataannya. “Jadi mulai saat ini, jangan biarkan apapun, siapapun, bahkan hidup ini, mendustai kalian, dan membuat kalian seolah-olah sesuatu yang tidak berharga.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru menarik nafas panjang, lalu berteriak lantang, ” Karena kalian jauh lebih mulia dari ribuan keping telenta emas !!”. (***)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditulis oleh : Made Teddy Artiana, S. Kom&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki berjanggut panjang keperakan itu memang memancarkan kewibawaan yang besar. Ia tampak duduk tenang dengan mata terpejam. Tangan kirinya terlihat menggenggam sebuah tongkat kayu bersisik berwarna coklat kehitaman. Dihadapan lelaki berjubah putih itu, sekumpulan orang-orang yang membentuk setengah lingkaran, duduk berkeliling. Mereka semua tampak menundukkan kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya, sang guru nan bijaksana, pengajar para raja dan pejabat istana, kembali mengumpulkan murid-muridnya. Tetapi tidak seperti hari-hari yang lain, dimana mereka biasa berkumpul di pinggir sungai, bukit atau pelataran istana. Hari ini mereka berkumpul dekat sebuah kandang ternak. Tidak ada seorang pun yang tahu rencana hati Azarya. Diantara lenguhan dan bau ternak, guru dan murid itu, terdiam dengan penuh hikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan sang guru mengangkat tangannya. Satu keping talenta emas tampak di terjepit diantara ibu jari dan telunjuk beliau. Benda itu terlihat semakin berkilau ditimpa cahaya matahari. Para murid bergumam tidak mengerti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak-anak ku”, sang guru pun mulai bersabda, ”Siapakah dari antara kalian yang menginginkan benda ini, jika saja aku mau memberikannya ?”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini semua mata memandang kearah ujung jari Azarya. Sekeping talenta emas. Nilainya setara dengan bayaran seratus hari kerja orang upahan. Sama sekali bukan jumlah yang sedikit. Serta merta belasan orang dalam kumpulan itu mengangkat tangannya. “Saya guru…saya guru …!!”, seru mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat Azarya tersenyum mengelus janggut nya. “Hanya orang yang telah kehilangan akal sehatnya yang akan menolak pemberian satu keping talenta emas ini”, lanjut nya sambil menurunkan tangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tangan kiri Azarya bergerak mengambil sebuah mangkuk kecil didepannya. Cairan kermizi yang berwarna merah pekat tampak mengisi separuh mangkuk itu. Perlahan-lahan keping emas itu dicelupkannya ke dalam mangkuk, hingga beberapa saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masihkah kalian menginginkan benda ini ?”, tanya Azarya sambil kembali mengacungkan keping emas yang telah berubah warna itu. &lt;br /&gt;“Tentu, guru !”, jawab para murid serempak.&lt;br /&gt;Azarya memandangi kepingan berwarna merah pekat di tangan nya, tiba-tiba ia membuang keping emas itu kepermukaan tanah sepelempar batu jauhnya. Beberapa muridnya terlihat menggeser tempat duduknya menjauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau !”, tunjuk sang guru ke arah salah satu muridnya,”Tampillah ke muka”. Orang yang ditunjuk segera menaati perintah gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ludahi keping emas itu !”, perintah sang guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid itu tampak ragu, ia memandang bergantian ke arah keping emas itu dan guru nya memastikan apa yang didengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lakukan apa yang ku perintahkan”, kata Azarya sambil tersenyum. &lt;br /&gt;Segera setelah muridnya meludahi keping emas itu, Azarya kembali bertanya, “Masihkah kalian menginginkan talenta itu ?”.&lt;br /&gt;“Tentu saja guru”, kembali terdengar jawaban dari arah para murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika demikian baiklah, kau bertiga ludahi lagi dan injak-injak keping emas itu !!”, perintah Azarya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga orang itu pun melakukan persis seperti yang gurunya perintahkan. Sekarang eping emas itu telah berubah rupa. Permukaannya yang tadinya berkilau kini tak lebih merupakan benda kotor yang sangat menjijikkan. Azarya berdiri, mengibaskan jubahnya, kemudian berjalan menghampiri keping emas itu. Sesaat ia memandangi benda itu, kemudian ikut meludahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak-anakku, lihatlah benda yang menjijikkan itu.”, kata Azarya sambil memandangi wajah-wajah mereka,”Masihkah ada seseorang diantara kalian yang menginginkannya ?”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid saling berpandangan satu sama lain, beberapa diantara mereka tampak mengangguk-angguk. “Tentu Guru kami semua masih menginginkannya” , jawab mereka serempak. Mendengar jawaban para murid, Azarya mengambil sebuah capit dari kayu. Ia memungut benda itu dan mengangkatnya tinggi-tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kini dengarkanlah anak-anakku”, sang guru pun bersabda,”kalian dan siapa pun akan tetap menginginkan keping emas itu, karena apapun keadaan yang mata kalian lihat, sekeping talenta emas, tetaplah sekeping talenta emas !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridnya terlihat saling berpandangan, sebagian dari mereka tampak mengangguk-angguk membenarkan perkataan sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serupa dengan keping talenta emas ini”, Azarya melanjutkan,” diri kalian pun, senista, secacat, sehina apapun, tetaplah mulia dan berharga. Kemiskinan, kecacatan, keadaan terkeji sekalipun tidaklah sanggup mengubah nilai seorang manusia. Manusia telah diciptakan demikian mulia !”&lt;br /&gt;Azarya memandangi murid-murid nya lekat-lekat, setelah itu ia berjalan ke arah kandang ternak yang berada tak jauh dari mereka. Murid-muridnya segera bangkit, mengikuti guru mereka dari belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seperti apa yang ku janjikan kepada kalian.”, kata Azarya sambil menoleh,”Aku akan memberikan keping talenta emas ini kepada siapa pun yang mengingingkannya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata murid-murid Azarya tampak berbinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ambilah !”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan satu gerakan, Azarya melemparkan keping emas itu ke dalam tumpukan kotoran ternak yang tampak menggunung. Segera saja keping talenta emas itu membenam tak terlihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi Azarya menjauh dari tempat itu, murid-muridnya yang berjumlah belasan itu merangsek masuk ke dalam kandang. Mereka saling mendorong, berdesakan, saling himpit. Tidak sedikit dari mereka yang terinjak-injak oleh temannya sendiri Beberapa orang malah terlihat bergulat diantara kotoran ternak. Yang lain terlihat saling tinju dan saling hantam. Bak dihajar angin puting beliung, serta merta kandang yang semula aman damai itu jadi begitu berantakan. Lembu, kambing, domba berlarian keluar. Pagar kayu dan dinding kandang rusak berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya sesaat membiarkan kerusuhan itu terjadi, hingga ia merasa waktunya cukup.&lt;br /&gt;“Hentikan !”, seru sang guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perkelahian itu pun serta merta berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rupanya kalian belum juga mengerti. Barangsiapa bertelinga hendaklah mendengar ! Camkanlah apa yang ku katakan kepadamu hari ini dan belajarlah darinya.”&lt;br /&gt;Azarya segera menghampiri murid-muridnya yang berlumuran kotoran hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sang Khalik, Pencipta kita, mengerti benar betapa berharga diri kita, manusia-manusia ini. Begitu juga dengan iblis-iblis jahat penghuni kegelapan, mereka juga tahu persis betapa mulianya kita. Satu-satunya yang sering tidak mengerti akan tingginya harga itu adalah kita, manusia itu sendiri. Manusia sering tidak mengetahui betapa mulianya ia dicipta. Bahkan tidak jarang, karena kebodohannya, manusia menukar kemuliannya dengan sesuatu yang sama sekali tidak berharga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azarya melemparkanpandanga nnya kearah tumpukan kotoran hewan didekatnya, lalu meneruskan perkataannya. “Jadi mulai saat ini, jangan biarkan apapun, siapapun, bahkan hidup ini, mendustai kalian, dan membuat kalian seolah-olah sesuatu yang tidak berharga.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru menarik nafas panjang, lalu berteriak lantang, ” Karena kalian jauh lebih mulia dari ribuan keping telenta emas !!”. (***)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2816194098362807429?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2816194098362807429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/kisah-sekeping-talenta-emas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2816194098362807429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2816194098362807429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/kisah-sekeping-talenta-emas.html' title='Kisah Sekeping Talenta Emas'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-7919381310403544779</id><published>2010-02-10T17:56:00.006+08:00</published><updated>2010-02-10T18:11:23.806+08:00</updated><title type='text'>Membangun bangsa melalui CSA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S3KF-zPaJVI/AAAAAAAAAHw/4gnH6XOY4v4/s1600-h/pemenang_rolling-banner_Grand-Final.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 376px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S3KF-zPaJVI/AAAAAAAAAHw/4gnH6XOY4v4/s400/pemenang_rolling-banner_Grand-Final.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436555014142829906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   CSA (creative solutions award) adalah suatu program yang ditujukan untuk membangun kreativitas anak bangsa. CSA mengarah pada pembinaan kreativitas generasi muda di segala penjuru, tak terbatas oleh ruang dan jarak dengan media internet untuk pelaksanaannya.&lt;br /&gt;   Dalam CSA generasi muda dituntuk untuk peka dengan keadaan lingkungan, sehingga belajar tuk mencari solusi-solusi dari masalah-masalah yang di hadapi. Kreativitas yang dikembangkan ini akan  membuat generasi bangsa mampu keluar  menjadi pemenang dalam persaingan dengan bangsa-bangsa lain diberbagai bidang.  Apa lagi dengan pasar bebas yang mulai berjalan, tanpa kreativitas bangsa kita akan jauh tertinggal dan akan terjajah secara ekonomi.&lt;br /&gt;   Belajar berargumen dan mempertahankan pendapat juga kita dapatkan di CSA, dengan fitur komentarnya. Dari sana kita dapat belajar menerima kritikan maupun mengkritik dengan tujuan membangun. Kebesaran hati kita dalam menerima kritikan akan diuji dan kejelian kita melihat ketidak tepatkan akan ditantang untuk membuat kritik. Keteguhan hati mempertahankan pendapat dan gagasan juga akan diasah dalah CSA. Semua ini akan membangun kita menjadi SDM dengan nilai +&lt;br /&gt;   CSA mengunakan media on line (internet) untuk memangkas jarak dan waktu karena ruang lingkup CSA sangat luas, dari sabang sampai meroke bahkan dapat di akses dari seluruh dunia. Memanfaatkan jejaring social  facebook  CSA menyita perhatian generasi muda yang hobi facebook. Dengan app CSA di facebook dan dapat sekali login bersama facebook maka CSA menjadi menu wajib dibuka bersama dengan facebook dengan begitu CSA juga menjadi tempat menemukan teman yang sepemikiran yang berlanjut ke facebook.&lt;br /&gt;  CSA petama sudah berakhir dan menanti CSA kedua, semoga kita semu dapat bergabung dan berbagi pikiran dan pendapat di CSA kedua (di www.creativesolutionsaward.com), demi kemajuan kita sema dan bangsa.&lt;br /&gt;Salam CSA “creative yuuk”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-7919381310403544779?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/7919381310403544779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/membangun-bangsa-melalui-csa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7919381310403544779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7919381310403544779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/02/membangun-bangsa-melalui-csa.html' title='Membangun bangsa melalui CSA'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/S3KF-zPaJVI/AAAAAAAAAHw/4gnH6XOY4v4/s72-c/pemenang_rolling-banner_Grand-Final.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3138529714428700834</id><published>2010-01-31T17:52:00.000+08:00</published><updated>2010-01-31T17:52:00.457+08:00</updated><title type='text'>Kakek Bodoh Memindahkan Gunung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://csystem.files.wordpress.com/2008/10/gunung.jpg?w=298&amp;h=224"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 362px;" src="http://csystem.files.wordpress.com/2008/10/gunung.jpg?w=298&amp;h=224" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PADA zaman dahulu terdapat seorang kakek bernama Kuko. la tinggal bersama keluarganya di Cina, di Provinsi Sansei. Desanya berada di tengah GunungTaiko dan Gunung Ho-oku yang sangat besar.&lt;br /&gt;Jika mereka ingin pergi ke luar dari desanya, maka mereka harus melalui gunung yang terjal ini. Meskipun terletak di daratan, desanya bagaikan pulau tersendiri. Oleh karena itu, seluruh orang yang tinggal di desa itu merasa tidak bebas hidupnya. “Saya ingin sekali membeli kain di kota untuk hadiah bagi ibu tapi waktunya tidak akan mencukupi karena harus melewati gunung Taiko,” kata seorang anak. Ada juga seorang laki-laki yang selalu melamun, “Kalau saja tidak ada gunung Ho-oku, pasti istriku bisa diselamatkan oleh tabib di desa sebelah. “Orang-orang yang hidup di desa itu merasa tidak gembira karena hidup mereka bagaikan katak dalam tempurung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Kuko yang berusia 90 tahun berkata, “Jika saya tiba-tiba meninggal, tidaklah aneh. Namun, pada ak¬hir hidup ini, aku ingin melakukan sesuatu yang berguna untuk anak cucuku. Aku bertekad untuk memotong dan memindahkan dua gunung ini supaya dapat membuat jalan. Jika gunung ini menjadi rata dan terdapat jalan, maka penduduk desa ini dapat pergi ke mana pun dengan bebas. Kita harus bersatu hati dan bergotong ro-yong mewujudkannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Kuko yang mendengarnya langsung cemas. Semua orang tak dapat mengeluarkan kata-kata saking terkejutnya, hingga akhirnya, istrinya berkata perlahan, “Kalau sampai kamu kelelahan dan terus sakit bagaimana?” Belum sempat Kuko menjawab, salah satu kerabatnya yang ikut hadir saat itu sudah berteriak keras, “Mana mungkin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba anak laki-laki yang tertua mengatakan, “Saya dapat memahami keinginan Ayah. Saya berjanji untuk memotong dan merubuhkan gunung itu. “Anak laki-laki yang kedua menyambung, “Di bagian Selatan terdapat mata air, maka kita harus terus membuat jalan menuju mata air tersebut.” Anak laki-laki ketiga ikut bersemangat, dia segera berdiri, menggulungkan lengan bajunya dan berseru, “Kalau semua sudah setuju, kita bisa memulainya besok.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mereka yang terus mendengarkan menjadi sangat khawatir, “Mana mungkin gunung ini dapat dirubuhkan, apalagi gunung tersebut sangat terjal. Lagi pula, tanah dan batu dari gunung tersebut mau dibuang ke mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami yang akan membawa dan membuangnya ke laut,” kata seorang cucunya sambil menggandeng tangan cucu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya mereka mulai mengerjakan proyek ini. Di pagi buta keluarga Kuko sudah ke luar rumah dengan semangat menuju gunung Taiko. Ada yang membawa pacul, ember, parit, tali, minuman, makanan, dan lainnya.&lt;br /&gt;Kuko sendiri mulai memacul gunung tersebut. “Kamu memecahkan batu besar,” kata Kuko kepada anak tertuanya. “Kamu merubuhkan pohon-pohon,” kata Kuko kepada menantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami bertiga yang akan naik ke atas gunung dan mengikis gunung,” kata anak kedua, ketiga, dan keempat. Dalam sekejap, para cucunya mulai memindahkan batu dan tanah ke dalam ember. “Tralala trilili,” para cucunya bernyanyi sambil memikul tanah dan batu ke arah laut untuk membuangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa ini, para perempuan di desa itu langsung berkata kepada anak mereka, “Lihatlah kelu-arga Kuko! Kalian juga harus menyumbang tenaga untuk bergotong royong.”&lt;br /&gt;Laki-laki lain yang juga tinggal di desa itu pun ikut berkata, Wah kita malu kalau hanya berpangku tangan saja melihat mereka bekerja keras.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, semua penduduk di desa tersebut, termasuk anak-anak bergotong royong untuk memindah-kan gunung tersebut. Mereka bekerja sambil tertawa tawa gembira karena memiliki keinginan yang sama. Makanan dan minuman juga mengalir tanpa henti. Hidup mereka menjadi lebih bersemangat dan bergairah karena memiliki tujuan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa, satu tahun telah berlalu, namun gunung itu tidak juga terlihat memendek. Jisyo, orang yang memiliki kedudukan tinggi di desa tetangga, mengatakan kepada Kuko, “Anda adalah orang yang sangat gigih dan tidak pernah putus asa. Tapi, untuk meratakan gunung yang sangat besar ini mungkin membutuhkan waktu hingga ratusan tahun. Sekarang telah berlalu satu tahun dan baru dapat membuat jalan sepanjang 100 meter. Pekerjaan ini siasia dan tidak mungkin berhasil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tertawa Kuko menjawab, “Jangan berpikir ini ‘baru’ mencapai 100 meter. Berpikirlah bahwa kita telah berhasil mencapai 100 meter. Sekalipun nanti saya meninggal, anak-anak saya masih hidup dan pasti akan meneruskan keinginan saya. Anak saya juga akan meneruskan keinginan ini hingga ke cucu dan buyutnya, sehingga gunung yang tinggi ini pasti dapat dirubuhkan.” Kuko terdiam sesaat. “ini adalah teori kewajaran,” ujarnya lebih lanjut sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan Kuko, Jisyo langsung terhenyak. Perkataan ini juga didengar oleh dewa gunung yang langsung melaporkannya kepada Dewa Indera. Dewa Indera sangat kagum dan memuji keinginan Kuko yang sangat gigih dan tindakan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, Dewa Indera mengutus dua dewa untuk membantu Kuko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu malam, dua dewa tersebut memindahkan dua gunung, yakni Gunung Taiko di sebelah Utara dan Gunung Ho-oku di sebelah Selatan. Akhirnya, gunung itu sudah tidak ada lag!, dan terdapat jalan menuju mata air dan desa-desa lain. Keteguhan dan keyakinan perasaan Kuko, serta kegigihan pelaksanaan Kuko ini dapat menggetarkan Dewa sehingga memindahkan dua gunung yang besar tersebut. Hal yang semula tidak mungkin terjadi pun akhirnya menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tiongkok, kisah legenda ini terkenal dengan sebutan "Kisah si Kakek Bodoh Memindahkan Gunung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau cerita itu hanya sekadar legenda, namun pesan moral tentang kekuatan tekad dan kesungguhan hati ini sungguh luar biasa!! Kita tahu, kemajuan peradaban manusia tidak akan seperti sekarang, jika dunia ini tidak dihuni oleh manusia-manusia yang memiliki tekad seperti kakek tua tadi. Saat ini, tak terhitung jumlah penemuan baru dan teknologi modern sebagai karya-karya spektakuler dari manusia-manusia bertekad baja. Sulit dibayangkan, apa jadinya dunia ini jika tidak ada manusia-manusia yang memiliki cita-cita besar, tekad membaja, konsistensi, dan persistensi yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Legenda di atas mengajarkan kepada kita, bahwa kemajuan pribadi-pribadi, kemajuan masyarakat, dan kemajuan sebuah bangsa sangat dipengaruhi oleh kekuatan tekad. Tekad merupakan sumber motivasi yang menggerakkan manusia menuju cita-citanya. Tekad merupakan kekayaan sekaligus modal bagi kemajuan dan kemakmuran. Bagi mereka yang memiliki tekad yang sangat kuat, tidak ada yang mustahil di dunia ini. Nothing is impossible under the sun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama memiliki tekad, kesungguhan hati, keyakinan dan konsistensi, kita akan mampu mewujudkan apa yang kita cita-citakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miliki tekad dan ciptakan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3138529714428700834?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3138529714428700834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/kakek-bodoh-memindahkan-gunung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3138529714428700834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3138529714428700834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/kakek-bodoh-memindahkan-gunung.html' title='Kakek Bodoh Memindahkan Gunung'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3067371456106162783</id><published>2010-01-29T17:49:00.000+08:00</published><updated>2010-01-29T17:49:00.923+08:00</updated><title type='text'>Kisah Profesor dan Si Nelayan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.emotivasi.com/wp-content/uploads/2008/08/profesor-dan-nelayan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 205px;" src="http://www.emotivasi.com/wp-content/uploads/2008/08/profesor-dan-nelayan.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kisah Profesor dan Si Nelayan &lt;br /&gt;Suatu hari bertemulah dua orang sahabat lama di kampung pesisir sebuah pantai. Keduanya dulu sahabat dibangku SD dan SMP. Atas perjalanan sang waktu dan kesempatan maka selepas dari SMP maka mereka menjalani kehidupan masing-masing, yang satu pergi merantau ke kota untuk meneruskan jenjang pendidikannya hingga menjadi Professor dan satunya tetap tinggal di kampung nelayan menjalani kehidupan menjadi nelayan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rentang waktu beberapa puluh tahun maka suatu hari Sang Professor pulang kampung mengunjungi sanak-saudara dan keluarga beserta teman-teman lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemulah kedua sahabat itu dan kemudian saling melepas kangen. Sebagai bentuk reuni mereka maka teman yang berprofesi sebagai nelayan mengajak temannya yakni Sang Professor untuk naik perahu kecil memancing ikan ke tengah lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke tengah laut terjadilah dialog yang menarik antara dua kawan lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kamu bisa bebahasa inggris?”, tanya sang professor kepada si nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, terus terang saja saya tidak sempat belajar bahasa Inggris karena aku hanya belajar sampai SMP dan kemudian menjadi nelayan setiap pagi &amp; sore.” jawab si nelayan dengan ringan dan sedikit malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rugi sekali kamu tidak bisa bahasa Inggris, dengan bahasa Inggris kamu bisa mempelajari aneka ilmu, berkeliling dunia, merantau dan bisa menjadikan kamu kaya raya. Sebaliknya jika kamu tidak bisa bahasa Inggris berarti kamu sudah kehilangan 50% hidupmu”, saut sang professor dengan nada yang mulai menampakkan keunggulan &amp; kesombongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian professor bertanya lagi, “Kalau ilmu matematika kamu bisa tidak?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan malu yang makin besar, maka suara lirih sang nelayan menjawab parau, “Apalagi ilmu matematika, kamu tentu tahu sendiri lah dengan bekal aku cuma lulusan SMP pasti tidak tahu banyak tentang Matematika”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban si nelayan menjadikan sang professor makin besar kepala dan merasa lebih dari sahabat lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba ditengah laut tiba-tiba cuaca berubah menjadi mendung, dan ombak hujan bercampur angin lebat menerpa perahu kecil kedua sahabat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi ini sang professor menjadi sangat ketakutan dan memegang erat-erat tepian perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tenang saja kawan, ombak ini insya allah tidak akan membinasakan kita. Ini biasa terjadi kalau cuaca seperti ini”, celetuk si nelayan memberikan penerangan kepada sang professor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tidak usah takut. Jika ombak menghempaskan perahu ini maka kita tinggal berenang beberapa ratus meter dari sini, maka kita akan sampai ke daratan pantai”, tambah si nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ucapan itu maka makin takutlah sang professor dan mendekap erat si nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang professor kemudian berkata, “Justru karena saya tidak bisa berenang maka saya takut jika perahu ini terbalik dan ombak menghempasakan kita di tengah laut”, berkata dengan penuh ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah percuma kamu jika jadi professor tidak bisa berenang, kalau tidak bisa bahasa Inggris &amp; Matematika tadi kamu katakan akan kehilangan 50% hidupmu, tapi jika saat ini kamu tidak bisa berenang maka kamu akan kehilangan 100% hidupmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat Imelda, Jika kita mempunyai kelebihan maka kita tidak boleh mencela dan menghina kekurangan orang lain karena bisa jadi kita banyak kelebihan disisi yang lain tapi banyak juga kekurangan disisi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah saling mengisi agar kehidupan ini menjadi saling melengkapi dan semakin indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3067371456106162783?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3067371456106162783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/kisah-profesor-dan-si-nelayan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3067371456106162783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3067371456106162783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/kisah-profesor-dan-si-nelayan.html' title='Kisah Profesor dan Si Nelayan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5211133101251706602</id><published>2010-01-23T20:39:00.001+08:00</published><updated>2010-01-23T20:42:31.824+08:00</updated><title type='text'>Ketika Hati Merapuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://k.1asphost.com/apeodd/movies_015.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 295px;" src="http://k.1asphost.com/apeodd/movies_015.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Hati Merapuh &lt;br /&gt;"Guru, aku rapuh… hidupku tak berguna… laksana daki… aku hanya mengotori…"&lt;br /&gt;"Laksana pohon… batang dahanku merapuh mati"&lt;br /&gt;"Aku ingin bunuh diri!"&lt;br /&gt;Demikian Murid terisak didepan sang Guru yang diam duduk bersila menikmati segelas kopi tubruk nan nikmat disebuah ruangan yang temaram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru bangkit mengambil aquarium kecil disudut ruangan yang berisi dua ekor ikan&lt;br /&gt;Satu ekor berwarna keemasan dan seekor ikan putih yang terlihat biasa karena ikan tersebut memang ikan yang biasa hidup di persawahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dituangkan beberapa tetes tinta hitam kedalamnya&lt;br /&gt;Hingga air berubah warna menjadi pekat dan hitam&lt;br /&gt;Ikan kecil itu perlahan mulai terlihat kebingungan&lt;br /&gt;Bahkan ikan yang keemasan terlihat sempoyongan&lt;br /&gt;Berjalan kehilangan arah… kesana kemari&lt;br /&gt;Menggelepar kehabisan oksigen&lt;br /&gt;Hingga mati&lt;br /&gt;"Muridku… hati dan pikiranmu adalah laksana ikan dalam air hitam ini…"&lt;br /&gt;"Gelap, pengap, sempit menyesakan"&lt;br /&gt;"Ketika dalam gelap dunia terasa sejengkal lebarnya"&lt;br /&gt;"Ketika dalam pengap serasa hidup tak berdaya… tanpa pilihan"&lt;br /&gt;"Ketika pikiran sempit… hati kita tumpul… jiwa kita merapuh"&lt;br /&gt;Dengan perlahan Sang Guru mengambil teko besar berisi air putih jernih&lt;br /&gt;Dituangkannya ke dalam akuarium yang berwarna hitam itu&lt;br /&gt;Sehingga perlahan warna hitam air tersebut terus memudar&lt;br /&gt;Terus dituang bahkan hingga air di aquarium melimpah&lt;br /&gt;Terus dituang hingga air didalam aquarium menjadi kembali jernih dan bening&lt;br /&gt;Menyisakan ikan putih yang kembali segar berenang dengan riangnya….&lt;br /&gt;"Muridku… penuhi jiwa dan hatimu dengan kebaikan dan limpahilah dengan syukur …"&lt;br /&gt;"Lupakan segala kesulitan, kemalangan, kegelapan yang ada"&lt;br /&gt;"Syukurilah kemudahan yang ada"&lt;br /&gt;"Fokuslah pada kelapangan bukan pada kesempitan"&lt;br /&gt;"Hitunglah keberuntungan dan lupakanlah kemalangan"&lt;br /&gt;"Limpahkanlah perasaan syukurmu dengan menebar kebaikan ke sekitarmu"&lt;br /&gt;"Penuhi hatimu dengan perasaan syukur maka perlahan hatimu terpenuhi syukur"&lt;br /&gt;Murid bertanya: "Guru, aku sulit merasakan syukur"&lt;br /&gt;Sang Guru menjawab : "Cukup perbanyak berbuat kebaikan maka hatimu akan belajar bersyukur"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid bertanya: "Guru, aku lemah dan tidak bisa bersabar"&lt;br /&gt;Sang Guru menjawab : "Jadilah ikan sawah yang di asah oleh kesulitan hidup"&lt;br /&gt;"dan menjadikan setiap kesulitan hidup adalah bagian dari proses menuju keberhasilan"&lt;br /&gt;Murid bertanya: "Guru, aku masih dalam kegelapan"&lt;br /&gt;Sang Guru menjawab: "Jadilah Cahaya!"&lt;br /&gt;"sekecil apapun, jadilah cahaya bagi sekitarmu"&lt;br /&gt;"terbarkanlah kebaikan….!"&lt;br /&gt;"maka perlahan kegelapanmu akan sirna, karena kamu sudah menjadi cahaya"&lt;br /&gt;Terimakasih Guru...&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5211133101251706602?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5211133101251706602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/ketika-hati-merapuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5211133101251706602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5211133101251706602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/ketika-hati-merapuh.html' title='Ketika Hati Merapuh'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4413227575246994010</id><published>2010-01-12T16:05:00.000+08:00</published><updated>2010-01-12T16:05:00.377+08:00</updated><title type='text'>The Lesson from Life</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TF96qIjqesQ/SSa4WvedJpI/AAAAAAAACjA/L5aoD7aquDI/s400/wolf.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 393px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TF96qIjqesQ/SSa4WvedJpI/AAAAAAAACjA/L5aoD7aquDI/s400/wolf.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja, pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika menuntut ilmu lebih dalam lagi. Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya dia membiarkan dia pergi. Saya menatap rambut teman saya yang banyak putihnya dalam dalam &amp;amp; berkata: "Jika kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan dia pergi, tapi jangan kasih dia uang". Saya terpikir cerita keponakan saya. Dia adalah warga Amerika, dari kecil selalu berpikir mau jadi pengembara, ingin berkelana melihat lihat dunia luar, jadi ingin pergi berkeliling dunia, nanti setelah kembali mau melanjutkan sekolah di Universitas. Biarpun ayahnya seorang dokter, ekonomi keluarga memungkinkan, tetapi ayah ibunya tidak memberinya uang dan dia juga tidak memintanya dari mereka. Sesudah tamat SMA, maka dia segera pergi ke hutan Alaska untuk memotong kayu untuk menabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di Alaska saat musim panas siang hari sangat panjang, matahari baru terbenam kira² tengah malam dan sebentar kemudian jam 3 subuh sudah terbit lagi. Jika dalam sehari dia bisa bekerja 16 jam, memotong kayu selama 1 musim, maka dia bisa menabung untuk keliling dunia selama 3 musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka setelah keliling dunia 2 tahun akhirnya kembali ke sekolah untuk meneruskan pelajaran di Universitas. Dan karena hal ini adalah dirinya sendiri yang memikirkan matang² &amp;amp; secara mendalam, maka jurusan pilihannya yang semestinya perlu 4 tahun untuk lulus, diselesaikannya dalam waktu 3 tahun. Setelah itu mulai mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;Karirnya cukup baik, bisa dibilang searah dengan arah angin, lancar naik terus sampai ke posisi Kepala Insinyur/ Manajer Teknik. Pada suatu saat dia bercerita kepada saya dan mengatakan hal di bawah ini yang mempengaruhinya seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia bekerja paruh waktu di Alaska, pernah sekali dia dan temannya mendengar teriakan erangan serigala di atas gunung. Mereka sangat cemas dan mulai mencari cari, akhirnya menemukan seekor serigala betina terjerat jebakan dan sedang merintih kesakitan. Terus dia memperhatikan alat jebakan besi yang unik dan tahu bahwa itu adalah milik seorang Pak Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Tua ini adalah amatiran, menggunakan waktu luangnya untuk menangkap binatang, kemudian menjual kulitnya untuk menambah kebutuhan dapurnya.&lt;br /&gt;Tetapi setahu mereka, si Bapak Tua tadi beberapa hari lalu karena serangan jantung telah diangkut pakai helikopter ke rumah sakit Ancrukhy untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat sekarang.&lt;br /&gt;Dan serigala betina ini bakal mati kelaparan karena tidak diurus. Timbul keinginan dia melepaskan serigala betina itu tetapi serigala itu sangat ganas &amp;amp; garang sehingga dia tidak dapat mendekat. Dia juga mengamati ada tetesan susu dari serigala betina ini dan ini menandakan bahwa di sarangnya pasti ada anak² srigala. Dia &amp;amp; temannya menghabiskan banyak sekali tenaga &amp;amp; waktu untuk mencari sarang srigala, sampai menemukan 4 ekor anak serigala dan membawa mereka ke tempat serigala betina tadi untuk diberikan susu. Dengan demikian bisa menghindarkan mereka dari bahaya mati kelaparan. Dia mengeluarkan bekal makanan sendiri untuk diberikan ke serigala betina sebagai makanan &amp;amp; mempertahankan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari masih harus berkemah di sana dekat serigala betina untuk menjaga serigala &amp;amp; keluarganya dari serangan binatang lain karena ibu serigalanya terjerat tidak bisa membela keamanan diri sendiri maupun anak anaknya. Hal ini terus berlangsung sampai hari kelima, saat dia mau memberi makan serigala betina, tiba² dia memperhatikan serigala tadi mulai meng- goyang²-kan ekornya. Kemudian dia tahu kalau dia sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari serigala betina ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah berlalu 3 hari lagi, baru serigala betina mengizinkan dirinya didekati, membuka jeratan jebakan yang men jepitnya dan melepaskannya bebas kembali. Setelah bebas, serigala betina ini kemudian menjilat tangannya dan membiarkan dia memberikan obat luka di kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir serigala betina ini membawa anak² pergi, dengan sesekali memutar balikkan kepalanya melihat ke belakang ke arah dia.&lt;br /&gt;Dia terduduk di atas batu dan berpikir, jika seorang manusia bisa membuat seekor binatang buas seperti serigala menjilat tangannya dan menjadi temannya, apakah bisa tidak mungkin seorang manusia membuat manusia lain meletakkan senjatanya &amp;amp; berkawan?&lt;br /&gt;Dia bertekad di kemudian hari untuk berbuat baik &amp;amp; menunjukkan ketulusan hati kepada orang lain, karena dari kasus ini dia mempelajari bahwa dia terlebih dahulu menunjukkan ketulusan hati, maka lawan pasti akan membalasnya dengan ketulusan juga. (Sambil bergurau dia berkata, jika demikian saja tidak bisa, maka kalah sama binatang.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya setelah masuk bekerja, di perusahaan dia berbaik hati kepada orang lain. Per-tama² selalu menganggap orang lain berniat baik, kemudian sendiri bersikap tulus, sering kali suka menolong orang lain, tidak berhati sempit &amp;amp; mengingat kesalahan kesalahan kecil orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena ini setiap tahun dia selalu naik jabatan, promosinya cepat sekali. Yang paling penting adalah dia setiap hari melewati kehidupannya dengan sangat gembira, katanya orang yang membantu orang lain adalah lebih gembira dibandingkan dengan orang yang menerima bantuan, memberi lebih baik daripada menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata kepada saya bahwa dia selalu berterima kasih atas pengalaman dia di Alaska dulu, karena ini membuat dia menerima rejeki kebajikan yang tak habis habisnya seumur hidup ini. Dan ini benar sekali, hanya sesuatu hal yang kita mau, yang bisa kita hargai, strawberry yang sudah mendapatkan embun baru akan manis, manusia yang sudah diasah kesulitan baru menjadi dewasa dan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada seseorang yang tamat Universitas dan tidak tahu mau bekerja apa, maka harus membiarkan dia pergi keluar untuk diasah oleh sang kehidupan, tidak perlu memberikan dia uang, biarkan dia mencari makan dengan tenaganya, berikan dia 1 kesempatan untuk membuktikan kekuatan dirinya &amp;amp; mencicipi kehidupan, percaya dia pasti bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang berguna seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamar Boschman - "I would rather my heart be without words than my words be without heart."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4413227575246994010?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4413227575246994010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/lesson-from-life.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4413227575246994010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4413227575246994010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/lesson-from-life.html' title='The Lesson from Life'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TF96qIjqesQ/SSa4WvedJpI/AAAAAAAACjA/L5aoD7aquDI/s72-c/wolf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-7325606088678086056</id><published>2010-01-09T16:01:00.000+08:00</published><updated>2010-01-09T16:03:27.399+08:00</updated><title type='text'>PENAMPILAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i3.photobucket.com/albums/y62/jacqueszammit/backpacker.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 500px;" src="http://i3.photobucket.com/albums/y62/jacqueszammit/backpacker.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PENAMPILAN &lt;br /&gt;Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, dan telah mempunyai 8 orang anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh salah satu komponis masyhur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig van beethoven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang adalah saatnya memilih pemimpin dunia dan keputusan anda berpengaruh besar terhadap siapa yang akan menjadi pemenang. Berikut adalah fakta mengenai ketiga calon tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon A: dihubung-hubungkan dengan politisi jahat dan sering berkonsultasi dengan astrologis, punya dua istri muda, dia juga seorang perokok berat dan 8 – 10 botol martini setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon B: dipecat dua kali dari kantor dan selalu bangun sore hari, pernah memakai narkoba waktu kuliah dan minum wiski setiap sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon C: dianggap sebagai pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, hanya sesekali minum bir, tidak pernah berselingkuh diluar perkawinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa diantara ketiga orang ini yang akan anda pilih? Mungkin anda tidak akan pernah menduga, siapa sebenarnya calon-calon ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon A adalah Franklin D Roosevelt&lt;br /&gt;Calon B adalah Winston Churchill&lt;br /&gt;Calon C adalah Adolf Hitler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi sejarah mengajarkan untuk tidak melihat dan menilai seseorang dari penampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-7325606088678086056?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/7325606088678086056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/penampilan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7325606088678086056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7325606088678086056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2010/01/penampilan.html' title='PENAMPILAN'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6728500513381372797</id><published>2009-12-24T10:47:00.000+08:00</published><updated>2009-12-24T10:49:03.079+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/SzLWlU44YuI/AAAAAAAAAGs/DPkBHK2RiFw/s1600-h/w.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/SzLWlU44YuI/AAAAAAAAAGs/DPkBHK2RiFw/s400/w.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418629238430917346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6728500513381372797?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6728500513381372797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6728500513381372797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6728500513381372797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/blog-post.html' title=''/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/SzLWlU44YuI/AAAAAAAAAGs/DPkBHK2RiFw/s72-c/w.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4416997485069379815</id><published>2009-12-23T19:33:00.000+08:00</published><updated>2009-12-23T19:33:00.354+08:00</updated><title type='text'>yang terbik yang dapat kita berikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1sY3B-xHiMo/SsLKNS9h-fI/AAAAAAAAAME/-kwvjX9xYCw/s320/sadman.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 318px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1sY3B-xHiMo/SsLKNS9h-fI/AAAAAAAAAME/-kwvjX9xYCw/s320/sadman.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran. Anda tak bisa mengubah masa lalu, tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan. Kasihilah … maka Anda akan dikasihi. Tuhan selalu memberikan yang terbaik pada mereka yang menyerahkan pilihannya pada Dia. Semua orang tersenyum dalam bahasa yang sama.Rangkulan adalah pemberian yang besar … satu cocok untuk semua. Ini dapat diberikan di setiap kesempatan dan mudah dipertukarkan. Setiap orang memerlukan kasih … khususnya mereka yang tidak pantas menerimanya. Ukuran kekayaan seseorang adalah seberapa banyak yang telah ia investasikan untuk kehidupan kekalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa ceria adalah sinar matahari Tuhan. Segala sesuatu memiliki keindahan tetapi tidak semua orang bisa melihatnya. Adalah penting bagi para orang tua untuk hidup sesuai dengan yang diajarkannya. Berterimakasihlah pada Tuhan untuk segala sesuatu yang telah Anda miliki, PERCAYAKAN pada Tuhan segala sesuatu yang Anda perlukan. Bila Anda mengisi hati Anda dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, Anda tak memiliki hari ini untuk Anda syukuri. Memori indah tak pernah lekang … hidupkan kembali sesering Anda mau. Manusia melihat pada tampilan di luar tetapi Tuhan melihat tampilan di dalam. Pilihan yang Anda berikan hari ini biasanya akan berpengaruh pada hari esok. Beri waktu untuk tertawa karena itu adalah musik untuk jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seseorang berbicara buruk tentang Anda, berlakulah sedemikian hingga tak ada orang yang percaya. Kesabaran adalah seperti bila Anda melambatkan mobil Anda sementara Anda ingin menginjak pedal gas. Kasih akan diperkuat bila dikerjakan bersama dengan konflik. Hal terbaik yang orang tua dapat lakukan untuk anak-anak mereka adalah dengan saling mengasihi. Kata-kata kasar tidak kan mematahkan tulang tetapi akan meremukkan hati. Untuk keluar dari kesulitan, biasanya orang harus melewatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih adalah satu-satunya hal yang dapat dibagi tanpa berkurang. Kebahagiaan dapat dipertinggi oleh orang lain tetapi tidak bergantung pada orang lain. Untuk setiap menit Anda marah pada seseorang, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan Anda yang tak akan Anda peroleh kembali. Kerjakan yang Anda bisa, untuk mereka yang Anda bisa, dengan apa yang Anda miliki, dan dimana Anda berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian terbaik yang dapat Anda berikan adalah:&lt;br /&gt;Untuk teman Anda – loyalitas;&lt;br /&gt;Untuk musuh Anda – pengampunan;&lt;br /&gt;Untuk majikan Anda – pelayanan;&lt;br /&gt;Untuk anak Anda – teladan yang baik;&lt;br /&gt;Untuk orang tua Anda – terimakasih dan kepatuhan;&lt;br /&gt;Untuk pasangan Anda – kasih dan kesetiaan;&lt;br /&gt;Untuk seluruh manusia – amal Anda;&lt;br /&gt;Untuk Tuhan – hidup Anda.&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4416997485069379815?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4416997485069379815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/yang-terbik-yang-dapat-kita-berikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4416997485069379815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4416997485069379815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/yang-terbik-yang-dapat-kita-berikan.html' title='yang terbik yang dapat kita berikan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1sY3B-xHiMo/SsLKNS9h-fI/AAAAAAAAAME/-kwvjX9xYCw/s72-c/sadman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-6056289720086066913</id><published>2009-12-22T23:45:00.000+08:00</published><updated>2009-12-22T23:47:41.030+08:00</updated><title type='text'>ibuku tersayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://andikabayuherbowo.files.wordpress.com/2009/08/kasih-ibu.jpg?w=300&amp;amp;h=387"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 387px;" src="http://andikabayuherbowo.files.wordpress.com/2009/08/kasih-ibu.jpg?w=300&amp;amp;h=387" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak, bangun… Hari Sudah Pagi. Sarapanmu udah ibu siapin di meja…“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan di sebuah Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan ibuku tidak pernah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ibu sayang… ga usah repot-repot bu, aku dan adik-adikku udah dewasa,” pintaku pada ibu pada suatu pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah tua itu langsung berubah. Pun ketika ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa ibu selama ini dengan hasil keringatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami ibu, karena dari sebuah artikel yang kubaca … orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak ….. tapi entahlah….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niatku ingin membahagiakan malah membuat ibu sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya, ”Bu, maafkan aku kalau telah menyakiti perasaan ibu. Apa yang membuat ibu sedih ? “ Kutatap jauh ke dalam sudut mata ibu, ada genangan air mata di sana yang akan segera berlinang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbata-bata ibu berkata, "Tiba-tiba ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan ibu. Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, Ya Tuhaaaaan, ternyata buat seorang ibu bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam aku merenung didalam hati… Apa yang telah kupersembahkan untuk ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya ? Ketika itu kutanya padanya, ibu menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada ibu.&lt;br /&gt;Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat ibu. Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat ibu. Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu.&lt;br /&gt;Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi aku hanya bisa berucap, “Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada ibu. Masih banyak alasan ketika ibu menginginkan sesuatu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sabarnya ibuku melalui liku-liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk “cuti” dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak! Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, maafkan kami ibu … 18 jam sehari sebagai “pekerja” seakan tak pernah membuat ibu lelah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nak… bangun nak, hari sudah mulai pagi .. sarapannya udah ibu siapin dimeja.. “&lt;br /&gt;Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terimakasih ibu, aku beruntung sekali memiliki ibu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan ibu…”. Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu, ibu… Aku masih sangat membutuhkanmu. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu....&lt;br /&gt;"&lt;br /&gt;“Ya Tuhan, cintai ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan ibu…, dan jika saatnya nanti ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaan yang sangat baik. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu bukan hanya seorang motivator yang selamanya kan hidup di hati, namun beliau juga pendamping setia disaat rasa gundah, gelisah, cemas, disertai khawatir yang mendatangi kita, beliau hadir disaat tak terduga, beliau bagaikan cahaya pagi yang selalu menerangi tanpa henti walaupun cahaya hanya tinggal sedikit lagi, namun keinginannya untuk membuat anak-anaknya bahagia tak akan pernah hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari inspirasi pagi emelda&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-6056289720086066913?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/6056289720086066913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/ibuku-tersayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6056289720086066913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/6056289720086066913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/ibuku-tersayang.html' title='ibuku tersayang'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-9084808526206555797</id><published>2009-12-16T10:16:00.000+08:00</published><updated>2009-12-16T10:16:00.691+08:00</updated><title type='text'>sesibuk apa anda vs tujuan hidup anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_u_UXbuYZFas/RgSnSoBT5xI/AAAAAAAAAHE/dRsxutlGx50/s320/busy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 232px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_u_UXbuYZFas/RgSnSoBT5xI/AAAAAAAAAHE/dRsxutlGx50/s320/busy.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ARTI KESIBUKAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang ahli 'Managemen Waktu' berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata, "Baiklah, sekarang waktunya kuis."Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples. &lt;br /&gt;Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?" Semua siswanya serentak menjawab,"Sudah!" Kemudian dia berkata, "Benarkah?" Dialalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat di antara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi, "Apakah toples ini sudah penuh?"Kali ini para siswanya hanya tertegun. "Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab. "Bagus!" jawabnya.&lt;br /&gt;Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?" "Belum!" serentak para siswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, "Bagus!" Lalu ia mengambil sebotol air danmulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga keujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya, "Apakah maksud dari ilustrasi ini?" Seorang siswanya yg antusiaslangsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusahakamu masih dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!""Bukan!", jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN,MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT."&lt;br /&gt;Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akanpernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yangkecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-halyang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu.&lt;br /&gt;Nothing great in the world has ever been accomplished without PASSION.&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-9084808526206555797?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/9084808526206555797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/sesibuk-apa-anda-vs-tujuan-hidup-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9084808526206555797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9084808526206555797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/sesibuk-apa-anda-vs-tujuan-hidup-anda.html' title='sesibuk apa anda vs tujuan hidup anda'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_u_UXbuYZFas/RgSnSoBT5xI/AAAAAAAAAHE/dRsxutlGx50/s72-c/busy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3790548389689961777</id><published>2009-12-11T10:08:00.000+08:00</published><updated>2009-12-11T10:08:00.321+08:00</updated><title type='text'>disinilah Tuhan meletak kebahagiaan anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9d/Paradise_Lost_12.jpg/300px-Paradise_Lost_12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 371px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9d/Paradise_Lost_12.jpg/300px-Paradise_Lost_12.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mencari kebahagiaan di dasar hati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Tuhan di kelilingi para malaikat-Nya. Dia duduk disinggasana-Nya di syurga, senang dengan ciptaan-Nya. Di bawah-Nya terbentang alam semesta nan indah. Planet bumi terlihat jauh lebih indah dibanding planet lainnya. Di sanalah Dia menciptakan kehidupan. Daun-daun bergoyang ditiup angin, burung-burung berkicau menyambut matahari pagi, dan ikan ikan menyenandungkan harmoni di lautan. Planet ini akan terus menciptakan dan menjaga kehidupan.Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan. Dia mengucapkan selamat kepada paramalaikat atas kerja keras mereka. Lalu berkata, "Tugas kita sudah selesai, kecuali satu tugas yang tersisa. Kita harus menemukan tempat untukmenyembunyikan rahasia kehidupan agarmanusia tidak menyalah gunakannya."&lt;br /&gt;Seorang malaikat dengan cepat menemukan ide. "Kita tempatkan saja di puncak gunung yang paling tinggi dan tak terjangkau."Tuhan termenung beberapa lama, "Jangan aku bisa melihat manusia bisa mendaki kepuncak gunung yang paling tinggi sekalipun."Malaikat kedua mengajukan usulnya, "Jika demikian kita tempatkan saja di dasar laut, sudah pasti manusia tidak akan menjangkaunya."Tuhan menjawab, "Aku sudah memberikan manusia kepandaian kepada manusia. Akubisa melihat mereka bisa menciptakan mesin yang akan membawa mereka ke dasarlautan yang terdalam sekalipun."Malaikat ketiga maju dengan idenya, "Tuhan, saya tahu tempat persembunyian paling bagus. Kita sembunyikan saja dalam hati mereka sendiri. Mereka takkan pernah berpikir sampai ke sana." &lt;br /&gt;Maka, barang siapa yang ingin menemukan kebahagian sejati dalam hidupnya.Temukan di dalam hati sanubari, tempat Tuhan "bersemayam"di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3790548389689961777?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3790548389689961777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/disinilah-tuhan-meletak-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3790548389689961777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/3790548389689961777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/disinilah-tuhan-meletak-kebahagiaan.html' title='disinilah Tuhan meletak kebahagiaan anda'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4105274587092702542</id><published>2009-12-02T10:13:00.001+08:00</published><updated>2009-12-02T10:14:12.140+08:00</updated><title type='text'>saat kamu kecewa dengan kebaikanmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ipayantie.files.wordpress.com/2009/04/menangis-1.jpg?w=300&amp;h=204"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 204px;" src="http://ipayantie.files.wordpress.com/2009/04/menangis-1.jpg?w=300&amp;h=204" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Antara Kamu Dan Sang Pencipta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang sering sulit dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, namun demikian ...ampunilah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu baik hati, orang mungkin menuduh kamu egois, atau punya mau, namun demikian ...tetaplah berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu sukses, kamu akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati kamu, namun demikian ... teruskan kesuksesan kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu kamu; namun demikian ... tetaplah jujur dan tulus hati. Hasil karya kamu selama bertahun-tahun dapat dihancurkan orang dalam semalam; namun demikian ... tetaplah berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin ada yang iri; namun demikian ... syukurilah kebahagiaan kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan kamu hari ini gampang sering dilupakan orang; namun demikian ... teruslah berbuat kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah yang terbaik dari kamu dan itu pun tidak akan pernah memuaskan orang, namun demikian ...tetaplah memberi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada akhirnya ....Perkaranya adalah antara kamu dan Sang Pencipta ... dan bukan antara kamu dan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4105274587092702542?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4105274587092702542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/saat-kamu-kecewa-dengan-kebaikanmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4105274587092702542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4105274587092702542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/12/saat-kamu-kecewa-dengan-kebaikanmu.html' title='saat kamu kecewa dengan kebaikanmu'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-873317653696562811</id><published>2009-11-26T16:30:00.000+08:00</published><updated>2009-11-26T17:31:10.171+08:00</updated><title type='text'>yang menentukan sikap anda saat hadapi masalah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://prastcorp.files.wordpress.com/2009/06/jual-sisir.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 255px;" src="http://prastcorp.files.wordpress.com/2009/06/jual-sisir.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MENJUAL SISIR &lt;br /&gt;Pada suatu hari, sebuah perusahaan sisir akan mengadakan ekspansi untuk area pemasaran yang baru. Perusahaan sisir tersebut lalu membuka lowongan pekerjaan. Karyawan baru itu akan ditempatkan di Divisi Marketing. Setelah lowongan dibuka, banyak sekali orang yang mendaftarkan diri untuk mengisinya. Lebih dari 100 orang pelamar datang ke perusahaan itu setiap harinya.&lt;br /&gt;Setelah melalui berbagai proses seleksi yang cukup ketat, terpilihlah tiga kandidat utama. Sebut saja A, B, dan C. Perusahaan lalu melakukan seleksi final dengan memberi tugas kepada tiga orang terpilih. Seleksi finalnya ialah A, B, dan C diminta untuk menjual sisir kepada para biksu - yang tinggal pada sebuah komplek wihara - di area pemasaran baru tersebut - dalam jangka waktu 10 hari. Bagi sebagian orang, tugas ini sangat tidak masuk akal, mengingat biksu-biksu itu berkepala gundul dan tidak pernah memerlukan sisir.&lt;br /&gt;Sepuluh hari pun berlalu, akhirnya tiba saat ketiga pelamar tersebut datang kembali pada perusahaan untuk melaporkan hasil penjualannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PelamarA :&lt;br /&gt;Saya hanya mampu menjual satu sisir. Saya sudah berusaha menawarkan sisir itu kepada para biksu di sana, tetapi mereka malah marah-marah karena saya dikira melecehkan. Tetapi untung, ketika saya berjalan menuruni tangga, ada seorang biksu muda yang mau membeli satu sisir saya. Sisir itu akan ia gunakan untuk menggaruk kepalanya yang ketombean.&lt;br /&gt;Pelamar B:&lt;br /&gt;Saya berhasil menjual sepuluh buah. Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan - karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya - dan membeli 10 sisir untuk para peziarah - agar mereka menunjukkan rasa hormat pada sang Buddha - saat bersembahyang.&lt;br /&gt;Pelamar C:&lt;br /&gt;Saya berhasil menjual seribu buah. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari di biara itu, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana . Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, “Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.” Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir bagus dan murah. Saya lalu meminta pimpinan biksu tersebut untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir - sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir.&lt;br /&gt;Memang, akhirnya perusahaan sisir tersebut menerima ketiga orang tersebut sebagai karyawan-karyawan barunya. Tetapi tentu saja posisi mereka di perusahaan dibedakan. Pelamar C ditempatkan sebagai Marketing Manajer yang baru, pelamar B menjadi asisten manajernya, sedangkan pelamar A hanya menjadi sales marketing biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tersebut menggambarkan riset yang pernah Universitas Harvard. Riset tersebut menunjukkan bahwa 85% kesukesan adalah karena sikap dan 15% adalah karena kemampuan. Sikap ternyata lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus, dan keberuntungan. Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial, dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap dalam menghadapi masalah.&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-873317653696562811?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/873317653696562811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/yang-menentukan-sikap-anda-saat-hadapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/873317653696562811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/873317653696562811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/yang-menentukan-sikap-anda-saat-hadapi.html' title='yang menentukan sikap anda saat hadapi masalah'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-4898375465042013007</id><published>2009-11-20T18:46:00.000+08:00</published><updated>2009-11-20T18:46:00.630+08:00</updated><title type='text'>cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://belanegarari.files.wordpress.com/2009/05/bangun-hss-dgn-cinta.jpg?w=150&amp;h=198"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 198px;" src="http://belanegarari.files.wordpress.com/2009/05/bangun-hss-dgn-cinta.jpg?w=150&amp;h=198" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan.. yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya..adalah irreversible...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu di antarakalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang...Begitu juga dalam kasus, kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah takut untuk jatuh cinta.. mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita.. tapi jika kamu tidakmengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis.. jauh lebih pedih..karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak pernah memberi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu sebuah jalan. Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen... Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja...Cinta tak harus berakhir bahagia.. karena cinta tidak harus berakhir...Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan... dan mengerti apa yangtidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah ataupikiran.. melainkan dari HATI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan.. investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai.. melainkan memanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamucintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu yangtak berguna itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku akan berkata "SELAMAT TINGGAL".. kepada seseorang yang tidak pernah aku miliki?Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaanku? Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak pernah bersamaku dankubertanya, Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya tidak pernah untukku?Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda... Tapi ketika kedua dunia ini meleburdan menjadi satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala mengalir selamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan-kepingan kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca itu...Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-4898375465042013007?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/4898375465042013007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4898375465042013007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/4898375465042013007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/cinta.html' title='cinta'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-9119478286466890168</id><published>2009-11-15T18:50:00.000+08:00</published><updated>2009-11-15T22:29:54.110+08:00</updated><title type='text'>Arti Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://reekoheek.files.wordpress.com/2008/08/love.jpg?w=113&amp;h=96"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 113px; height: 95px;" src="http://reekoheek.files.wordpress.com/2008/08/love.jpg?w=113&amp;h=96" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Arti Cinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu cinta.... Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo' akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan,dua tangan untuk memegang,dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati padaseseoranguntuk kita mencarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Cinta ... Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untukmembangunkan kembali kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.&lt;br /&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut. Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;br /&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya. Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis,ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawaritu menusuk jari.&lt;br /&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati,sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpaberkata lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati. Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambutoleh para pecinta PALSU.&lt;br /&gt;Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya. Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepadaperempuan artinya alam,cinta kepada diri artinya bijaksana,cinta kepada mati artinya hidup dan cintakepada Tuhan artinya Takwa. Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti,pasti ia akan mati kelaparan.Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing. &lt;br /&gt;Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-9119478286466890168?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/9119478286466890168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/arti-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9119478286466890168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/9119478286466890168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/arti-cinta.html' title='Arti Cinta'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-158149784657691449</id><published>2009-11-08T18:40:00.001+08:00</published><updated>2009-11-08T18:45:45.374+08:00</updated><title type='text'>Apakah anda berani?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://saliem87.files.wordpress.com/2009/01/anak-pemberani-6.jpg?w=460&amp;h=320"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 460px; height: 321px;" src="http://saliem87.files.wordpress.com/2009/01/anak-pemberani-6.jpg?w=460&amp;h=320" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda berani? &lt;br /&gt;Seorang yang berani, bersedia melakukan sesuatu yang penting bagi kecemerlangan hidupnya, ...&lt;br /&gt;meskipun dia belum berpengalaman&lt;br /&gt;meskipun dia tidak memiliki uang untuk itu&lt;br /&gt;meskipun banyak orang meragukan kesempatan keberhasilannya&lt;br /&gt;meskipun telah banyak orang gagal dalam upaya yang sama&lt;br /&gt;meskipun sama sekali tidak ada jaminan&lt;br /&gt;meskipun sebetulnya dia sangat ketakutan&lt;br /&gt;dan meskipun lebih mungkin baginya untuk gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak bisa membangun kehidupan yang luar biasa dengan keberanian yang biasa.&lt;br /&gt;Keberanian adalah sebuah kualitas yang memaksimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan kebesaran dan ketinggian dari yang ingin&lt;br /&gt;Anda capai. Yang selain itu, adalah pembatasan kebebasan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan upaya Anda untuk mencapai yang Anda&lt;br /&gt;inginkan. Yang selain itu, adalah pembatasan kesediaan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan tanggung-jawab yang Anda pikul. Yang&lt;br /&gt;selain itu, adalah pembatasan potensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan ukuran dan nilai dari kontribusi Anda.&lt;br /&gt;Yang selain itu, adalah pengkerdilan hak untuk menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan peran yang Anda minta dari Tuhan. Yang selain itu, adalah pengecewaan tujuan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh mario teguh&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-158149784657691449?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/158149784657691449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/apakah-anda-berani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/158149784657691449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/158149784657691449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/11/apakah-anda-berani.html' title='Apakah anda berani?'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-2816083594553126012</id><published>2009-10-29T00:58:00.000+08:00</published><updated>2009-10-29T00:58:00.414+08:00</updated><title type='text'>kesungguhan anda (Kisah Dua Serigala )</title><content type='html'>&lt;a href="http://jungkirbalik.files.wordpress.com/2008/05/wmn_865.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 300px;" src="http://jungkirbalik.files.wordpress.com/2008/05/wmn_865.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kisah Dua Serigala &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 ekor serigala di hutan Rica-rica, serigala B menantang serigalaA untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel, tidak jauhdari tempat mereka berdiri, "Ayo Serigala A, kamu bisa ngga tangkap kelinci itu?" tanya serigalaB. "Ah, itu gampang, lihat saja nih!" Jawab serigala A, dan dengansigap serigala A itupun melompat ke arah kelinci tersebut, dan berlari mengejarnya. Sedangkan kelinci yang melihat serigala itu, langsung lariterbirit-birit ketakutan, tanpa pikir panjang wortel yang masihdikunyahnya di lemparkan ke arah serigala tersebut, "DUAAAKK!!" begitusuaranya.Karena serigala adalah binatang yang kuat, maka wortel kecil yangmengenai kepalanya tidak terasa sama sekali, serigala tersebut tetapmengejar kelinci itu, 1 menit.. 2 menit.. 3 menit... sampai 5 menit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala itu belum dapat menangkap kelinci itu, karena kelinci itularinya lebih kencang. serigala itupun kelelahan, dan menghentikanpengejarannya. Dengan perasaan yang sangat malu, dia menunduk berjalan dan kembali ketemannya serigala B. Setelah sampai di tempat serigala B, maka serigala B itupun bertanya,"Bagaimana? Apakah kamu bisa menangkapnya ?" tanya serigala B, laluserigala A hanya menggeleng-gelengkan kepalanya yang masih tertunduk. Serigala B lalu melanjutkan perkataanya : "Kamu tahu, kenapa kamutidak bisa menangkap kelinci itu? Kamu kalah, karena kamu tidakserius. Kamu berlari mengejar kelinci hanya untuk pamer saja,sedangkan kelinci itu berlari untuk nyawanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk orang yang sudah bekerja, mungkin Anda merasa, Anda sangatlelah, Anda capai dengan pekerjaan, bosan, tidak ada kemajuan samasekali dalam pekerjaan Anda. Itu dikarenakan karena Anda tidak seriusdengan pekerjaan Anda.Cobalah pikirkan kembali, apakah tujuan sebenarnya Anda bekerja?Sebab, terkadang ada orang yang bekerja, karena tuntutan orang tuaagar mencari uang sendiri, atau kadang juga ada orang yang bekerja,karena mereka merasa 'harus' bekerja untuk membantu orang tua merekamenghidupi keluarganya, atau ada juga orang yang bekerja karena untukdapat pamer pada teman-temannya, pada sanak saudara, bahwa dia sudahbekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah tujuan Anda bekerja? Demi rasa bangga pada serigala B.Atau demi rasa lapar?&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-2816083594553126012?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/2816083594553126012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kesungguhan-anda-kisah-dua-serigala.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2816083594553126012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/2816083594553126012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kesungguhan-anda-kisah-dua-serigala.html' title='kesungguhan anda (Kisah Dua Serigala )'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-7151503606960259922</id><published>2009-10-27T00:52:00.000+08:00</published><updated>2009-10-27T00:52:26.756+08:00</updated><title type='text'>ayah sejati</title><content type='html'>&lt;a href="http://izziblog.files.wordpress.com/2009/08/ayah.jpg?w=236&amp;h=312"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 236px; height: 312px;" src="http://izziblog.files.wordpress.com/2009/08/ayah.jpg?w=236&amp;h=312" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penantian Sang Ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasarmalam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seatbeltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut. Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya,karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diamsaja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat. namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya. Dia hanya bisa berdoa dan berharap, kalau suatu saat Tuhan boleh memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendoakan kesembuhan anaknya. Setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak ituberteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yg tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Tuhan telah mengabulkan doa sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yg telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata."Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, terkadang seperti Anak itulah Tingkah kita. Terkadang kita Buta dan Tuli, tidak mau sedikitpun mendengar dan melihat sekeliling kita. TapiTuhan sebagai AYAH YANG BAIK dan SETIA pada Kita. Dia selalu dengan SabarMenuntun dan Menolong Kita.&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-7151503606960259922?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/7151503606960259922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/ayah-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7151503606960259922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7151503606960259922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/ayah-sejati.html' title='ayah sejati'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-5668593789134981024</id><published>2009-10-25T00:44:00.000+08:00</published><updated>2009-10-25T00:51:06.186+08:00</updated><title type='text'>Kekurangan Diri</title><content type='html'>&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:JrZaDwJRA_Z8HM:http://one1thousand100education.files.wordpress.com/2007/07/salah-satu-anak-cacat-yang-sedang-melukis-photo-by-arien-tw.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 99px; height: 132px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:JrZaDwJRA_Z8HM:http://one1thousand100education.files.wordpress.com/2007/07/salah-satu-anak-cacat-yang-sedang-melukis-photo-by-arien-tw.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan Diri &lt;br /&gt;Kita semua mengetahui bahwa sesungguhnya manusia itu tidak sempurna, segalanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Maka, sebaiknya perbedaan yang ada janganlah jadi pertentangan diantara kita, bahkan justru sebaliknya, perbedaan itu diciptakan untuk saling melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kita terlalu mengasihani diri sendiri, jika kita memiliki suatu kekurangan, maka janganlah kita menganggap dri kita ini lemah, anggaplah kita ini hanya sedikit berbeda dari yang lainnya. Karena setiap orang juga pada dasarnya berbeda dan memiliki kelemahan atau kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokuskanlah diri pada hal-hal yang mampu kita lakukan, bukan pada kekurangan kita. Fokuskan pada kelebihan kita dan bangunlah kekuatan untuk meraih kesuksesan. Janganlah terlalu merenungi diri, mengasihani, atau bahkan mengurung diri dari kenyataan hidup, karena hal itu tidak akan membantu sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertindaklah dan jangan takut berbuat kesalahan, karena dengan bertindak berarti kita sudah mengatasi kelemahan diri kita dan membangkitkan potensi terbaik diri kita. Hal tersebut sangat berguna bagi kita untuk meraih hal-hal terbaik dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah atas keadaan kita. Tuhan Maha Tahu atas diri kita, dan kita sebaliknya tidak dapat mengetahui apa yang direncanakan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-5668593789134981024?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/5668593789134981024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kekurangan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5668593789134981024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/5668593789134981024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kekurangan-diri.html' title='Kekurangan Diri'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-721563761980385792</id><published>2009-10-19T16:10:00.000+08:00</published><updated>2009-10-19T16:10:00.160+08:00</updated><title type='text'>alam menertawakan anda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.detiknews.com/images/content/2009/03/23/10/macet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://www.detiknews.com/images/content/2009/03/23/10/macet.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cara Alam Menghibur Kita &lt;br /&gt;Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata. Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-721563761980385792?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/721563761980385792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/alam-menertawakan-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/721563761980385792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/721563761980385792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/alam-menertawakan-anda.html' title='alam menertawakan anda'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-564320226791306861</id><published>2009-10-16T18:26:00.001+08:00</published><updated>2009-10-16T18:29:14.168+08:00</updated><title type='text'>Letak Kecantikan Wanita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i223.photobucket.com/albums/dd138/kasmah_photos/wanita.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 418px; height: 333px;" src="http://i223.photobucket.com/albums/dd138/kasmah_photos/wanita.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Letak Kecantikan Wanita &lt;br /&gt;Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah dengan kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, dan cara dia memandang dunia. Karena dimatanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, dimana cinta dapat berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tetap tumbuh sepanjang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-564320226791306861?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/564320226791306861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/letak-kecantikan-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/564320226791306861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/564320226791306861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/letak-kecantikan-wanita.html' title='Letak Kecantikan Wanita'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-7394225050281349666</id><published>2009-10-06T18:24:00.000+08:00</published><updated>2009-10-06T18:26:29.819+08:00</updated><title type='text'>Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.indonesiaindonesia.com/imagehosting/images/588/small/1_majalah_untuk_orang_buta.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 148px; height: 200px;" src="http://www.indonesiaindonesia.com/imagehosting/images/588/small/1_majalah_untuk_orang_buta.jpeg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinyasendiri,yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi,dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta,masuk ke panti jompo hari ini.Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal,sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, Dia tersenyum manis ketikadiberi tahu bahwa kamarnya telah siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator,aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil,termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya. Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing. Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.Hal itu tidak ada hubungannya, dia menjawab. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak,tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi, atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian- bagian yang masih berfungsi. Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka,aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan. Hanya untuk kali ini dalam hidupku. Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan dibank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita. Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku. Aku sedang menyimpannya. Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:&lt;br /&gt;1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.&lt;br /&gt;2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.&lt;br /&gt;3. Hiduplah dengan sederhana.&lt;br /&gt;4. Berikan lebih banyak (give more)&lt;br /&gt;5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari milis motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-7394225050281349666?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/7394225050281349666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7394225050281349666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/730897873849995852/posts/default/7394225050281349666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/10/kebahagiaan.html' title='Kebahagiaan'/><author><name>simonsupriyanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12624975825114552176</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_xUMWLF3UVEA/Sw1lMi1MkfI/AAAAAAAAAGM/xBFAyI7Vghk/S220/qwe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-730897873849995852.post-3768192938632002402</id><published>2009-09-16T09:14:00.000+08:00</published><updated>2009-09-16T09:20:41.160+08:00</updated><title type='text'>kegagalan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_4tRHQhQttHA/SlIzfozrVJI/AAAAAAAAAI0/1GpBk4uobwE/s320/gagal.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_4tRHQhQttHA/SlIzfozrVJI/AAAAAAAAAI0/1GpBk4uobwE/s320/gagal.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEGAGALAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana UGM&lt;br /&gt;Tertarik UNES&lt;br /&gt;Merlirik UNIKA&lt;br /&gt;Tergoda BSI&lt;br /&gt;Berlabuh PUTRA BANGSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata gagal semua orang tidak pernah menginkan kata gagal ada dalam kehidupan kita. tapi tak ada manusia yang sempurna dan tak ada manusia yang selalu beruntung. Dalam kegagalanlah kita dapat blajar mendewasakan diri. Berikut ini adalah salah satu kegagalan yang pernah ku alami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Januari 2005 awal dari rencana indahku yang gagal. Dengan bermodalkan selalu menjadi bintang kelas dan juara 1 karya ilmiah remaja bidang eksakta tingkat smu/smk universitas mohamaddyah purworejo 2004, aku mengajukan kepihak sekolah untuk beasiswa sponsor di UGM. Pihak sekolahpun setuju karena nilaiku memenuhi untuk itu dan proposalpun di buat. Aku sanggat senang waktu itu, karena kesempatan untuk beasiswa itu hanya untuk 1 siswa persekolah. Tapi Tuhan berkehendak lain saat aku meminta tanda tangan orangtuaku sendiri menolaknya.“kami tak sanggub membiayai biaya hidupmu di UGM apa lagi beasiswa ini hanya 50% yang di tanggung sponsor , kami tidak sanggup hutang kami sudah banyak untuk sekolah kamu sampai saat ini kami belum sanggup membayarnya.” Kata ibuku dengan air mata yang jatuh dihadapanku. Aku tak tega dengan tanggis ibuku dan kuputuskan  tuk mengubur impianku tuk masuk UGM saat itu. Satu kali aku gagal&lt;br /&gt;Mei 2005 aku kembali gagal, setelah mengikuti serangkaian test PT Astra Daihatsu motor  aku gagal dalam psikotestnya. Mereka bilang aku tidak cocok lowongan yang ada.&lt;br /&gt;Sebtember 2005 aku terkejut dengan kegagalan yang tak pernah kusangka sebelumnya. Setelah sekian tahun menggadi disekretariat gereja dan sekarang greja membuka lowongan admin dan aku ditolak mereka. Dengan alasan yang tak masuk akal mereka bilang aku kurang pengalaman padahal lebih dari 3 tahun aku yang merintis dan menyusun berbagi form dan format laporan serta surat mulai dari nol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur aku sangat kecewa dengan kegagalan-kegalanku terlebih aku gagal menjadi admin gereja dan aku masih harus memberikan training pada admin gereja yang baru selama 3 bulan. Sanggat menyakitkan bagiku aku merasa semua yang kulakukan sia-sia dan tak ada harganya dan saat itu juga aku tak sanggup lagi berdoa. Aku merasa Tuhan tidak adil pada ku. Apa lagi aku terus menjadi bahan cemoohan tetangga mereka bilang buat apa selalu jadi bintang kelas, sering menang lomba di tingkat kecamatan dan kabupaten tapi setelah lulus tak jadi apa-apa. Aku semakin terpuruk dan kurasakan 4 bulan yang seperti neraka dirumahku. Lamaran yang ku kirimpun tak satupun dapat jawaban. Aku stress berat, tak tau apa yang harus kulakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba melakukan hal yang berbeda tuk merubah jalanku .Februari 2006 masih di yogyakarta mencari pekerjaan. 4 hari di jogja aku mendapat pangilan  pekerjaan ke semarang dan setelah mengikuti serangkaian test di semarang. Pada tanggal 7 maret 2006 aku resmi di terima di PT Karunia food abadi sebagai admin. 6 bulan sebai admin aku di promosikan sebagai kabag logistik di pabriknya. Tapi tekanan dilevel ini lebih tinggi dari pada sebagai admin. Aku kembai jatuh 31 desember 2007 aku resmi mengundurkan diri. Meski aku sempat berencana masuk unes/unika aku harus mengubur kembali mimpiku tuk kuliah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba membangun kebali diantara puing masa lalu. 2 januari 2007 aku kembali ke rumah orang tuaku. Saat itu orang tuaku dapat memahami kadaannku. Aku mencoba kembali membangun diri, mulai dengan membangun kepercayaanku pada Tuhan yang setahun terakhir hancur berantakan. Akupun mencoba bangkitkan lagi mentalku yang remuk dengan beberapa buku motifasi diantaranya thankgiving day dan 1001 inisiatif karya bob nelson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada peluang.15 april 2007 belum sempat mencari pekerjaan lagi. Aku mendapat telepon dari manager operasional PT arta boga cemerlang wilayah jateng, dia memintaku bergabung dengan perusahaannya. 18 april 2007 aku resmi menjadi admin PT arta boga cemerlang. 25 april 2007, manager PT sari husada semarang. juga mengajak bergabung tapi aku sudah terikat kontrak selama 6 bulan dengan PT arta boga cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep faigthing tuk raih semuanya. 19 april 2007 aku di tempatkan di magelang. Cukup mudah bagiku tuk beradaptasi dengan PT abc, dalam 2 bulan aku sanggup menguasai semua pekerjaan kantor depo. Agustus 2007 aku dimutasi ke purworejo atas pemintaan supervisior operasional purworejo. 3 bulan di sana aku merasakan tekanan dan tuntutkan pekerjaan yang berbeda. Kali ini aku dituntut lebih professional dan tekananpun lebih berat (lebih jelas dunjungi http://byes.blog.friendster.com/2007/09/). Sempat terpikir tuk menghabiskan masa kontrak saja tapi BSI purworejo membangkitkan kembali mimpiku tuk kuliah dan kupilih bertahan di PT abc. November 2007 aku di mutasi ke kebumen tetapi kali ini aku mutasi bersama promosi tuk menjadi pic penanggung jawab pos kebumen. Sempat aku berpikir jika nanti sebelum tahun ajaran baru tidak ada kesempatan tuk kuliah aku mengundurkan diri. Tapi semua berbeda setelah  September 2008 aku resmi menjadi mahasiswa STIE Putra Bangsa. Kini sedikit demi sedikit kuraih impianku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak kan gentar &lt;br /&gt;Meski guntur mengelegar&lt;br /&gt;Aral melintang&lt;br /&gt;Tak kan sanggup buat pudar&lt;br /&gt;Dengan syukuri rahmat&lt;br /&gt;Dan nasipnya takdir&lt;br /&gt;Ia tak kan menyerah&lt;br /&gt;Trus berjuang hingga akhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***utility-bondan***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/730897873849995852-3768192938632002402?l=simonsupriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/feeds/3768192938632002402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://simonsupriyanto.blogspot.com/2009/0
